MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 11 Juni 2018 08:45
Tempat Pemotongan Wajib Punya Sertifikat Halal
SIDAK DI PASAR: MUI bersama DP3 Balikpapan saat melakukan sidak di Pasar Baru. (anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan melakukan sidak di pasar tradisional, Minggu (10/6) pagi. Kali ini, sidak dilakukan di pasar tradisional Pasar Baru, Klandasan Ilir. Tak hanya ke tempat pemotongan ayam tapi juga penggilingan. Sekretaris Umum MUI Balikpapan Jaelani menuturkan, beberapa lokasi pemotongan daging telah dilakukan secara sempurna.

Beberapa petugas di lokasi pemotongan pun telah mengikuti pelatihan. Meski tidak semua lokasi pemotongan memenuhi syariat atau sempurna. “Saya harap pemilik lokasi pemotongan bisa mengirim petugasnya mengikuti pelatihan oleh MUI dan BP3,” tuturnya.

Sesuai syariat Islam, pemotongan ayam haruslah sempurna, di mana kerongkongan dan tenggorokan terputus. Jika tidak, maka tidak halal. “Hukumnya tentu haram bagi mereka yang memotong ayam dengan tidak layak,” kata Jailani Mawardi, ketua komisi fatwa.

Sugianto Ketua Ukuwah dan Islamiah juga menambahkan, para pemilik tempat penggilingan daging agar memang plang kecil atau tulisan yang menjelaskan penggilingan daging ayam serta sapi dan memisahkan dengan daging lainnya.

Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan tidak ragu lagi ketika menggiling daging. Serta menjaga kehalalan daging. Dirinya juga mengingatkan para pemotong agar tidak memasukan ayam ke dalam air panas bila belum benar-benar mati.

“Banyak pemotong baru yang tidak mengikuti pelatihan. Penjualan pun masih bebas, terlebih momen seperti ini (Ramadan dan jelang Idulfitri). Pemotong harus memahami bahwa ayam memiliki tiga saluran ialah saluran darah, napas dan makan semua harus terpotong sempurna,” tutur Kebid Hewan Peternakan DP3 Balikpapan Nurlenawati.

BELUM BERJALAN MAKSIMAL

Sekretaris MUI Balikpapan Jaelani mengatakan UU Nomor 33 Tahun 2014 belumlah berjalan baik. Selama ini pun sertifikat halal diberikan MUI melalui Lembaga Pengkajian Obat dan Makanan (LPOM) MUI Provinsi.

Dirinya masih menantikan perkembangan selanjutnya, sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 2014, di mana ke depan proses sertifikat secara teknis ditangani pemerintah. Pemerintah akan membentuk lembaga jaminan produk halal.

Namun, sesuai UU yang diberikan lembaga yang memiliki hak penetapan halal hanyalah MUI. “Akhir 2019, penyelenggaraan sertifikat harus berlaku dan mereka yang belum memiliki harus mengajukan kepada pemerintah,” bebernya.

Sementara belum ada pemaksaan, pengajuan sertifikat masih bisa dilakukan ke LPOM MUI Provinsi, dengan biaya Rp 1,7 juta. Sertifikat halal tersebut berlaku selama 2 tahun. “Mau tak mau, nantinya sesuai UU yang ada masyarakat harus punya sertifikat,” ucap Jaelani.

Sampai sekarang, Jaelani mengatakan, baru beberapa rumah makan dan katering yang memiliki sertifikat halal. Itulah mengapa dia mengimbau pula agar pihak hotel dapat mengurus sertifikat tersebut.

“Saat ini pelanggaran belum dikenakan sangsi, tapi bila akhir tahun 2019 nanti sudah diwajibkan tentu ada sangsi tersendiri,” pungkasnya. (lil/one/k18)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:23

Dishub Kaltim Siap Dukung Pendanaan

BALIKPAPAN - Rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Somber, Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…

Minggu, 13 Januari 2019 06:53

Tahanan Perempuan Dipindah ke Kukar

BALIKPAPAN – Over kapasitas masih terjadi di Rutan Klas II…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:05

Tak Direstui, Gadis Kabur Bersama Teman Perempuannya

BALIKPAPAN – Hadijah tak pernah menyangka. Anak gadisnya, Rika Kristina…

Jumat, 11 Januari 2019 10:00

Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan Ringan

BALIKPAPAN - Peredaran narkoba di Balikpapan masih merajalela. Polsek Balikpapan…

Senin, 07 Januari 2019 08:43

Gara-Gara Ini, Kunjungan ke KRB Meningkat

BALIKPAPAN - Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 telah…

Senin, 07 Januari 2019 08:42

Tarik Minat Menikah di KUA

BALIKPAPAN - Tahun ini, Kementerian Agama Balikpapan melakukan beberapa renovasi…

Senin, 07 Januari 2019 08:39

Padam karena Gangguan Transmisi SUTT 150 kV

BALIKPAPAN - Sejumlah kota di Benua Etam harus mengalami pemadaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*