MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 11 Juni 2018 10:47
Soal Pemotongan Ayam, MUI Tidak Jamin Halal
KH Hamri Haz

PROKAL.CO, MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) sudah berkali-kali menyerukan agar pemotongan unggas maupun hewan ternak lainnya mengikuti prosedur. Ketentuan halal harus diperhatikan. Pedagang jangan hanya mengejar keuntungan duniawi.

Demikian diungkapkan Ketua MUI Kaltim KH Hamri Haz pekan lalu. Persoalannya, kata dia, untuk RPU tanpa izin atau yang dikelola sendiri-sendiri oleh warga sulit dipantau. MUI tidak tahu prosedur pemotongan yang mereka terapkan, apakah sesuai aturan Islam atau tidak.

“Kami tidak punya akses untuk memberi arahan ke sana. Halal atau tidaknya, saya tidak bisa menjamin,” kata Hamri.

Biasa dijumpai pedagang menyembelih, ayamnya belum mati langsung diceburkan ke dalam air panas agar bisa cepat dibersihkan bulunya. Jadi, matinya ayam itu bisa saja karena air panas, bukan karena disembelih. Hal demikian, menurut Hamri, daging ayam itu dikategorikan bangkai.

“Hukumnya haram. Jadi, kalau disembelih, ayamnya harus benar-benar mati baru dicelup ke dalam air panas. Ini sudah kami sampaikan berkali-kali,” ungkapnya.

Selain itu, air yang dipanaskan untuk membersihkan bulu ayam juga harus bersih. Dia juga kerap mendengar, ayam mati dalam perjalanan saat pengiriman ke tempat pemotongan. “Ketika sampai di tujuan, tetap disembelih, padahal sudah jadi bangkai,” ujarnya.

Tentu tidak semua usaha pemotongan seperti itu. Namun, karena pemotongan unggas tanpa izin tidak terpantau instansi berwenang sehingga perlu hati-hati. Makanan haram tidak baik bagi yang konsumsi, juga tidak baik bagi sumber makanan haram itu.

Hamri menekankan kepada masyarakat, utamanya umat Islam, agar jangan asal konsumsi. Perhatikan sumber unggas yang akan dibeli. Penyembelihannya harus berdasarkan kaidah Islam. “Kalau tidak, dampaknya buruk bagi kesehatan. Kan hukumnya haram,” pungkasnya. (*/dq/kri/k11)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 11:11

Soal Calon Pendamping Jaang, Alot di Demokrat

SAMARINDA – Beberapa nama sudah mencuat sebagai calon wakil walikota, pendamping Syaharie Jaang.…

Jumat, 16 November 2018 08:01

Jalur Khusus Roda Dua demi Kenyamanan Pengendara

SAMARINDA – Papan biru bertuliskan “sepeda motor lewat lajur kiri” berdiri tegak di…

Jumat, 16 November 2018 07:57

Kriminalis Anak-Anak, Ya Pelaku Ya Korban

SAMARINDA - Kurus, tinggi sekitar 160 sentimeter (cm), rambutnya pendek ikal. Usianya masih sangat belia.…

Jumat, 16 November 2018 07:41

Jati Diri Kaltim Jangan Hilang

SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub merasa prihatin dengan kurangnya perhatian pemerintah…

Kamis, 15 November 2018 08:00

MUI Kaltim Turut Mengecam

SAMARINDA – Perbuatan tak senonoh Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di lingkungan rumahnya,…

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Kamis, 15 November 2018 07:28

Pemkab Siap Hibahkan Lahan untuk Markas Kodim

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Selasa (13/11) lalu, menerima kunjungan…

Rabu, 14 November 2018 08:46

Ada Kemungkinan Korban Lain

SAMARINDA – Ulah Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di Jalan Rejo Mulyo, Kelurahan Lempake,…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .