MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 11 Juni 2018 08:45
Tempat Pemotongan Wajib Punya Sertifikat Halal
SIDAK DI PASAR: MUI bersama DP3 Balikpapan saat melakukan sidak di Pasar Baru. (anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan melakukan sidak di pasar tradisional, Minggu (10/6) pagi. Kali ini, sidak dilakukan di pasar tradisional Pasar Baru, Klandasan Ilir. Tak hanya ke tempat pemotongan ayam tapi juga penggilingan. Sekretaris Umum MUI Balikpapan Jaelani menuturkan, beberapa lokasi pemotongan daging telah dilakukan secara sempurna.

Beberapa petugas di lokasi pemotongan pun telah mengikuti pelatihan. Meski tidak semua lokasi pemotongan memenuhi syariat atau sempurna. “Saya harap pemilik lokasi pemotongan bisa mengirim petugasnya mengikuti pelatihan oleh MUI dan BP3,” tuturnya.

Sesuai syariat Islam, pemotongan ayam haruslah sempurna, di mana kerongkongan dan tenggorokan terputus. Jika tidak, maka tidak halal. “Hukumnya tentu haram bagi mereka yang memotong ayam dengan tidak layak,” kata Jailani Mawardi, ketua komisi fatwa.

Sugianto Ketua Ukuwah dan Islamiah juga menambahkan, para pemilik tempat penggilingan daging agar memang plang kecil atau tulisan yang menjelaskan penggilingan daging ayam serta sapi dan memisahkan dengan daging lainnya.

Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan tidak ragu lagi ketika menggiling daging. Serta menjaga kehalalan daging. Dirinya juga mengingatkan para pemotong agar tidak memasukan ayam ke dalam air panas bila belum benar-benar mati.

“Banyak pemotong baru yang tidak mengikuti pelatihan. Penjualan pun masih bebas, terlebih momen seperti ini (Ramadan dan jelang Idulfitri). Pemotong harus memahami bahwa ayam memiliki tiga saluran ialah saluran darah, napas dan makan semua harus terpotong sempurna,” tutur Kebid Hewan Peternakan DP3 Balikpapan Nurlenawati.

BELUM BERJALAN MAKSIMAL

Sekretaris MUI Balikpapan Jaelani mengatakan UU Nomor 33 Tahun 2014 belumlah berjalan baik. Selama ini pun sertifikat halal diberikan MUI melalui Lembaga Pengkajian Obat dan Makanan (LPOM) MUI Provinsi.

Dirinya masih menantikan perkembangan selanjutnya, sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 2014, di mana ke depan proses sertifikat secara teknis ditangani pemerintah. Pemerintah akan membentuk lembaga jaminan produk halal.

Namun, sesuai UU yang diberikan lembaga yang memiliki hak penetapan halal hanyalah MUI. “Akhir 2019, penyelenggaraan sertifikat harus berlaku dan mereka yang belum memiliki harus mengajukan kepada pemerintah,” bebernya.

Sementara belum ada pemaksaan, pengajuan sertifikat masih bisa dilakukan ke LPOM MUI Provinsi, dengan biaya Rp 1,7 juta. Sertifikat halal tersebut berlaku selama 2 tahun. “Mau tak mau, nantinya sesuai UU yang ada masyarakat harus punya sertifikat,” ucap Jaelani.

Sampai sekarang, Jaelani mengatakan, baru beberapa rumah makan dan katering yang memiliki sertifikat halal. Itulah mengapa dia mengimbau pula agar pihak hotel dapat mengurus sertifikat tersebut.

“Saat ini pelanggaran belum dikenakan sangsi, tapi bila akhir tahun 2019 nanti sudah diwajibkan tentu ada sangsi tersendiri,” pungkasnya. (lil/one/k18)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 13:32
Fera Setyawan, Guru Asal Kota Minyak yang Juara di Olimpiade Matematika

Tes Tersulit, Perdana Ikuti Kompetisi Level Tertinggi

Siapa bilang tenaga pengajar lokal kalah bersaing dengan luar Kalimantan.…

Jumat, 24 Mei 2019 09:00

CATAT..!! Kemarau Diprediksi Terjadi Pertengahan Juli

BALIKPAPAN – Cuaca Kota Minyak panas terik tanpa hujan beberapa…

Kamis, 23 Mei 2019 13:02

Kloter Bertambah, Jamaah Kaltim Berangkat 19 Juli

BALIKPAPAN–Molor sehari dari wacana awal 21 Mei dan sempat diperkirakan…

Kamis, 23 Mei 2019 12:58

Sebar Hoax, IRT Jadi Tersangka

BALIKPAPAN–Keributan di Hotel Mega Lestari, Jumat (19/4) lalu berbuntut hukum.…

Kamis, 23 Mei 2019 12:57
Kenalan dengan Trio Peraih Nilai UN 100 di SMA 5 Balikpapan (Risna Widyastuti)

Hilangkan Stres dengan Main Gim

Alih-alih membaca buku, Risna lebih memilih menghabiskan waktu bermain gim…

Rabu, 22 Mei 2019 11:24

Optimistis Target Zakat Rp 5,2 M Tercapai

BALIKPAPAN¬ – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Balikpapan telah mengumpulkan…

Selasa, 21 Mei 2019 13:19
Kenalan dengan Trio Peraih Nilai UN 100 di SMA 5 Balikpapan (1 Nuraida)

Bahasa Indonesia Itu Unik, Bikin Kepo

Rasa lega sudah menyelimuti siswa SMA. Pekan lalu, hasil kelulusan…

Senin, 20 Mei 2019 21:22

Cek Harga Tiket Pesawat, Otoritas Bandara Udara Wilayah VII Balikpapan Inspeksi 5 Maskapai

BALIKPAPAN - Inspeksi terkait penerapan Keputusan Menteri 106 Tahun 2019…

Senin, 20 Mei 2019 16:24

Dugaan Pemalsuan, Tergiur Aset Rp 50 M

BALIKPAPAN- Perkara dugaan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU)…

Minggu, 19 Mei 2019 10:55

JAGA-JAGA..!! Ditpolairud Siaga di Jalur Mudik

BALIKPAPAN - Ada enam kapal patrol milik Direktorat Polisi Perairan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*