MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 10 Juni 2018 15:00
Fleksibel, Terbang Kapan Saja, Bisa Mendarat di Mana-Mana

Keluarkan Kocek Lebih Dalam Mudik Pakai Helikopter

-

PROKAL.CO, Pilihan moda transportasi untuk mudik makin bervariatif. Bagi yang berkocek tebal bisa mudik menumpang helikopter.

JASA ini bisa dimanfaatkan bagi mereka yang ingin mudik ke daerah Jawa Barat, Jakarta, dan sekitarnya. PT Whitesky Aviation yang menyediakan layanan kelas eksekutif tersebut. Jasa transportasi antarkota itu disebut helicity.  

CEO PT Whitesky Aviation Denon Prawiraatmaja menuturkan, selama bulan puasa ini, pihaknya sengaja menyediakan paket mudik dengan helikopter. Sehingga ada diskon dari harga normal. “Jadi biasanya kalau harga normal Jakarta-Bandung itu dari Rp 18 juta menjadi hanya Rp 12 juta untuk kapasitas empat orang. Kalau yang helikopter berkapasitas 6 orang, harganya Rp 16 juta, dari harga normalnya Rp 24 juta,” jelasnya, kemarin (9/6).

Menurut pria 46 tahun itu, ada beberapa kelebihan dari paket mudik dengan helikopter. Di antaranya dari segi durasi perjalanan. Misalnya untuk menuju ke Bandung biasanya ditempuh dalam waktu rata-rata 4 jam dengan kereta api dan mobil pribadi. Namun saat arus mudik, durasi perjalanan dengan mobil pribadi, cenderung lebih lama. 

Dengan menaiki helikopter, durasi perjalanan ke Kota Kembang tersebut bisa dipangkas menjadi hanya 40 menit. “Kadang kalau ada angin yang mendorong dari belakang, malah bisa cuma 38 menit sudah sampai Bandung dari Jakarta,” katanya.  

Kelebihan berikutnya, lanjut Denon, fleksibilitas mudik dengan helikopter jauh lebih tinggi. Sebab, saat ini, Whitesky Aviation memiliki 203 titik pendaratan di wilayah Jakarta dan 53 di kawasan Bandung. 

Banyaknya titik pendaratan tersebut memudahkan penumpang untuk terbang di wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya. Dia mencontohkan, semisal calon penumpang tinggal di wilayah Karet, maka bisa langsung terbang dari Hotel Shangri-La. Begitu juga dengan lokasi pendaratan di Bandung. “Jadi kalau penumpang ingin mendarat langsung di kawasan Dago Atas ya bisa,” lanjutnya. 

Selain itu, Denon menuturkan, penerbangan dengan helikopter tidak seperti penerbangan dengan airlines yang terjadwal. Penumpang bisa berangkat kapan saja asal tidak di atas pukul 18.00 WIB. 

Karena infrastruktur penunjang untuk penerbangan malam belum ada. “Kalau pakai helikopter ini moda bisnisnya carter. Jadi jam terbangnya juga tidak terjadwal. Berangkatnya sesuai dengan keperluan,” tuturnya. 

Untuk paket mudik tahun ini, Ketua Bidang Penerbangan Tidak Terjadwal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) itu mengungkapkan, sejauh ini ada 15 calon penumpang yang sudah menanyakan tanggal penerbangan.  Sementara yang sudah reserved ada tiga penumpang. 

Sedangkan rute mudik, yang paling diminati adalah rute Jakarta-Bandung. Selain itu, ada Jakarta-Sukabumi dan Jakarta-Cirebon. “Kalau di Cirebon atau Sukabumi, kami biasanya landing di open area dengan seizin pemerintah daerah, kepolisian, atau TNI setempat,” ungkapnya.  

Di luar paket mudik, Denon menjelaskan, peminat jasa penerbangan dengan helikopter justru cukup tinggi. Dalam sehari, pihaknya bisa melayani rata-rata dua penerbangan. Sementara sebulan mencapai 40 penerbangan.

Rute penerbangan yang paling banyak diminati biasanya dari Jakarta ke Bandung, Anyer, Cirebon, Sukabumi, Cikarang, Cikampek, dan sekitar Bogor. Helicity baru resmi dirilis pada Desember 2017. “Biasanya keperluan penumpang itu ada pertemuan mendadak atau kunjungan keluarga yang harus segera,” jelasnya.  

Untuk profesi penumpang, Denon mengungkapkan, saat ini sudah makin variatif. Mulai para pengusaha dan profesional muda, artis, keluarga, serta nasabah perbankan. “Jadi nasabah emerald (premium) dapat diskon kalau terbang dengan helicity. Dan ini animonya cukup tinggi,” ungkapnya.  

Ke depan, Denon berniat menambah armadanya dari yang saat ini lima menjadi tujuh helikopter. Empat di antaranya akan digunakan untuk helicity dan sisanya untuk helikopter di wilayah pertambangan.

Dengan penambahan jumlah armada tersebut, pihaknya berharap, frekuensi penerbangan dengan helicity bisa bertambah. Selain itu, tahun depan, Whitesky Aviation akan membikin heliport di Bandara International Soekarno-Hatta.

Dengan adanya heliport tersebut, pihaknya akan menawarkan helikopter transport yang terkoneksi dengan airline. “Misalnya naik Garuda sampai airport, kemudian ke tengah kota naik helikopter. Ini mungkin kepentingan bisnis, family, atau misalnya ada yang sakit. Kami sudah mendapat izin dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan Angkasa Pura II. Jadi habis Lebaran bisa langsung konstruksi,” imbuhnya. (ken/rom/k8)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 10:24

DUH PAYAH..!! Persentase Kelulusan CPNS Masih Rendah

TANA PASER–Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Assessment…

Selasa, 13 November 2018 07:35

Tugboat Batu Bara Tenggelam di Perairan Bunyu, Dua ABK Belum Ditemukan

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi.…

Selasa, 13 November 2018 06:41

YESS..!! Merpati Siap Kembali Mengudara Tahun Depan

JAKARTA – Setelah mengalami penghentian operasi pada 2014 silam, maskapai…

Senin, 12 November 2018 11:00

KENA PAJAK..?? Menteri Keuangan Bakal Wajibkan Mahasiswa Miliki NPWP

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana mewajibkan seluruh mahasiswa…

Senin, 12 November 2018 10:37

Angel dan Jose Makin Intim, Dikabarkan Sudah Menikah

Hubungan Angel Karamoy dengan sutradara Jose Poernomo makin intim. Buktinya,…

Senin, 12 November 2018 10:28

Marquez Rayakan Gelar Dunia ke 7 di Kampung Halaman

UNTUK merayakan gelar juara dunia ketujuhnya, atau kelima di kelas…

Senin, 12 November 2018 10:20

LUCU JUGA..!! Perusahaan Air Masih Terkendala Air

TANA PASER–Sepekan terakhir, masyarakat Paser, khususnya Kecamatan Tanah Grogot, mengeluhkan…

Senin, 12 November 2018 08:49

Klasifikasikan Kualitas Pasangan, Kemampuan Biologis Juga Ditanya

Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah berhasil menyelenggarakan pernikahan mubarakah, Minggu (11/11).…

Minggu, 11 November 2018 11:11

Pulang, KRI Bima Suci Banyak Sabet Penghargaan

 Setelah mengelilingi lima negara selama 100 hari untuk mengikuti event…

Minggu, 11 November 2018 11:10

Kasihan Banget..!! Banyak Guru Honor yang Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu Per Bulan

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Didi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .