MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 10 Juni 2018 12:17
Pelihara Ratusan Kura-Kura, Digigit Sampai Berdarah
POSISI TEPAT: Kautsar Eka Wardhana memperlihatkan cara memegang kura-kura dengan benar. Sebab, jika salah posisi, tangan Anda bisa digigit kura-kura kesayangan.

PROKAL.CO, MEMELIHARA kura-kura merupakan hal yang menyenangkan bagi Kautsar Eka Wardhana. Sejak 2012, pria yang akrab disapa Kautsar itu getol mengoleksi kura-kura berbagai jenis. Dari yang lokal hingga kura-kura dari luar. Tak sekadar merawat, dia juga menernakkan kura-kura. Melihat telur-telur peliharaanya tersebut menetas, jadi momen indah bagi Kautsar.

“Sampai sekarang saya punya sekitar 100 kura-kura dari berbagai jenis dan ukuran,” ucap dia saat diwawancarai, Kamis (31/5).  

Beberapa jenis kura-kura yang dimiliki Kautsar adalah red ears slinder atau Brazil, yellow belly, red belly, ocadia sinensis, cnemis, common snapping turtle, alligator snapping turtle, pelomedusa subrufa, castaneus pelusios, ouachita map turtle, dan troostite. Sedangkan yang lokal, ada kura-kura dada putih, merah, pink, ambon, pipi putih, dan daun.

“Yang paling saya sukai adalah jenis sideneck dan slinder, Karena mudah diternak dan telurnya banyak,” papar dia.

Kautsar mengatakan, untuk kura-kura indukan ukurannya sekitar 20–30 centimeter (cm). Usia dewasa sekitar 5–8 tahun. Apabila asupan makannya bagus, dalam tiga tahun kura-kura bisa diternakkan.  Jika dirawat dengan benar, lama usia kura-kura sampai 30 tahun ke atas.

“Dalam merawatnya berbeda-beda, untuk kura-kura ukuran 10 cm atau satu tahun perlu lebih teliti. Kalau yang sudah besar perawatannya tak banyak dan tidak ribet. Apabila sudah dewasa, kura-kura harus dicarikan pasangan juga,” jelas pria berkacamata tersebut.

Bertahun-tahun memelihara kura-kura, Kautsar juga tak lepas dari pengalaman buruk. Dia pernah digigit kura-kura sampai berdarah karena salah posisi pegang. Selain itu, adalah ketika kura-kura tidak mau makan dan mati. “Saya sangat galau saat kura-kura mati, tapi itu semua bisa menjadi pengalaman dan momen menarik yang saya punya,” pungkas Kautsar. (*/lia/*/ni/k9)

 


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 11:55
Mengenal Bela Diri Wing Chun

Konsentrasi dan Kuasai Teknik Dasar

GERAKAN wing chun sederhana, namun bukan berarti tanpa kesulitan. Umumnya,…

Minggu, 10 Februari 2019 10:05

Pria Wajib Pakai Deodoran dan Body Spray...??

Percaya diri tumbuh ketika pria memiliki tubuh yang wangi. Tapi, terkadang…

Minggu, 03 Februari 2019 11:27

Si Tangan Ajaib

SETIAP calon pengantin selalu ingin tampil menawan pada hari bahagia…

Minggu, 03 Februari 2019 11:26

Tak Ada Suka Tanpa Duka

SIAPA warga Samarinda yang tidak mengenal sosok make up artist…

Minggu, 03 Februari 2019 11:21

Perbanyak Syukur, Puaskan Klien

KHAIRUNNISA menyadari bahwa MUA, bukan lagi profesi musiman. Pasalnya, jasa…

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…