MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 10 Juni 2018 11:26
Berdebat, Pergi, Akhirnya Ditemukan Gantung Diri
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Aroma menyengat keluar dari dalam rumah bangsal kayu warna kuning dua lantai di Jalan Biawan, RT 10, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir. Rumah tersebut jadi pusat perhatian warga sekitar dan pengendara yang melintas.

Kemarin (9/6) sekitar pukul 18.45 Wita, Hary Nurafiansyah (23) ditemukan tak bernyawa dengan kondisi menggantung menggunakan tali nilon yang menjuntai di bawah tangga.  Suriansyah (47), orangtua korban menjelaskan, dia baru saja berbuka puasa sembari menunggu anaknya pulang.

Pasalnya, sudah seminggu tak ada kabar Hary. Suriansyah duduk di ruang tamu. Tak lama, Aldi, saudara sepupunya datang ke rumah Suriansyah. Beberapa hari lalu, dia sempat melihat Hary pulang. “Om, dua hari lalu saya lihat dia (Hary) pulang,” ujar Suriansyah menirukan perkataan Aldi.

Sontak, tubuhnya beranjak dari duduk. Dia lantas teringat jika rumah bangsal di sebelah mereka yang tak berpenghuni, tak pernah terkunci. “Saya kaget ketika melihat dari luar, kondisinya terkunci dari dalam,” ungkap Suriansyah.

Suriansyah menduga, Hary ada di dalam rumah bangsal tersebut. Tanpa pikir panjang, pria paruh baya itu langsung masuk dari pintu bangsal lain. “Saya lewat lantai atas, pintu di atas bisa dibuka lewat kaca nako,” ujarnya.

Langkah kakinya terburu-buru saat aroma tak sedap terasa menusuk di hidung. Tali nilon biru menjuntai melalui sela tangga. Setelah menuruni tangga, kaget bercampur duka langsung menyelimuti Suriansyah.

Anak bungsu dari dua bersaudara itu ditemukan tergantung, dengan kondisi badan yang sudah membengkak. “Saya kaget, tidak menyangka dia (Hary) nekat bunuh diri,” ucapnya.

Sebelum kejadian, Hary memang sempat terlibat perdebatan dan pergi meninggalkan rumah. “Kami memang sempat bermasalah, biasa anak muda, kalau diingatkan suka begitu,” ungkapnya. Selain itu, menurut Suriansyah, Hary kerap  meninggalkan rumah ketika sedang bermasalah.

Hary memang sering mengancam akan bunuh diri ketika sedang berdebat dengannya. Sebelum meninggalkan rumah, Hary dalam keadaan kurang baik, motor yang sehari-hari digunakan, baru saja diambil oleh orang yang merupakan tempat dia meminjam uang.

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto menjelaskan, jajarannya sedang meminta keterangan beberapa orang terkait peristiwa tewasnya Hary. “Perkembangannya akan kami kabarkan,” singkat Purwanto. (*/fri*/iks/*dra/kri/k16) 

 


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 11:11

Soal Calon Pendamping Jaang, Alot di Demokrat

SAMARINDA – Beberapa nama sudah mencuat sebagai calon wakil walikota, pendamping Syaharie Jaang.…

Jumat, 16 November 2018 08:01

Jalur Khusus Roda Dua demi Kenyamanan Pengendara

SAMARINDA – Papan biru bertuliskan “sepeda motor lewat lajur kiri” berdiri tegak di…

Jumat, 16 November 2018 07:57

Kriminalis Anak-Anak, Ya Pelaku Ya Korban

SAMARINDA - Kurus, tinggi sekitar 160 sentimeter (cm), rambutnya pendek ikal. Usianya masih sangat belia.…

Jumat, 16 November 2018 07:41

Jati Diri Kaltim Jangan Hilang

SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub merasa prihatin dengan kurangnya perhatian pemerintah…

Kamis, 15 November 2018 08:00

MUI Kaltim Turut Mengecam

SAMARINDA – Perbuatan tak senonoh Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di lingkungan rumahnya,…

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Kamis, 15 November 2018 07:28

Pemkab Siap Hibahkan Lahan untuk Markas Kodim

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Selasa (13/11) lalu, menerima kunjungan…

Rabu, 14 November 2018 08:46

Ada Kemungkinan Korban Lain

SAMARINDA – Ulah Teguh Effendi (58), oknum guru mengaji di Jalan Rejo Mulyo, Kelurahan Lempake,…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .