MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 10 Juni 2018 15:00
Fleksibel, Terbang Kapan Saja, Bisa Mendarat di Mana-Mana

Keluarkan Kocek Lebih Dalam Mudik Pakai Helikopter

PROKAL.CO, Pilihan moda transportasi untuk mudik makin bervariatif. Bagi yang berkocek tebal bisa mudik menumpang helikopter.

JASA ini bisa dimanfaatkan bagi mereka yang ingin mudik ke daerah Jawa Barat, Jakarta, dan sekitarnya. PT Whitesky Aviation yang menyediakan layanan kelas eksekutif tersebut. Jasa transportasi antarkota itu disebut helicity.  

CEO PT Whitesky Aviation Denon Prawiraatmaja menuturkan, selama bulan puasa ini, pihaknya sengaja menyediakan paket mudik dengan helikopter. Sehingga ada diskon dari harga normal. “Jadi biasanya kalau harga normal Jakarta-Bandung itu dari Rp 18 juta menjadi hanya Rp 12 juta untuk kapasitas empat orang. Kalau yang helikopter berkapasitas 6 orang, harganya Rp 16 juta, dari harga normalnya Rp 24 juta,” jelasnya, kemarin (9/6).

Menurut pria 46 tahun itu, ada beberapa kelebihan dari paket mudik dengan helikopter. Di antaranya dari segi durasi perjalanan. Misalnya untuk menuju ke Bandung biasanya ditempuh dalam waktu rata-rata 4 jam dengan kereta api dan mobil pribadi. Namun saat arus mudik, durasi perjalanan dengan mobil pribadi, cenderung lebih lama. 

Dengan menaiki helikopter, durasi perjalanan ke Kota Kembang tersebut bisa dipangkas menjadi hanya 40 menit. “Kadang kalau ada angin yang mendorong dari belakang, malah bisa cuma 38 menit sudah sampai Bandung dari Jakarta,” katanya.  

Kelebihan berikutnya, lanjut Denon, fleksibilitas mudik dengan helikopter jauh lebih tinggi. Sebab, saat ini, Whitesky Aviation memiliki 203 titik pendaratan di wilayah Jakarta dan 53 di kawasan Bandung. 

Banyaknya titik pendaratan tersebut memudahkan penumpang untuk terbang di wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya. Dia mencontohkan, semisal calon penumpang tinggal di wilayah Karet, maka bisa langsung terbang dari Hotel Shangri-La. Begitu juga dengan lokasi pendaratan di Bandung. “Jadi kalau penumpang ingin mendarat langsung di kawasan Dago Atas ya bisa,” lanjutnya. 

Selain itu, Denon menuturkan, penerbangan dengan helikopter tidak seperti penerbangan dengan airlines yang terjadwal. Penumpang bisa berangkat kapan saja asal tidak di atas pukul 18.00 WIB. 

Karena infrastruktur penunjang untuk penerbangan malam belum ada. “Kalau pakai helikopter ini moda bisnisnya carter. Jadi jam terbangnya juga tidak terjadwal. Berangkatnya sesuai dengan keperluan,” tuturnya. 

Untuk paket mudik tahun ini, Ketua Bidang Penerbangan Tidak Terjadwal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) itu mengungkapkan, sejauh ini ada 15 calon penumpang yang sudah menanyakan tanggal penerbangan.  Sementara yang sudah reserved ada tiga penumpang. 

Sedangkan rute mudik, yang paling diminati adalah rute Jakarta-Bandung. Selain itu, ada Jakarta-Sukabumi dan Jakarta-Cirebon. “Kalau di Cirebon atau Sukabumi, kami biasanya landing di open area dengan seizin pemerintah daerah, kepolisian, atau TNI setempat,” ungkapnya.  

Di luar paket mudik, Denon menjelaskan, peminat jasa penerbangan dengan helikopter justru cukup tinggi. Dalam sehari, pihaknya bisa melayani rata-rata dua penerbangan. Sementara sebulan mencapai 40 penerbangan.

Rute penerbangan yang paling banyak diminati biasanya dari Jakarta ke Bandung, Anyer, Cirebon, Sukabumi, Cikarang, Cikampek, dan sekitar Bogor. Helicity baru resmi dirilis pada Desember 2017. “Biasanya keperluan penumpang itu ada pertemuan mendadak atau kunjungan keluarga yang harus segera,” jelasnya.  

Untuk profesi penumpang, Denon mengungkapkan, saat ini sudah makin variatif. Mulai para pengusaha dan profesional muda, artis, keluarga, serta nasabah perbankan. “Jadi nasabah emerald (premium) dapat diskon kalau terbang dengan helicity. Dan ini animonya cukup tinggi,” ungkapnya.  

Ke depan, Denon berniat menambah armadanya dari yang saat ini lima menjadi tujuh helikopter. Empat di antaranya akan digunakan untuk helicity dan sisanya untuk helikopter di wilayah pertambangan.

Dengan penambahan jumlah armada tersebut, pihaknya berharap, frekuensi penerbangan dengan helicity bisa bertambah. Selain itu, tahun depan, Whitesky Aviation akan membikin heliport di Bandara International Soekarno-Hatta.

Dengan adanya heliport tersebut, pihaknya akan menawarkan helikopter transport yang terkoneksi dengan airline. “Misalnya naik Garuda sampai airport, kemudian ke tengah kota naik helikopter. Ini mungkin kepentingan bisnis, family, atau misalnya ada yang sakit. Kami sudah mendapat izin dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan Angkasa Pura II. Jadi habis Lebaran bisa langsung konstruksi,” imbuhnya. (ken/rom/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:27

ASTAGA..!! Ketua PSSI Jadi Tersangka

JAKARTA – Ibarat kapal, PSSI kini benar-benar terguncang hebat. Tadi…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:50

Gubernur Siap Kawal Jalur Alternatif ke APT Pranoto

TENGGARONG–Terbukanya jalan alternatif dari Tenggarong ke Bandara APT Pranoto melalui…

Jumat, 15 Februari 2019 10:26

DIPUKULI...!! Gagal Maling Sepeda, Nyawa Pria Kurus Ini Melayang

SAMARINDA- Naas bagi pria yang belum diketahui namanya itu. Ya,…

Jumat, 15 Februari 2019 10:06

Ditanya Siapa yang Mengisi Wakil Bupati, Ini Penjelasan Edi Damansyah

SAMARINDA - Edi Damansyah resmi dilantik Gubernur Kaltim Isran Noor…

Jumat, 15 Februari 2019 09:04

Edi Dilantik Jadi Bupati, Begini Pesan Gubernur Kaltim...

TENGGARONG - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini resmi memiliki pimpinan…

Kamis, 14 Februari 2019 11:59
Pembiayaan Pakai Skema Apa?

BERDOA AJA KUAT-KUAT..!! Jembatan Tol Bisa Dibangun Tahun Ini

BALIKPAPAN – Sebelum akhir tahun ini, pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam…

Kamis, 14 Februari 2019 09:39

Jalan Rusak, 144 Warga Transmigrasi di Paser Terancam Terisolir

TANAH GROGOT - Jalan menuju lokasi transmigrasi di Desa Keladen…

Rabu, 13 Februari 2019 12:44

KENAPA JUGA..?? 2.049 Caleg Tolak Publikasikan Riwayat Hidup

JAKARTA – Tidak semua calon anggota legislatif (caleg) bersedia diketahui…

Rabu, 13 Februari 2019 10:29

Penunjukan Sekda Definitif, Pemprov Tunggu Jawaban Presiden

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor telah menyurati Presiden Republik…

Selasa, 12 Februari 2019 10:35

Ingin Mengulang Kesuksesan Bandara APT Pranoto, Pemprov Berharap Presiden Resmikan Jalan Tol

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim terus menawarkan kepada staf Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*