MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 11 Juni 2018 08:22
Terima Disanksi Rp 25 Juta
TERPAKSA LEGAWA: Manajemen Borneo FC menerima sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin PSSI terhadap Dejan Antonic dan klub. (ARIB BILLAH/KALTIM POST)

PROKAL.CO, JAKARTA – Borneo FC hampir kembali disanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Terbaru, hasil sidang Komdis pada 6 Juni lalu menjatuhkan dua hukuman kepada Borneo FC. Putusan yang baru diumumkan pada Minggu (10/6) tersebut, menyebutkan bahwa sanksi yang diberikan berupa denda dan teguran keras. Sanksi denda diberikan kepada Pelatih Borneo FC Dejan Antonic.

“Jenis pelanggaran protes berlebihan hingga keluar area teknik. Hukuman sanksi denda Rp 25.000.000,” bunyi petikan sanksi Komdis tersebut.

Memang, dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC yang dihelat di Stadion PTIK, Jakarta, 27 Mei lalu, Dejan terlihat berkali-kali melontarkan protes. Dia pun sempat keluar dari area teknik sehingga wasit dan match commissioner sempat mengingatkannya.

 “Jenis pelanggaran protes berlebihan tim dan ofisial Borneo tidak terdaftar di DSP tetapi mendekat ke area bench. Hukuman sanksi teguran keras,” bunyi lanjutan petikan hukuman Komdis.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Borneo FC Wibie Dwi Andriyas menuturkan, manajemen terpaksa legowo dengan sanksi denda yang didapat. Namun menurutnya, situasi pertandingan kala itu tak berjalan baik karena kepemimpinan wasit dianggap tak wajar.

"Banyak keputusan yang merugikan. Jadi wajar kalau coach Dejan melakukan protes. Karena semua keputusan sudah diambil, kami akan jadikan ini pelajaran. Semoga kualitas wasit juga bisa dievaluasi," kata Wibie.

Tak hanya denda pada Dejan, Komdis PSSI memberi teguran keras pada tim. Pasalnya, pada laga yang sama, ada protes berlebihan yang dilakukan ofisial Borneo FC yang namanya tidak terdaftar di kertas daftar susunan pemain.

Soal hal ini, Wibie hanya berharap kejadian serupa tak terulang. Menurutnya laga kontra Bhayangkara FC memang menguras banyak emosi lantaran kepemimpinan wasit amat buruk.

"Coba lihat bagaimana tim lawan dapat penalti di menit akhir. Padahal tidak ada pelanggaran serius. Kalau tidak ada perbaikan kasihan pemain yang sudah berlatih keras untuk memenangkan pertandingan," imbuhnya.

Di sisi lain, Wibie menegaskan timnya saat ini tengah fokus liburan. Seluruh staf pelatih dan pemain diharapkan bisa menikmati masa rehat dengan baik.

"Saya tidak mau tim terganggu dengan sanksi. Cukup diambil hikmahnya saja. Semoga tidak mengganggu kesiapan kami di laga berikutnya," pungkasnya. (*/abi/tom/k18)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 11:02

Tebus Skandal dengan Gelar Juara

Sehari sebelum Denmark Terbuka 2018 dimulai, pebulu tangkis Jepang Kento Momota sempat berjanji bahwa…

Senin, 22 Oktober 2018 09:50

Motivasi Tinggi ke Bali

SAMARINDA – Akhir pekan nanti menjadi partainya klub terluka. Borneo FC dan Bali United yang bakal…

Senin, 22 Oktober 2018 09:45

Fernando Masih Fifty-Fifty

STRIKER utama Mitra Kukar Fernando Rodriguez harus meninggalkan lapangan lebih dulu saat Naga Mekes…

Senin, 22 Oktober 2018 09:42

Momen Krusial Papan Bawah

BANTUL – Mitra Kukar, Perseru Serui, PS Tira, dan PSMS Medan, merupakan empat tim dengan posisi…

Senin, 22 Oktober 2018 09:30

Maksimalkan Gelaran di Kutim

SANGATTA–Genderang pesta olahraga terbesar se-Kaltim, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim…

Senin, 22 Oktober 2018 07:38

Meriam Masih Panas

LONDON – Sempat diragukan ketika mengawali musim, Arsenal kini sedang dalam performa yang hot.…

Senin, 22 Oktober 2018 07:31

Reuni dengan Lacazette

KETIKA melatih Olympique Lyon musim 2008/09 hingga 2010/11, Claude Puel kedatangan seorang pemain jebolan…

Senin, 22 Oktober 2018 07:27

Absen Setelah 11 Tahun El Clasico

BARCELONA - Kemenangan 4-2 atas Sevilla dan kembali ke puncak klasemen La Liga kemarin dini hari sangat…

Senin, 22 Oktober 2018 07:25

Samai Rekor Mick Doohan

MOTEGI – Pebalap Repsol Honda asal Spanyol Marc Marquez memastikan gelar juara dunia MotoGP 2018…

Senin, 22 Oktober 2018 07:18

Back-to-back Emas Aries-Aspar

WUJIANG - Series kejuaraan panjat tebing internasional di Tiongkok menjadi show atlet Indonesia, khususnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .