MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 11 Juni 2018 07:02
Kaltim Masih Bertumpu Pertambangan

Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbanyak

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Meski sumbangan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim masih kecil, serapan pekerjanya cukup besar. Lebih baik ketimbang pertambangan yang menjadi tumpuan perekonomian Bumi Etam.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, sektor pertambangan dan penggalian hingga kini masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kaltim dengan sumbangan 46 persen. Namun andilnya terhadap serapan tenaga kerja hanya 7,13 persen atau menyerap 120.502 pekerja pada Februari 2018.

"Jumlah pekerja di sektor pertambangan ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Februari 2017 yang tercatat 6,76 persen atau sebanyak 103.822 tenaga kerja saja," ujarnya Minggu (10/6).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor pertanian yang andilnya masih kecil terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mampu menyerap tenaga kerja terbanyak, mencapai 20,61 persen dari total pekerja di Bumi Etam.

"Di Kaltim, total jumlah pekerja semua lapangan usaha sebanyak 1.690.093 orang. Yang terserap di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 348.247 orang," ungkapnya.

Dia menjelaskan, serapan tenaga kerja dari sektor pertanian dalam arti luas sebanyak 348.247 orang itu sebenarnya mengalami penurunan 1,4 persen ketimbang Februari 2017 yang tercatat 22,01 persen. Pada Februari 2017, lanjutnya, jumlah tenaga kerja yang terserap pada 17 kategori utama lapangan kerja di Kaltim sebanyak 1.535.296 orang.

"Ini berarti jumlah pekerja di Kaltim berdasarkan pendataan pada Februari 2018 terjadi penambahan sebanyak 154.797 orang," tuturnya.

Dia mengatakan, setelah pertanian, sektor kedua yang mampu menyerap jumlah pekerja terbanyak adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor dengan andil 19,19 persen atau mencapai 324.380 tenaga kerja. Turun ketimbang periode sebelumnya yang tercatat 23,16 persen.

Lapangan usaha yang memberikan andil serapan tenaga kerja terbanyak ketiga adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan andil 9,28 persen atau sebanyak 156.868 tenaga kerja. Naik ketimbang periode sebelumnya yang menyerap 8,32 persen pekerja.

Lapangan usaha yang paling sedikit menyerap tenaga kerja Kaltim adalah sektor pengadaan listrik, gas, air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang yang hanya berkontribusi 0,79 persen atau menyerap 13.435 tenaga kerja. "Setidaknya walaupun kecil, sektor pertambangan masih mengalami peningkatan dalam menyumbang tenaga kerja di Kaltim," tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 00:07

Mangga Dijamin Paling Murah

BALIKPAPAN  -  Jelang akhir tahun, Hypermat mulai menggelar promo cuci gudang. Tidak tanggung-tanggung,…

Sabtu, 17 November 2018 00:06

Investasi Emas Bisa Jadi Solusi

SAMARINDA  -  Penguatan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) semakin tajam. Memasuki…

Sabtu, 17 November 2018 00:05

Proyek IDD Tetap Jalan

BALIKPAPAN  –  Meski lepas dari target operasi, Chevron tetap akan melanjutkan proyek…

Sabtu, 17 November 2018 00:04

Sulap Limbah CPO Jadi Pembangkit Listrik

BALIKPAPAN  -  PT REA Kaltim Plantation berhasil menciptakan peluang baru dari sektor perkebunan…

Sabtu, 17 November 2018 00:02

Neraca Dagang Indonesia Kembali Defisit

JAKARTA  -  Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit. Pada Oktober lalu, defisit neraca…

Sabtu, 17 November 2018 00:01

Positif, Rupiah Terbaik Asia

JAKARTA  –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menanjak signifikan…

Sabtu, 17 November 2018 00:00

Produk Kertas Mulai Terdampak

SURABAYA –  Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar berdampak pada harga jual…

Jumat, 16 November 2018 06:47

Bankaltimra Masih Butuh Tambahan Modal Inti

SAMARINDA – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) masih memerlukan penambahan…

Jumat, 16 November 2018 06:43

Citilink Ambil Alih Operasi Sriwijaya Air

JAKARTA – Tren generasi milenial yang kerap bepergian menjadi target market bagi maskapai penerbangan.…

Jumat, 16 November 2018 06:41

BI Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 6 Persen

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 14-15 November 2018 memutuskan menaikkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .