MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 10 Juni 2018 06:17
Menolak Lupa: 20 Tahun Belum Kembali
TANPA KEJELASAN: Di momen 20 tahun reformasi, nasib para aktivis kemanusiaan yang hilang belum kunjung menemukan titik terang.

PROKAL.CO, class="Default">LANGIT kota wangi polusi di sepanjang Mei 1998. Jutaan kaki berderap-derap menduduki gedung DPR. Jutaan kepalan tangan dalam satu mimpi: reformasi hari ini atau nggak sama sekali! Namun, sayang, revolusi lahir selalu dari genangan darah dan air mata. Hingga hari ini, masih ada 13 nama yang nggak pernah lagi tampak di beranda rumah sejak aksi massa menuntut reformasi pada ’98 pecah.

Di antara deretan nama orang yang hilang tersebut, ada Petrus Bima Anugrah alias Bimo Petrus yang akrab juga disapa Bimpet. Dia adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang kemudian melanjutkan langkah pergerakannya menuju ibu kota. Di sana, dia aktif mengorganisasi aksi massa buruh serta petani dengan kolektif aktivis lain. Misalnya, Partai Rakyat Demokrat (PRD) serta Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID).

Nama Bimo kian moncer di kalangan mahasiswa yang aktif dari pergerakan advokasi buruh dan petani di sepanjang Surabaya, Solo, dan banyak kota lain. Hal itu nggak lepas dari kegigihan Bimpet yang nggak gentar bergerak sebagai aktivis mahasiswa pro demokrasi. Di pertengahan Maret 1998, Bimpet dinyatakan hilang. Menginjak 2018 yang juga menandai 20 tahun reformasi, berarti pula udah 20 tahun lamanya Bimpet lenyap tiada yang tahu rimbanya.

Di balik belum jelasnya nasib deretan nama yang hilang, kepedihan berkepanjangan tentu juga terus dirasakan para keluarga yang menanti nasib mereka. Termasuk keluarga Bimo Petrus. ’’Saya sudah peringatkan. Nak, yang kamu lawan itu adalah tembok beton besar,’’ kenang Oetomo, ayah Bimo Petrus. ’’Tapi, dia menjawab, ’Tidak mengapa. Paling tidak, akulah yang menabrak tembok itu’. Saya bangga punya anak seberani itu,’’ terangnya dengan tegar.

Hadirnya reformasi diiringi pula dengan represi yang dilakukan pemerintahan pada saat itu, Orde Baru, terhadap para aktivis. Penculikan, penembakan, serta kekerasan kemanusiaan lain hingga hari ini belum juga bersua dengan keadilan. ’’Saya tahu ada banyak aktor yang terlibat di balik peristiwa-peristiwa tersebut. Kalau beberapa tokoh mau buka suara, semua sebenarnya mungkin bisa terungkap. Tapi, pertanyaannya, apa berani dia?’’ tutur Oetomo.

Sejak 30 Maret 1998, Bimo Petrus nggak pernah lagi pulang ke kampung halaman. Orang tuanya berada dalam sunyi hampir 20 tahun tanpa kepastian. ’’Saya sebagai orang tua sudah pasrah. Saya tidak pernah berharap apa-apa lagi pada negara. Kalau bagaimanapun nasibnya sekarang, setidaknya hati saya lega. Lewat pemikiranya, dia mampu meruntuhkan tiran dan mengubah sekitarnya. Semangat itu yang saya harap terus tumbuh dan berlipat ganda,’’ kenang Oetomo.

Sebagaimana kata Tan Malaka dalam buku Dari Penjara ke Penjara,’’Barang siapa yang menghendaki kemerdekaan buat umum, maka ia harus sedia dan ikhlas menderita kehilangan kemerdekaanya sendiri’’. Pada momen 20 tahun reformasi ini, apakah keberanian dan semangat Bimpet dkk udah ada pada diri kita sebagai generasi masa kini? Let's ask and reflect it ourselves. (ren/c22/nrm)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 07:12

Attack on Titan/Human

PERJUANGAN Eren dan kawan-kawan dalam melindungi umat manusia di serial Shingeki no Kyojin atau Attack…

Kamis, 21 Juni 2018 07:07

KRONIK MANUSIA DAN TITAN

MELIHAT keseruan Eren dan kawan-kawan dalam menghadapi Titan emang nggak ada habisnya. Selalu berhasil…

Kamis, 21 Juni 2018 07:02

Mengabdi demi Mencerdaskan Negeri

SEKARANG enggak sulit menemukan komunitas menjadi volunteer alias relawanyang rela menyisihkan waktu…

Kamis, 21 Juni 2018 06:59

Kenalkan Permainan Zaman Old Kepada Generasi Zaman Now

Oleh: Balikpapan Youth Spirit SABTU (2/6), tepat di hari ke-17 Ramadan dan sehari setelah peringatan…

Kamis, 21 Juni 2018 06:55

Temanku Serigala Berbulu Domba

PASTINYA semua Zet Rangers pernah memiliki teman atau sekadar kenal dengan seseorang bermuka dua, atau…

Kamis, 21 Juni 2018 06:51

Cara Memulai Bisnis

AGAR Indonesia bisa menjadi negara maju dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, seenggaknya jumlah entrepreneur…

Rabu, 20 Juni 2018 07:12

Buat Karya Seni Dipahami

PAMERAN seni adalah ruang bagi seniman untuk mempertemukan karyanya dengan audiens. Namun, acap kali…

Rabu, 20 Juni 2018 07:10

Merintis dari Pameran Pribadi

BERNAMA lengkap Multaza Akbar Junaedi, remaja ini tertarik di bidang kuratorial sejak menginjak bangku…

Rabu, 20 Juni 2018 07:09

Haram bagi Kurator

EMANG sih, tafsir terhadap seni kontemporer cukup beragam dan bebas-bebas aja. Tapi, nggak lantas tidak…

Rabu, 20 Juni 2018 07:07

Gagas Kegiatan Seni di Kampus dengan Inovasi

YUK kenalan dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Kreativitas dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .