MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 11 Juni 2018 07:02
Kaltim Masih Bertumpu Pertambangan

Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbanyak

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Meski sumbangan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim masih kecil, serapan pekerjanya cukup besar. Lebih baik ketimbang pertambangan yang menjadi tumpuan perekonomian Bumi Etam.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, sektor pertambangan dan penggalian hingga kini masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kaltim dengan sumbangan 46 persen. Namun andilnya terhadap serapan tenaga kerja hanya 7,13 persen atau menyerap 120.502 pekerja pada Februari 2018.

"Jumlah pekerja di sektor pertambangan ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Februari 2017 yang tercatat 6,76 persen atau sebanyak 103.822 tenaga kerja saja," ujarnya Minggu (10/6).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor pertanian yang andilnya masih kecil terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mampu menyerap tenaga kerja terbanyak, mencapai 20,61 persen dari total pekerja di Bumi Etam.

"Di Kaltim, total jumlah pekerja semua lapangan usaha sebanyak 1.690.093 orang. Yang terserap di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 348.247 orang," ungkapnya.

Dia menjelaskan, serapan tenaga kerja dari sektor pertanian dalam arti luas sebanyak 348.247 orang itu sebenarnya mengalami penurunan 1,4 persen ketimbang Februari 2017 yang tercatat 22,01 persen. Pada Februari 2017, lanjutnya, jumlah tenaga kerja yang terserap pada 17 kategori utama lapangan kerja di Kaltim sebanyak 1.535.296 orang.

"Ini berarti jumlah pekerja di Kaltim berdasarkan pendataan pada Februari 2018 terjadi penambahan sebanyak 154.797 orang," tuturnya.

Dia mengatakan, setelah pertanian, sektor kedua yang mampu menyerap jumlah pekerja terbanyak adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor dengan andil 19,19 persen atau mencapai 324.380 tenaga kerja. Turun ketimbang periode sebelumnya yang tercatat 23,16 persen.

Lapangan usaha yang memberikan andil serapan tenaga kerja terbanyak ketiga adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan andil 9,28 persen atau sebanyak 156.868 tenaga kerja. Naik ketimbang periode sebelumnya yang menyerap 8,32 persen pekerja.

Lapangan usaha yang paling sedikit menyerap tenaga kerja Kaltim adalah sektor pengadaan listrik, gas, air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang yang hanya berkontribusi 0,79 persen atau menyerap 13.435 tenaga kerja. "Setidaknya walaupun kecil, sektor pertambangan masih mengalami peningkatan dalam menyumbang tenaga kerja di Kaltim," tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 06:59
Permintaan Bertambah, Harga Acuan Meningkat

Batu Bara Kembali Menjadi Primadona

SAMARINDA - Kaltim bisa membantu pemerintah dalam memacu kinerja ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan,…

Selasa, 18 September 2018 06:55

Tiongkok dan AS Jadi Tujuan Utama Ekspor

JAKARTA – Upaya pemerintah menggenjot ekspor masih belum menunjukkan hasil membanggakan. Badan…

Selasa, 18 September 2018 06:49

Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

JAKARTA – Masyarakat diminta tak perlu takut menghadapi pemeriksaan pajak seiring keluarnya Surat…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Sasar Komunitas Kaum Hawa

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menyasar komunitas kaum hawa sebagai nasabah tabungan dan kredit.…

Selasa, 18 September 2018 06:45

Lanjutkan Program Pengendalian Inflasi

BALIKPAPAN – Guna menekan laju inflasi di Kota Minyak, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI)…

Senin, 17 September 2018 07:11

Selamatkan Devisa lewat B20

SAMARINDA – PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan monitoring implementasi mandatori Biodiesel…

Senin, 17 September 2018 07:09

Asa Pariwisata Kota Minyak

BALIKPAPAN – Pemerintah tampaknya harus bekerja lebih serius dalam meningkatkan pariwisata. Minimnya…

Senin, 17 September 2018 07:05

Cocok dengan Medan Kaltim

SAMARINDA – Hadirnya produk baru, New Triton Athlete berhasil mendongkrak penjualan mobil Mitsubishi.…

Senin, 17 September 2018 07:02

Impor Barang Rp 1,1 Juta Kena Bea Masuk

JAKARTA – Pemerintah mengubah ketentuan batas nilai impor barang kiriman dengan mengenakan bea…

Senin, 17 September 2018 06:56

RI Poros Ekonomi Kreatif 2030

JAKARTA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai salah satu poros…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .