MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 11 Juni 2018 07:23
Satu Lagi Duel Lintas Serial

PROKAL.CO, BlazBlue: Cross Tag Battle

Genre: 2D Fighting

Mesin: PlayStation4 dan Nintendo Switch

Produksi: Arc System Works

Rilis: 31 Mei 2018

DALAM genre fighting, game yang mempertemukan para karakter dari berbagai serial populer bukan hal baru. Pelopornya adalah The King of Fighters ’94 dengan petarung dari sejumlah fighting game terdahulu milik SNK. Pada perkembangan berikutnya, perusahaan berkolaborasi dengan perusahaan lain untuk memadukan ikon andalan masing-masing dalam satu fighting game.

Salah satu proyek tersebut adalah BlazBlue: Cross Tag Battle. Game itu istimewa karena buatan Arc System Works, salah satu spesialis genre 2D fighting yang dikenal lewat serial Guilty Gear dan BlazBlue. Lagi pula, perusahaan tersebut sedang menikmati sukses besar Dragon Ball FighterZ yang dirilis awal tahun ini.

Tiga seri utama terbaru BlazBlue diluncurkan dalam jarak masing-masing tiga tahun. Yang terakhir adalah BlazBlue: Central Fiction keluaran 2015. Nah, suguhan tahun ini rupanya agak berbeda. Arc System Works mempertemukan para petarung BlazBlue melawan para karakter dari Persona 4: The Ultimate in the Mayonaka Arena, Under Night In-Birth, dan RWBY.

Reputasi dan kekuatan finansial Arc System Works memudahkan mereka dapat kerja sama dari tiga perusahaan sekaligus. Namun, tantangan sebenarnya adalah merancang sistem pertarungan yang mengakomodasi ciri khas keempat serial yang ditampilkan. Konsep kendali BlazBlue disederhanakan. Nama sejumlah teknik diubah. Misalnya, Overdrive menjadi Resonance Blaze. Syaratnya agak beda.

Ciri khas yang paling mencolok dari BlazBlue: Cross Tag Battle –sesuai dengan namanya– adalah pertarungan dua lawan dua. Dari setiap kubu, satu turun laga, sedangkan satu lagi bersiap. Pemain leluasa menukar petarungnya kapan saja. Petarung yang tidak turun laga bisa berfungsi sebagai karakter bantuan dalam teknik serangan kombinasi. Pilihan pasangan karakter tidak harus berasal dari serial yang sama. Nu-13 dari BlazBlue, misalnya, bisa berdampingan dengan Aegis dari Persona 4 untuk membentuk duet cewek mekanis.

Pada hari rilis, BlazBlue: Cross Tag Battle menampilkan 20 karakter. Nanti para karakter lain dirilis secara bertahap hingga mencapai total 40 karakter. Game itu sempat dikecam ketika diumumkan bahwa para karakter tambahan tidaklah gratis. Arc System Works menjanjikan bahwa harga keseluruhan karakter tambahan lebih terjangkau ketimbang game utamanya. Kita boleh berharap adanya fitur tambahan. Tapi, itulah poin minus jika dibandingkan dengan Street Fighter V yang tidak mengutip biaya ekstra untuk karakter tambahan.

Terlepas dari kontroversi harganya, BlazBlue: Cross Tag Battle adalah suatu langkah bisnis yang bagus. BlazBlue lebih dikenal ketimbang Under Night In-Birth dan RWBY. Game itu tidak hanya membantu popularitas kedua serial, tapi juga mendekatkan para penggemar dua serial tersebut kepada BlazBlue dan produk Arc System Works lainnya. (c14/ray)

Mengenal Ketiga Serial Lain

DI genre fighting, Persona 4: the Ultimate in the Mayonaka Arena bukanlah game papan atas. Tapi, para karakternya berasal dari serial RPG Persona atau lingkup luas lagi Shin Megami Tensei buatan Atlus yang jauh lebih populer daripada serial BlazBlue. Wajar saja karena Shin Megami Tensei dikenal para penggemar RPG sejak 1992, sekitar 16 tahun sebelum munculnya BlazBlue.

Tentang Under Night In-Birth, yang lebih dikenal adalah perusahaan pembuatnya, French Bread. Perusahaan itu mulai menarik perhatian saat secara indie memboyong para karakter MMORPG legendaris Ragnarok Online ke sebuah 2D action game dengan judul Ragnarok Battle Offline. Kualitas dan nuansa yang ditampilkan begitu memikat hingga Gravity –pembuat Ragnarok Online– mengontrak French Bread untuk proyek yang resmi. Kemudian, lewat Under Night In-Birth, mereka menjajal genre 2D fighting.

Sementara itu, RWBY adalah ikon yang berasal dari Amerika Serikat. Perusahaan Rooster Teeth bersama animator Monty Oum membuat proyek animasi RWBY yang bergaya anime. Proyek itu meliputi serial web, manga, dan sebuah game bergenre 3D action. Hasilnya cukup disukai para otaku sehingga perusahaan sekaliber Arc System Works pun menggandeng mereka. Sedihnya, Monty Oum meninggal pada usia muda tiga tahun silam. (c14/ray)

Trivia

- Agar tidak timpang, Arc System Works memutuskan bahwa ilustrasi BlazBlue: Cross Tag Battle harus berbeda dengan ilustrasi keempat serial yang dirangkumnya. Karena itulah, mereka kemudian menunjuk Higuchi Konomi untuk menggarapnya. Dia awalnya mengerjakan XBlaze, sebuah adventure game (visual novel) dengan karakter yang berkaitan dengan kisah BlazBlue.

- Sebenarnya ada satu serial lagi yang semula hendak diikutsertakan dalam proyek BlazBlue: Cross Tag Battle, yaitu Senran Kagura. Serial buatan Marvelous itu sudah beberapa tahun berkiprah dalam genre 2D fighting. Karena suatu hal, akhirnya kerja sama itu batal. Tapi, masih ada harapan mereka tampil dalam sekuelnya kelak ketika Arc System Works memasukkan serial lama mereka, Guilty Gear.


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 07:18

Cara Cerdas Tangkal Hoax

NGGAK jauh beda dengan gebetan, berita akhir-akhir ini nggak jelas. Yap! Hoax berkeliaran di mana-mana.…

Selasa, 18 September 2018 07:13

Detektif Berbasis Mesin Pencari

HOAX Analyzer buatan tim Cimol emang telah diakui se-Asia Tenggara sebagai salah satu penemuan yang…

Selasa, 18 September 2018 07:12

React to Detect

AS we know, hoax benar-benar meresahkan masyarakat. Nggak heran beberapa orang meletakkan harapannya…

Selasa, 18 September 2018 07:10

Ciptakan Fragmen untuk Lestarikan Budaya

LESTARIKAN budaya lewat ekstrakurikuler menjajdi visi bagi SMPN 45 Surabaya untuk menumbuhkan sikap…

Senin, 17 September 2018 07:29

Utak-atik Hobi Robotik

BIKIN robot? Baru dengar sekilas aja, mungkin udah terdengar seperti kegiatan superserius yang cuma…

Senin, 17 September 2018 07:25

Robot Indonesia Berjaya di ’’Piala Dunia’’

TIM nasional sepak bola Indonesia emang belum bisa berpartisipasi di ajang FIFA World Cup. But, lewat…

Senin, 17 September 2018 07:25

Sukses di Percobaan Pertama

SETELAH mengadakan story challenge di Instagram, pada Rabu (4/7) Zetizen mengajak lima peserta beruntung…

Minggu, 16 September 2018 07:10

Cara Baru Cintai Buku

PADA zaman serbadigital kayak sekarang, blog bukan lagi satu-satunya platform bagi para book geeks buat…

Minggu, 16 September 2018 07:05

Tularkan Kecintaan dalam Kemasan Fun

BERAWAL dari kecintaannya pada buku, Retriana Maharani tertarik menjajal aktivitas sebagai seorang booktuber.…

Rabu, 12 September 2018 07:13

TEROR DI BALIK LAYAR HOROR

MENDEKATI hal-hal berbau horor nggak berarti tanpa risiko. Bisa jadi, ada gangguan ringan atau bahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .