MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 10 Juni 2018 15:00
Fleksibel, Terbang Kapan Saja, Bisa Mendarat di Mana-Mana

Keluarkan Kocek Lebih Dalam Mudik Pakai Helikopter

PROKAL.CO, Pilihan moda transportasi untuk mudik makin bervariatif. Bagi yang berkocek tebal bisa mudik menumpang helikopter.

JASA ini bisa dimanfaatkan bagi mereka yang ingin mudik ke daerah Jawa Barat, Jakarta, dan sekitarnya. PT Whitesky Aviation yang menyediakan layanan kelas eksekutif tersebut. Jasa transportasi antarkota itu disebut helicity.  

CEO PT Whitesky Aviation Denon Prawiraatmaja menuturkan, selama bulan puasa ini, pihaknya sengaja menyediakan paket mudik dengan helikopter. Sehingga ada diskon dari harga normal. “Jadi biasanya kalau harga normal Jakarta-Bandung itu dari Rp 18 juta menjadi hanya Rp 12 juta untuk kapasitas empat orang. Kalau yang helikopter berkapasitas 6 orang, harganya Rp 16 juta, dari harga normalnya Rp 24 juta,” jelasnya, kemarin (9/6).

Menurut pria 46 tahun itu, ada beberapa kelebihan dari paket mudik dengan helikopter. Di antaranya dari segi durasi perjalanan. Misalnya untuk menuju ke Bandung biasanya ditempuh dalam waktu rata-rata 4 jam dengan kereta api dan mobil pribadi. Namun saat arus mudik, durasi perjalanan dengan mobil pribadi, cenderung lebih lama. 

Dengan menaiki helikopter, durasi perjalanan ke Kota Kembang tersebut bisa dipangkas menjadi hanya 40 menit. “Kadang kalau ada angin yang mendorong dari belakang, malah bisa cuma 38 menit sudah sampai Bandung dari Jakarta,” katanya.  

Kelebihan berikutnya, lanjut Denon, fleksibilitas mudik dengan helikopter jauh lebih tinggi. Sebab, saat ini, Whitesky Aviation memiliki 203 titik pendaratan di wilayah Jakarta dan 53 di kawasan Bandung. 

Banyaknya titik pendaratan tersebut memudahkan penumpang untuk terbang di wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya. Dia mencontohkan, semisal calon penumpang tinggal di wilayah Karet, maka bisa langsung terbang dari Hotel Shangri-La. Begitu juga dengan lokasi pendaratan di Bandung. “Jadi kalau penumpang ingin mendarat langsung di kawasan Dago Atas ya bisa,” lanjutnya. 

Selain itu, Denon menuturkan, penerbangan dengan helikopter tidak seperti penerbangan dengan airlines yang terjadwal. Penumpang bisa berangkat kapan saja asal tidak di atas pukul 18.00 WIB. 

Karena infrastruktur penunjang untuk penerbangan malam belum ada. “Kalau pakai helikopter ini moda bisnisnya carter. Jadi jam terbangnya juga tidak terjadwal. Berangkatnya sesuai dengan keperluan,” tuturnya. 

Untuk paket mudik tahun ini, Ketua Bidang Penerbangan Tidak Terjadwal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) itu mengungkapkan, sejauh ini ada 15 calon penumpang yang sudah menanyakan tanggal penerbangan.  Sementara yang sudah reserved ada tiga penumpang. 

Sedangkan rute mudik, yang paling diminati adalah rute Jakarta-Bandung. Selain itu, ada Jakarta-Sukabumi dan Jakarta-Cirebon. “Kalau di Cirebon atau Sukabumi, kami biasanya landing di open area dengan seizin pemerintah daerah, kepolisian, atau TNI setempat,” ungkapnya.  

Di luar paket mudik, Denon menjelaskan, peminat jasa penerbangan dengan helikopter justru cukup tinggi. Dalam sehari, pihaknya bisa melayani rata-rata dua penerbangan. Sementara sebulan mencapai 40 penerbangan.

Rute penerbangan yang paling banyak diminati biasanya dari Jakarta ke Bandung, Anyer, Cirebon, Sukabumi, Cikarang, Cikampek, dan sekitar Bogor. Helicity baru resmi dirilis pada Desember 2017. “Biasanya keperluan penumpang itu ada pertemuan mendadak atau kunjungan keluarga yang harus segera,” jelasnya.  

Untuk profesi penumpang, Denon mengungkapkan, saat ini sudah makin variatif. Mulai para pengusaha dan profesional muda, artis, keluarga, serta nasabah perbankan. “Jadi nasabah emerald (premium) dapat diskon kalau terbang dengan helicity. Dan ini animonya cukup tinggi,” ungkapnya.  

Ke depan, Denon berniat menambah armadanya dari yang saat ini lima menjadi tujuh helikopter. Empat di antaranya akan digunakan untuk helicity dan sisanya untuk helikopter di wilayah pertambangan.

Dengan penambahan jumlah armada tersebut, pihaknya berharap, frekuensi penerbangan dengan helicity bisa bertambah. Selain itu, tahun depan, Whitesky Aviation akan membikin heliport di Bandara International Soekarno-Hatta.

Dengan adanya heliport tersebut, pihaknya akan menawarkan helikopter transport yang terkoneksi dengan airline. “Misalnya naik Garuda sampai airport, kemudian ke tengah kota naik helikopter. Ini mungkin kepentingan bisnis, family, atau misalnya ada yang sakit. Kami sudah mendapat izin dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan Angkasa Pura II. Jadi habis Lebaran bisa langsung konstruksi,” imbuhnya. (ken/rom/k8)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 23:00

Pemilih Tak Puas Picu Golput Tinggi

SAMARINDA – Sepekan jelang pencoblosan, potensi golongan putih (golput) di Pilgub Kaltim justru…

Kamis, 21 Juni 2018 14:00
Argentina vs Kroasia

Gempur Habis-habisan

NIZHNY NOVGOROD – Aib terbesar Argentina di ajang Piala Dunia setelah pergantian abad datang pada…

Kamis, 21 Juni 2018 11:00

ADA APA INI..?? Bupati Yusran Sindir Cabup

PENAJAM – Bahasan mengenai pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan pada Debat Kandidat Pasangan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:43

INGAT..!! Perpanjang Libur Kena Sanksi

JAKARTA – Setelah libur panjang Lebaran sejak Sabtu (9/6), para aparatur sipil negara (ASN) diharuskan…

Kamis, 21 Juni 2018 08:42
Cerita Mahasiswa Kaltim di Balik Gelaran Piala Dunia di Rusia (1)

Jual Merchandise, Pecahan 100 Rubel Paling Laris

Piala Dunia 2018 membawa berkah tersendiri bagi mahasiswa Kaltim yang mengenyam pendidikan di Rusia.…

Rabu, 20 Juni 2018 13:00

Nasib Jembatan Tol Teluk Balikpapan Terancam

PENAJAM – Komitmen pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU) menuntaskan…

Rabu, 20 Juni 2018 12:36
Iran vs Spanyol

Percaya De Gea

KAZAN – Kiper Spanyol David de Gea membuat kesalahan besar pada debutnya di Piala Dunia 2018.…

Rabu, 20 Juni 2018 08:25
35.903 Orang Keluar lewat Semayang, Yang Balik Sebelum Pilkada Hanya 5.400-an

Cepat Pulang, demi Masa Depan Kaltim

SAMARINDA – Kekhawatiran angka golongan putih (golput) meninggi pada pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Rabu, 20 Juni 2018 08:20
Pemkab Kukar Klaim Sudah Ajukan Izin Pemanfaatan Kawasan Tahura

Pusat Dituding Setengah Hati

TENGGARONG – Sejumlah objek yang beroperasi di atas Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto bakal…

Rabu, 20 Juni 2018 08:17

Alquran Salah Cetak Belum Ditemukan di Kaltim

SAMARINDA­ – Lembaran Alquran salah cetak beredar. Ayat-ayatnya tidak sesuai sehingga maknanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .