MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 11 Juni 2018 08:45
Tempat Pemotongan Wajib Punya Sertifikat Halal
SIDAK DI PASAR: MUI bersama DP3 Balikpapan saat melakukan sidak di Pasar Baru. (anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan melakukan sidak di pasar tradisional, Minggu (10/6) pagi. Kali ini, sidak dilakukan di pasar tradisional Pasar Baru, Klandasan Ilir. Tak hanya ke tempat pemotongan ayam tapi juga penggilingan. Sekretaris Umum MUI Balikpapan Jaelani menuturkan, beberapa lokasi pemotongan daging telah dilakukan secara sempurna.

Beberapa petugas di lokasi pemotongan pun telah mengikuti pelatihan. Meski tidak semua lokasi pemotongan memenuhi syariat atau sempurna. “Saya harap pemilik lokasi pemotongan bisa mengirim petugasnya mengikuti pelatihan oleh MUI dan BP3,” tuturnya.

Sesuai syariat Islam, pemotongan ayam haruslah sempurna, di mana kerongkongan dan tenggorokan terputus. Jika tidak, maka tidak halal. “Hukumnya tentu haram bagi mereka yang memotong ayam dengan tidak layak,” kata Jailani Mawardi, ketua komisi fatwa.

Sugianto Ketua Ukuwah dan Islamiah juga menambahkan, para pemilik tempat penggilingan daging agar memang plang kecil atau tulisan yang menjelaskan penggilingan daging ayam serta sapi dan memisahkan dengan daging lainnya.

Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan tidak ragu lagi ketika menggiling daging. Serta menjaga kehalalan daging. Dirinya juga mengingatkan para pemotong agar tidak memasukan ayam ke dalam air panas bila belum benar-benar mati.

“Banyak pemotong baru yang tidak mengikuti pelatihan. Penjualan pun masih bebas, terlebih momen seperti ini (Ramadan dan jelang Idulfitri). Pemotong harus memahami bahwa ayam memiliki tiga saluran ialah saluran darah, napas dan makan semua harus terpotong sempurna,” tutur Kebid Hewan Peternakan DP3 Balikpapan Nurlenawati.

BELUM BERJALAN MAKSIMAL

Sekretaris MUI Balikpapan Jaelani mengatakan UU Nomor 33 Tahun 2014 belumlah berjalan baik. Selama ini pun sertifikat halal diberikan MUI melalui Lembaga Pengkajian Obat dan Makanan (LPOM) MUI Provinsi.

Dirinya masih menantikan perkembangan selanjutnya, sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 2014, di mana ke depan proses sertifikat secara teknis ditangani pemerintah. Pemerintah akan membentuk lembaga jaminan produk halal.

Namun, sesuai UU yang diberikan lembaga yang memiliki hak penetapan halal hanyalah MUI. “Akhir 2019, penyelenggaraan sertifikat harus berlaku dan mereka yang belum memiliki harus mengajukan kepada pemerintah,” bebernya.

Sementara belum ada pemaksaan, pengajuan sertifikat masih bisa dilakukan ke LPOM MUI Provinsi, dengan biaya Rp 1,7 juta. Sertifikat halal tersebut berlaku selama 2 tahun. “Mau tak mau, nantinya sesuai UU yang ada masyarakat harus punya sertifikat,” ucap Jaelani.

Sampai sekarang, Jaelani mengatakan, baru beberapa rumah makan dan katering yang memiliki sertifikat halal. Itulah mengapa dia mengimbau pula agar pihak hotel dapat mengurus sertifikat tersebut.

“Saat ini pelanggaran belum dikenakan sangsi, tapi bila akhir tahun 2019 nanti sudah diwajibkan tentu ada sangsi tersendiri,” pungkasnya. (lil/one/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:58

Denda Pajak Kendaraan Dihapus

BALIKPAPAN  –  Penunggak pajak kendaraan kini bisa bernapas lega. Pemprov Kaltim memberikan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:57
Apa Kabar Tol Balikpapan-Samarinda

Terkendala Kepemilikan Ganda dan Kontur Tanah

BALIKPAPAN  –  Target Jalan Tol Balikpapan-Samarinda rampung akhir 2018 dipastikan meleset.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:56

Tak Menyangka Lahir pada 17 Agustus

HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI jadi momen tak terlupakan bagi Agus dan Isnayanti. Bertepatan 17…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:54

Hari Merdeka, 16 Napi Langsung Bebas

BALIKPAPAN  –  Sebanyak 16 narapidana (napi) mendapat berkah HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan…

Jumat, 17 Agustus 2018 11:00
Terminal Lama Jadi Lokasi Parkir Taksi Gelap

Jangan Ada Taksi Gelap Lagi, Ini Solusi dari Angkasa Pura I

BALIKPAPAN – Meski dibolehkan memanfaatkan terminal lama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:37

Hidangan Nusantara Tersedia 24 Jam

JELANG puncak ibadah haji, suhu di Makkah mencapai 50 derajat celsius. Hal ini diungkapkan Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:34

PLTU Muara Jawa Mulai Sinkronisasi

BALIKPAPAN – PLTU Mulut Tambang (MT) dengan kapasitas 2 x 27,5 MW di Kecamatan Muara Jawa, Kukar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:31

Dua Bacaleg Terindikasi Mantan Napi

BALIKPAPAN – Tahapanpemilihan umum legislatif 2019 saat ini sudah memasuki masa sanggah Daftar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:30

Habis Gowes Lanjut Rafting

TOUR de Ijen 2018 gelaran Borneo Enterprisindo (EO Kaltim Post) bersama Trans Borneo Travel and Adventure…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:29

Perizinan Dijamin Lebih Cepat

DARI lima poin kesepakatan antara Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional Sepinggan dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .