MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 10 Juni 2018 12:19
Kisah Kautsar si Pencinta Kura-Kura
Dari Hobi Jadi Bisnis
BERSEMI SEJAK SD: Memelihara kura-kura sejak kecil dan mulai mengoleksinya pada 2012. Hingga kini, kura-kura milik Kautsar Eka Wardhana berkembang biak hingga ratusan ekor. Bahkan sampai dia kesulitan menampung hewan peliharaan tersebut dan menjualnya.

PROKAL.CO, SEJAK 2012 Kautsar Eka Wardhana mulai mengoleksi kura-kura. Sebab, dia memang menyukai hewan bercangkang tersebut sejak kelas III sekolah dasar (SD). Kautsar mengaku jatuh cinta saat pertama kali diberi hadiah kura-kura dari murid ayahnya. Namun, kura-kura itu hilang dan dia membeli dua ekor kura-kura sebagai gantinya.

“Kura-kura saya pun semakin bertambah. Untuk kura-kura, saya senang memelihara dari yang kecil dan sering membeli anakan kura-kura,” ujar dia saat diwawancarai, Kamis (31/5).

Daripada membeli anakan kura-kura terus, akhirnya Kautsar berpikir untuk mengawinkan kura-kuranya. Dari perkawinan tersebut, kura-kuranya semakin banyak, Kautsar pun tak mampu menampung peliharaannya tersebut. “Saya akhirnya menjual kura-kura tersebut, karena banyak juga orang yang menyukai hewan tersebut. Bersyukur, dari hobi saya bisa berbisnis,” ucapnya

Agar bisnisnya semakin lancar, Kautsar pun membeli kura-kura berukuran besar yang bisa dikawinkan. Dia juga tetap membeli kura-kura yang sesuai dengan kesukaannya untuk memuaskan hobi. “Saya mulai menjual kura-kura pada 2015, dan sudah ada banyak teman-teman yang membelinya pada saya,” tutur pria 33 tahun tersebut.

Harga kura-kura yang dijual Kautsar berbeda-beda, kura-kura anakan mulai Rp 30–250 ribu dan yang dewasa mulai Rp 75–100 ribu. Harga tersebut bergantung dari jenis kura-kura, lokal atau luar.

“Ada kura-kura dari Brasil, harganya Rp 100–150 ribu, paling mahal dari benua Amerika dan Eropa sekitar Rp 800 ribu sampai Rp 2 juta. Karena kura-kura jenis tersebut adalah kura-kura hias bercorak merah,” jelasnya.

Kautsar mengatakan, dalam merawat kura-kura tersebut, dia mengeluarkan dana sekitar Rp 500–700 ribu per bulan. Itu termasuk untuk keperluan air, kolam semen, kuras seminggu sekali, makan, dan listrik.

“Sedangkan untuk pembeli, dalam sebulan bisa sampai 10 orang. Hingga kini, rasanya belum ada rugi karena saya memang tidak terlalu memerhatikan untung rugi. Sebab, saya menjalaninya karena memang dilandasi hobi,” pungkas Kautsar. (*/lia/*/ni/k9)

 


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 11:55
Mengenal Bela Diri Wing Chun

Konsentrasi dan Kuasai Teknik Dasar

GERAKAN wing chun sederhana, namun bukan berarti tanpa kesulitan. Umumnya,…

Minggu, 10 Februari 2019 10:05

Pria Wajib Pakai Deodoran dan Body Spray...??

Percaya diri tumbuh ketika pria memiliki tubuh yang wangi. Tapi, terkadang…

Minggu, 03 Februari 2019 11:27

Si Tangan Ajaib

SETIAP calon pengantin selalu ingin tampil menawan pada hari bahagia…

Minggu, 03 Februari 2019 11:26

Tak Ada Suka Tanpa Duka

SIAPA warga Samarinda yang tidak mengenal sosok make up artist…

Minggu, 03 Februari 2019 11:21

Perbanyak Syukur, Puaskan Klien

KHAIRUNNISA menyadari bahwa MUA, bukan lagi profesi musiman. Pasalnya, jasa…

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*