MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 11 Juni 2018 16:36
Dipenjara Setelah Tulis Konflik Warga dan Perusahaan Batu Bara
Wartawan Tewas Dipenjara, Ini Pernyataan SMSI Pusat
Almarhum Muhammad Yusuf

PROKAL.CO, JAKARTA- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) prihatin dan sangat menyayangkan tewasnya wartawan Kemajuan Rakyat, Muhammad Yusuf (42) di dalam jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Kalsel, Minggu (10/6). SMSI ikut berbelasungkawa dan memberikan dukungan moral kepada keluarga.

Yusuf sudah 15 hari menghuni Lapas Kotabaru, setelah sebelumnya menghuni rumah tahanan Polres Kotabaru. Yusuf disangkakan Pasal 45 A UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Alhasil, Yusuf terancam pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Yusuf berstatus tersangka akibat penulisan berita yang menyudutkan dan cenderung provokasi tentang konflik antara masyarakat dan PT Multi Agro Sarana Mandiri (MSAM).

Dalam kaitan dengan peristiwa tersebut, SMSI menyatakan sikap sebagai berikut. “Kekerasan tidak dibenarkan kepada siapa pun. Kepada wartawan maupun kepada warga negara biasa. Kepada wartawan yang mengikuti  sertifikasi wartawan maupun yang belum. Apakah ada tindakan kekerasan atau kesalahan prosedur penanganan dalam kasus ini? Oleh karena itu, kami menuntut Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut secara tuntas kasus kematian Muhammad Yusuf. Keadilan harus diberikan kepada korban dan keluarganya,” kata Ketua SMSI Pusat, Auri Jaya.

Sebaliknya, kata dia, hukuman setimpal mesti diberikan kepada yang bersalah dalam kasus ini. Kemudian SMSI juga menuntut polisi untuk menyelidiki apakah ada penggunaan kekuatan ekonomi atau bisnis dalam kasus tewasnya Yusuf. Sebab Yusuf tewas setelah menulis berita yang kritis tentang konflik antara masyarakat dan PT MSAM.

Sebagaimana diketahui PT MSAM merupakan perusahaan perkebunan sawit milik Andi Syamsudin Arsyad (Haji Isam), pengusaha ternama di Kalimantan Selatan dan memiliki kedekatan dengan aparat Kepolisian.

“SMSI memohon dengan seksama perhatian Dewan Pers terhadap kasus ini. Dewan Pers mesti memberikan perhatian dan menunjukkan tanggung-jawabnya, meskipun misalnya saja terbukti korban belum memiliki sertifikat wartawan profesional atau media tempatnya bekerja belum terverifikasi oleh Dewan Pers. Wartawan atau media yang belum profesional mesti dibina dan diarahkan untuk menjadi profesional, bukan sebaliknya, dibiarkan begitu saja,” bebernya.

Terakhir, Auri mengatakan SMSI mengimbau kepada segenap unsur pers nasional, pers Kalimantan Selatan khususnya agar senantiasa berpegang kepada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan fungsi kontrol kekuasaan dan melayani hak public atas informasi. (pro)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:15
Ketika Kubu Jokowi Tak Gentar dengan Hasil Ijtima Ulama

PDIP Yakin Hasil Survey Masih Kuat

TIM kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim, hasil Ijtima Ulama II tak akan…

Selasa, 18 September 2018 10:13
Dukungan Kepala Daerah di Pilpres

Dulu Diam-Diam, Sekarang Terbuka

JAKARTA- Dukungan kepala daerah jelang Pilpres 2019 kian marak. Kondisi tersebut sedikit berbeda dari…

Senin, 17 September 2018 23:19

BENER NIH..?? Kata Ma'ruf, Ijtima Ulama Ngga Ngefek

Bakal calon Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin mengaku lebih percaya dukungan ulama pesantren dibanding…

Senin, 17 September 2018 12:01

Prabowo Kembali Bicara Utang

JAKARTA  - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menegaskan siap berjuang untuk kepentingan rakyat…

Minggu, 16 September 2018 22:29

Ijtima Ulama Dukung Prabowo-Sandi, Prabowo Tandatangani 17 Poin Pakta Integritas

JAKARTA- Prabowo Subianto bersama Sandiaga Salahuddin Uno mendapat dukungan dari hasil rapat Ijtimak…

Jumat, 14 September 2018 11:15

Kena Batunya..!! Sering Palak Mobil Ambulans, Sopir Kesal, Tabrak Preman Sampai Koit

Dua dari tiga orang sopir ambulans yang menabrak pengendara sepada motor hingga tewas diringkus jajaran…

Jumat, 14 September 2018 10:26

Rick Bleszynski, WNI yang Jadi Bos Perusahaan Teknologi di AS

Belakangan ini media internasional banyak mengulas keberadaan Splend. Splend sendiri merupakan terobosan…

Jumat, 14 September 2018 10:22

Gara-Gara Bule Tidur Bugil, House Keeper Konak, Diperkosa Deh...

Seorang pelajar sekolah penerbangan PCNS, 22, asal Norwegia yang tinggal sementara di Be Home Luxury…

Kamis, 13 September 2018 12:11

Iklan Jokowi Diputar di Bioskop, Kata Jubirnya Bukan Kampanye, tapi Capaian Program Kerja

JAKARTA - Juru Bicara tim kampanye nasional (TKN) Abdul Kadir Karding meminta semua pihak untuk mempermasalahkan…

Kamis, 13 September 2018 12:09

Tepis Isu Tidak Kompak, Prabowo-Sandi Temui SBY

JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berupaya menyolidkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .