MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 11 Juni 2018 07:02
Kaltim Masih Bertumpu Pertambangan

Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbanyak

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Meski sumbangan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim masih kecil, serapan pekerjanya cukup besar. Lebih baik ketimbang pertambangan yang menjadi tumpuan perekonomian Bumi Etam.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, sektor pertambangan dan penggalian hingga kini masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kaltim dengan sumbangan 46 persen. Namun andilnya terhadap serapan tenaga kerja hanya 7,13 persen atau menyerap 120.502 pekerja pada Februari 2018.

"Jumlah pekerja di sektor pertambangan ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Februari 2017 yang tercatat 6,76 persen atau sebanyak 103.822 tenaga kerja saja," ujarnya Minggu (10/6).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor pertanian yang andilnya masih kecil terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mampu menyerap tenaga kerja terbanyak, mencapai 20,61 persen dari total pekerja di Bumi Etam.

"Di Kaltim, total jumlah pekerja semua lapangan usaha sebanyak 1.690.093 orang. Yang terserap di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 348.247 orang," ungkapnya.

Dia menjelaskan, serapan tenaga kerja dari sektor pertanian dalam arti luas sebanyak 348.247 orang itu sebenarnya mengalami penurunan 1,4 persen ketimbang Februari 2017 yang tercatat 22,01 persen. Pada Februari 2017, lanjutnya, jumlah tenaga kerja yang terserap pada 17 kategori utama lapangan kerja di Kaltim sebanyak 1.535.296 orang.

"Ini berarti jumlah pekerja di Kaltim berdasarkan pendataan pada Februari 2018 terjadi penambahan sebanyak 154.797 orang," tuturnya.

Dia mengatakan, setelah pertanian, sektor kedua yang mampu menyerap jumlah pekerja terbanyak adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor dengan andil 19,19 persen atau mencapai 324.380 tenaga kerja. Turun ketimbang periode sebelumnya yang tercatat 23,16 persen.

Lapangan usaha yang memberikan andil serapan tenaga kerja terbanyak ketiga adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan andil 9,28 persen atau sebanyak 156.868 tenaga kerja. Naik ketimbang periode sebelumnya yang menyerap 8,32 persen pekerja.

Lapangan usaha yang paling sedikit menyerap tenaga kerja Kaltim adalah sektor pengadaan listrik, gas, air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang yang hanya berkontribusi 0,79 persen atau menyerap 13.435 tenaga kerja. "Setidaknya walaupun kecil, sektor pertambangan masih mengalami peningkatan dalam menyumbang tenaga kerja di Kaltim," tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:18

Peminat dari Luar Negeri Banyak, Buah Naga Butuh Hilirisasi

SAMARINDA- Bumi Etam memiliki banyak potensi dari bisnis pertanian. Salah…

Rabu, 20 Februari 2019 12:51

Okupansi Hotel Kaltim Belum Terpengaruh Tiket Mahal

SAMARINDA- Tingginya harga tiket angkutan udara dan pemberlakuan bagasi berbayar…

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*