MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 11 Juni 2018 07:08
Ramadan Dongkrak Penjualan Motor
UNTUK MUDIK: Penjualan motor saat Ramadan tahun ini meningkat 16 persen dari hari biasa, mencapai 3.500 unit.(dok/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Ramadan menjadi momentum emas untuk meningkatkan penjualan. Tidak terkecuali kendaraan bermotor. Namun Ramadan periode Juni, diprediksi di bawah harapan. Libur Lebaran yang lebih lama dari tahun sebelumnya jadi pemicu. Itu karena aksi belanja masyarakat terfokus pada kebutuhan hari raya. Seperti makanan jadi dan pakaian.

"Apalagi memasuki musim mudik, masyarakat akan fokus untuk pulang kampung," kata Manager Marketing Astra Motor Honda Julius Armando, Minggu (10/6).

Ramadan periode Mei lalu, volume penjualan di wilayah kerjanya mencapai 3.500 unit. Meliputi Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Paser dan Kalimantan Utara. Jumlah itu meningkat 16 persen dari realisasi bulan sebelumnya yakni April sebanyak 3 ribu unit. Dari total penjualan, 80 persen merupakan motor matik. Honda Scoopy menjadi tulang punggung disusul Beat dan Vario.

Kondisi ini sedikit berbeda dengan penjualan kendaraan roda empat. Ramadan kali ini penjualan tak begitu bagus. Kepala Cabang Astra International Daihatsu Junaidi Jirajaya mengatakan, sampai saat ini penjualan turun 5 persen dari tahun sebelumnya. “Produk baru belum mampu mendongkrak. Soalnya distribusi unit masih terbatas. Daftar inden masih banyak,” bebernya.

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Suharman Tabrani menuturkan, meski daya beli masyarakat bertambah menyusul adanya tunjangan hari raya (THR), penjualan produk investasi jelang Lebaran justru tergerus. “Untuk kebutuhan investasi seperti rumah, kendaraan dan lainnya, dampaknya masih terbatas," jelasnya berpendapat.

Selain memengaruhi barang tertentu, arus mudik Lebaran juga akan memindahkan sebagian daya beli maupun permintaan masyarakat akan barang dan jasa di daerah tujuan mudik. "Hal ini sudah terjadi setiap musim Lebaran," ungkapnya. Itu artinya, dana masyarakat akan lebih banyak di luar daerah dibanding di dalam kota.

Namun Tabrani memandang, pemerintah, pelaku ekonomi dan masyarakat sudah mengantisipasi dan mempersiapkan segala urusan untuk diselesaikan sebelum libur. Apalagi diketahui libur Lebaran tahun ini lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya. (aji/ndu/k18)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 06:45

Tahun Depan Sasar Utara dan Selatan

BALIKPAPAN – Kota Minyak terus mengembangkan jaringan gas (jargas) di masyarakat. Saat ini Pemkot…

Kamis, 15 November 2018 06:43

Ini Masalah yang Selalu Jadi Momok Investasi di Kaltim

BALIKPAPAN – Permasalahan lahan kerap menjadi penghambat dalam mengembangkan investasi di Kaltim.…

Kamis, 15 November 2018 06:42

Siapkan Rencana Operasi Pasar

JAKARTA – Pergerakan harga beras medium bakal menjadi perhatian pemerintah dalam sebulan ke depan.…

Kamis, 15 November 2018 06:40

PHSS Sukses Kapalkan LNG Perdana

BALIKPAPAN - Upaya PT Pertamina dalam mengelola blok migas eks VICO Indonesia mulai membuahkan hasil.…

Kamis, 15 November 2018 06:37

Perdamaian Dikabulkan, Peluang Merpati Terbang Lagi Kian Besar

SURABAYA - Langkah Merpati Nusantara Airlines untuk kembali terbang semakin mulus. Pengadilan Niaga…

Kamis, 15 November 2018 06:33

Antisipasi Praktik Kartel

JAKARTA - Pemerintah perlu mengevaluasi tata niaga kebijakan gula di Tanah Air. Pasalnya, beberapa kebijakan…

Kamis, 15 November 2018 06:32

Kadin-Bappenas Fokus Perkuat Industri Kelautan

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional…

Kamis, 15 November 2018 06:31

Berharap Produk Olahan Perikanan Mendunia

JAKARTA - Sebagai salah satu negara kepulauan, kekayaan laut Indonesia tidak bisa dimungkiri. Sayangnya,…

Kamis, 15 November 2018 06:30

Investor Masih Khawatir Pasar Negara Berkembang

JAKARTA – Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali berada dalam…

Kamis, 15 November 2018 06:30

Produk UKM Sulit Bersaing

JAKARTA – Pertumbuhan e-commerce yang begitu pesat tampaknya perlu diikuti regulasi yang jelas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .