MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 11 Juni 2018 08:45
Tempat Pemotongan Wajib Punya Sertifikat Halal
SIDAK DI PASAR: MUI bersama DP3 Balikpapan saat melakukan sidak di Pasar Baru. (anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan melakukan sidak di pasar tradisional, Minggu (10/6) pagi. Kali ini, sidak dilakukan di pasar tradisional Pasar Baru, Klandasan Ilir. Tak hanya ke tempat pemotongan ayam tapi juga penggilingan. Sekretaris Umum MUI Balikpapan Jaelani menuturkan, beberapa lokasi pemotongan daging telah dilakukan secara sempurna.

Beberapa petugas di lokasi pemotongan pun telah mengikuti pelatihan. Meski tidak semua lokasi pemotongan memenuhi syariat atau sempurna. “Saya harap pemilik lokasi pemotongan bisa mengirim petugasnya mengikuti pelatihan oleh MUI dan BP3,” tuturnya.

Sesuai syariat Islam, pemotongan ayam haruslah sempurna, di mana kerongkongan dan tenggorokan terputus. Jika tidak, maka tidak halal. “Hukumnya tentu haram bagi mereka yang memotong ayam dengan tidak layak,” kata Jailani Mawardi, ketua komisi fatwa.

Sugianto Ketua Ukuwah dan Islamiah juga menambahkan, para pemilik tempat penggilingan daging agar memang plang kecil atau tulisan yang menjelaskan penggilingan daging ayam serta sapi dan memisahkan dengan daging lainnya.

Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan tidak ragu lagi ketika menggiling daging. Serta menjaga kehalalan daging. Dirinya juga mengingatkan para pemotong agar tidak memasukan ayam ke dalam air panas bila belum benar-benar mati.

“Banyak pemotong baru yang tidak mengikuti pelatihan. Penjualan pun masih bebas, terlebih momen seperti ini (Ramadan dan jelang Idulfitri). Pemotong harus memahami bahwa ayam memiliki tiga saluran ialah saluran darah, napas dan makan semua harus terpotong sempurna,” tutur Kebid Hewan Peternakan DP3 Balikpapan Nurlenawati.

BELUM BERJALAN MAKSIMAL

Sekretaris MUI Balikpapan Jaelani mengatakan UU Nomor 33 Tahun 2014 belumlah berjalan baik. Selama ini pun sertifikat halal diberikan MUI melalui Lembaga Pengkajian Obat dan Makanan (LPOM) MUI Provinsi.

Dirinya masih menantikan perkembangan selanjutnya, sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 2014, di mana ke depan proses sertifikat secara teknis ditangani pemerintah. Pemerintah akan membentuk lembaga jaminan produk halal.

Namun, sesuai UU yang diberikan lembaga yang memiliki hak penetapan halal hanyalah MUI. “Akhir 2019, penyelenggaraan sertifikat harus berlaku dan mereka yang belum memiliki harus mengajukan kepada pemerintah,” bebernya.

Sementara belum ada pemaksaan, pengajuan sertifikat masih bisa dilakukan ke LPOM MUI Provinsi, dengan biaya Rp 1,7 juta. Sertifikat halal tersebut berlaku selama 2 tahun. “Mau tak mau, nantinya sesuai UU yang ada masyarakat harus punya sertifikat,” ucap Jaelani.

Sampai sekarang, Jaelani mengatakan, baru beberapa rumah makan dan katering yang memiliki sertifikat halal. Itulah mengapa dia mengimbau pula agar pihak hotel dapat mengurus sertifikat tersebut.

“Saat ini pelanggaran belum dikenakan sangsi, tapi bila akhir tahun 2019 nanti sudah diwajibkan tentu ada sangsi tersendiri,” pungkasnya. (lil/one/k18)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 07:56
Pembuangan Bayi di Toilet Bandara Sepinggan

Nyaris Dua Nyawa Melayang

BALIKPAPAN – Publik Balikpapan dibuat heboh dengan penemuan jasad bayi di toilet Bandara Sepinggan,…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:01

Layanan Terganggu sampai Pekan Depan

BALIKPAPAN - Jaringan distribusi air PDAM Balikpapan kembali mengalami gangguan. Bocornya pipa transmisi…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:50

Raperda Larangan LGBT di Balikpapan Belum Bisa Dibuat, Ini Penyebabnya..

BALIKPAPAN - Warga Balikpapan yang menentang adanya aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender…

Senin, 15 Oktober 2018 22:24

Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..

BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana.…

Minggu, 14 Oktober 2018 15:37

Posko Pengungsian Resmi Ditutup, Ada Pengungsi yang Masih Tidur di Bandara SAMS, Ini Alasannya..

PENGUNGSI BANDARA: Muzain (29) bersama kedua anaknya masih bertahan di posko pengungsian Bandara SAMS,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:18

Posko Pengungsian di Bandara SAMS Sepinggan Resmi Ditutup, Ini Lokasi Posko Jika Masih Mau Serahkan Bantuan..

BALIKPAPAN - Posko pengungsi korban bencana alam Sulawesi Tengah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10

Suruh Pacar Ketemuan sama Mantan, Eh Ternyata Ada Udang di Balik Batu, Ini yang Dilakukannya..

BALIKPAPAN- Seorang pemuda diamankan anggota Polsek Balikpapan Barat karena diduga melakukan pencurian…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:12

Ini Kronologi Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Benarkah Ada Gas Beracun di Stadion?

BALIKPAPAN- Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko memastikan kematian pria di dalam Stadion…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:09

Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Ditemukan Usai Persiba Balikpapan Selesai Latihan

BALIKPAPAN - Suasana istirahat tim Persiba Balikpapan usia melakukan latihan mendadak riuh. Seluruh…

Selasa, 09 Oktober 2018 08:31

Capaian Imunisasi MR Baru 47,23 Persen

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan dapat kesempatan kedua. Menggenjot capaian vaksinasi measles dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .