MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 Juni 2018 06:55
Rupiah Diprediksi Terus Menguat
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Rupiah diprediksi terus mendapat apresiasi dari dolar Amerika Serikat (USD). Beberapa langkah yang diambil Bank Indonesia (BI) seperti menaikkan suku bunga acuan hingga 50 basis poin pada Mei lalu menjadi salah satu alasan. Berdasar Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada Senin (11/6), uang garuda menyentuh Rp 13.902.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, saat ini rupiah sudah mengalami penguatan. Hal itu, dipengaruhi kebijakan BI yang sudah dibaca positif oleh pasar. Namun ini masih efek jangka pendek. “Sedangkan jangka panjangnya nanti, itu pasti akan memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap rupiah,” tuturnya kepada Kaltim Post, Senin (11/6).

Dia menjelaskan, BI harus bisa mengambil kebijakan untuk terus menguatkan rupiah. Kenaikan suku bunga, diharapkan akan terus membuat rupiah membaik sedikit demi sedikit. Tidak bisa langsung berdampak rupiah menguat ke Rp 13 ribu, tentunya butuh proses. “Kita harapkan kepercayaan rupiah juga semakin besar, sehingga depresiasi rupiah bisa dikendalikan,” katanya.

Menurutnya, efek jangka panjang yang diharapkan  rupiah akan terapresiasi dan kembali pada fundamentalnya yaitu Rp 13.300 per USD. Hanya untuk menguatkan itu, ekspor harus semakin besar. Jika ekspor membesar maka cadangan devisa akan semakin besar yang berdampak pada penguatan rupiah.

Berdasarkan data terakhir, posisi cadangan devisa akhir April 2018 tercatat sebesar USD 124,9 miliar. Posisi cadangan devisa ini turun signifikan dibanding posisi cadangan devisa akhir Januari 2018 sebesar USD 131,98 miliar. Jumlah itu secara bertahap turun pada Februari, Maret, hingga April. Dengan naiknya suku bunga acuan 25 bps, dana asing harapannya bisa tertahan dan tidak melanjutkan outflow, sehingga devisa semakin membaik.

“Kami terus melanjutkan penguatan rupiah. Beberapa tahun ke depan, rupiah masih akan terapresiasi, walaupun fluktuatif harian masih ada,” tutupnya. (*/ctr/ndu2/k18)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 11:27

Obligasi Bisa Percepat Pembangunan

SAMARINDA- Pemprov Kaltim diminta mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi atau surat…

Jumat, 24 Mei 2019 11:18

Saatnya Mal Panen Omzet

BALIKPAPAN- Sepanjang periode empat bulan pertama tahun ini, Matahari Department…

Jumat, 24 Mei 2019 11:08

Bulog Siapkan Beras untuk Zakat

BALIKPAPAN- Kewajiban membayar zakat fitrah bagi setiap muslim pada Ramadan…

Kamis, 23 Mei 2019 14:40

Tekan Harga Daging Sapi, Masyarakat Bisa Beralih ke Daging Beku

BALIKPAPAN- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) V…

Kamis, 23 Mei 2019 14:38
Bank Mandiri Balikpapan Siapkan Rp 1 T

Layani Penukaran Uang dengan Mobil Keliling

BALIKPAPAN- Bank Mandiri Area Balikpapan menyiapkan armada keliling untuk melayani…

Kamis, 23 Mei 2019 14:31

Dorong Transaksi dengan Midnight Sale

BALIKPAPAN- Momentum peak season Ramadan atau jelang Lebaran bakal digunakan…

Kamis, 23 Mei 2019 12:50

Tarif Pesawat Terus Dipelototi

JAKARTA – Tiket pesawat menjadi atensi masyarakat saat musim mudik.…

Kamis, 23 Mei 2019 10:49

Bisnis Online Terhambat Jaringan

SANGATTA–Bisnis berbasis dalam jaringan (daring/online) yang kian menjamur di Tanah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Sehari Kaltim Hasilkan 80 Ton Ikan

SAMARINDA-Kepastian stok ikan di Kaltim memang tak perlu diragukan. Konsumsi…

Rabu, 22 Mei 2019 10:01

Optimistis Kelapa Sawit Tingkatkan Kinerja Ekspor

SAMARINDA-Sejak awal 2019, berbagai tantangan dari luar negeri maupun dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*