MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 11 Juni 2018 08:22
Terima Disanksi Rp 25 Juta
TERPAKSA LEGAWA: Manajemen Borneo FC menerima sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin PSSI terhadap Dejan Antonic dan klub. (ARIB BILLAH/KALTIM POST)

PROKAL.CO, JAKARTA – Borneo FC hampir kembali disanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Terbaru, hasil sidang Komdis pada 6 Juni lalu menjatuhkan dua hukuman kepada Borneo FC. Putusan yang baru diumumkan pada Minggu (10/6) tersebut, menyebutkan bahwa sanksi yang diberikan berupa denda dan teguran keras. Sanksi denda diberikan kepada Pelatih Borneo FC Dejan Antonic.

“Jenis pelanggaran protes berlebihan hingga keluar area teknik. Hukuman sanksi denda Rp 25.000.000,” bunyi petikan sanksi Komdis tersebut.

Memang, dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC yang dihelat di Stadion PTIK, Jakarta, 27 Mei lalu, Dejan terlihat berkali-kali melontarkan protes. Dia pun sempat keluar dari area teknik sehingga wasit dan match commissioner sempat mengingatkannya.

 “Jenis pelanggaran protes berlebihan tim dan ofisial Borneo tidak terdaftar di DSP tetapi mendekat ke area bench. Hukuman sanksi teguran keras,” bunyi lanjutan petikan hukuman Komdis.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Borneo FC Wibie Dwi Andriyas menuturkan, manajemen terpaksa legowo dengan sanksi denda yang didapat. Namun menurutnya, situasi pertandingan kala itu tak berjalan baik karena kepemimpinan wasit dianggap tak wajar.

"Banyak keputusan yang merugikan. Jadi wajar kalau coach Dejan melakukan protes. Karena semua keputusan sudah diambil, kami akan jadikan ini pelajaran. Semoga kualitas wasit juga bisa dievaluasi," kata Wibie.

Tak hanya denda pada Dejan, Komdis PSSI memberi teguran keras pada tim. Pasalnya, pada laga yang sama, ada protes berlebihan yang dilakukan ofisial Borneo FC yang namanya tidak terdaftar di kertas daftar susunan pemain.

Soal hal ini, Wibie hanya berharap kejadian serupa tak terulang. Menurutnya laga kontra Bhayangkara FC memang menguras banyak emosi lantaran kepemimpinan wasit amat buruk.

"Coba lihat bagaimana tim lawan dapat penalti di menit akhir. Padahal tidak ada pelanggaran serius. Kalau tidak ada perbaikan kasihan pemain yang sudah berlatih keras untuk memenangkan pertandingan," imbuhnya.

Di sisi lain, Wibie menegaskan timnya saat ini tengah fokus liburan. Seluruh staf pelatih dan pemain diharapkan bisa menikmati masa rehat dengan baik.

"Saya tidak mau tim terganggu dengan sanksi. Cukup diambil hikmahnya saja. Semoga tidak mengganggu kesiapan kami di laga berikutnya," pungkasnya. (*/abi/tom/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 06:41

Rakic Bawa Beban Tersendiri

BANGKALAN  -  Bergabung ke Madura United untuk musim Liga 1…

Jumat, 18 Januari 2019 09:33

Asing Terakhir Masih Misteri

TEKA-teki pemain asing Borneo FC hingga kini belum terjawab. Bek…

Jumat, 18 Januari 2019 07:34

Trofi Apa Lagi, Ronaldo?

JEDDAH – Pujian setinggi langit kembali ditujukan bagi Cristiano Ronaldo.…

Jumat, 18 Januari 2019 07:29

Nasib Buruk Duo Madrid

MADRID – Satu kalah dan yang satu tersingkir. Demikianlah nasib…

Jumat, 18 Januari 2019 07:27

Spesial Sama-Sama Berdarah Spanyol

MELBOURNE — Rafael Nadal melangkah mulus hingga putaran ketiga Australia…

Jumat, 18 Januari 2019 07:17

Alot, Osvaldo Minta Naik Gaji

SURABAYA - Drama mengenai Osvaldo Haay dan Persebaya Surabaya berlanjut.…

Jumat, 18 Januari 2019 07:07

Osaka Paling Berpotensi

MELBOURNE – Empat petenis putri Asia tengah berjuang di putaran…

Kamis, 17 Januari 2019 07:59

Jawab Keraguan

MELBOURNE – Perjuangan tidak mudah dirasakan Simona Halep di turnamen…

Kamis, 17 Januari 2019 07:55

Federer Lewati Ujian Keras

MELBOURNE – Juara bertahan dua kali Roger Federer melewati ujian…

Kamis, 17 Januari 2019 07:42

Ketar-Ketir Tanpa HurriKane

LONDON – Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane terduduk sambil meringis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*