MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 08 Juni 2018 15:04
APA ALASANNYA? Kepala BPIP Mundur, Tulis Pesan di Media Sosial

PROKAL.CO, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan kaget dan mempertanyakan mundurnya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif.

Yudi mundur saat BPIP tengah menjadi sorotan sejumlah kalangan karena persoalan gaji dan hak keuangan Dewan Pengarah.

Meskipun isu itu sudah reda dan pemerintah telah melakukan klarifikasi, sekarang tiba-tiba Yudi menyatakan mundur dari jabatannya. "Ini ada apa di internal BPIP? Ini memberi kesan, selama ini baik-baik saja, tapi ternyata ada permasalahan internal,” kata Taufik, Jumat (8/6).

Taufik meminta pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengangkat dan melantik Yudi bisa memberikan penjelasan kepada publik ihwal kemunduran itu. Menurutnya, kehadiran BPIP yang diharapkan menjadi harapan baru bagi masyarakat, malah terus-terusan menjadi polemik.

Wakil ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap BPIP tampil, dan menjawab harapan masyarakat dalam kaitan membumikan dan membantu presiden dalam merumuskan arah pembinaan ideologi Pancasila.

"Apalagi di tengah masifnya paham radikalisme, kami sangat berharap BPIP semakin meningkatkan pembinaan ideologi Pancasila,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Yudi mengundurkan diri sebagai Kepala BPIP melalui pesan perpisahan yang beredar di media sosial. "Saya mohon pamit. Segala yang lenyap adalah kebutuhan bagi yang lain, (itu sebabnya kita bergiliran lahir dan mati). seperti gelembung-gelembung di laut berasal, mereka muncul, kemudian pecah, dan kepada laut mereka kembali,” tulis Yudi lewat akun facebook Yudi Latif Dua.

Yudi bercerita tentang awal pembentukan badan itu yang dimulai dari Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Kemudian bertransformasi jadi BPIP per Februari 2018. “Saya merasa, perlu ada pemimpin-pemimpin baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Harus ada daun-daun yang gugur demi memberi kesempatan bagi tunas-tunas baru untuk bangkit. Sekarang, manakala proses transisi kelembagaan menuju BPIP hampir tuntas, adalah momen yang tepat untuk penyegaran kepemimpinan,” ujar Yudi. (boy/jpnn)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 12:10

Belasan Camat yang Dukung Pasangan 01 Itu Bisa Dicopot

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ikut bereaksi atas netralitas camat di…

Sabtu, 23 Februari 2019 12:06

Satelit Nusantara Satu Telah Mengorbit

 CAPE CANAVERAL – Perusahaan tranportasi luar angkasa SpaceX kembali meluncurkan…

Sabtu, 23 Februari 2019 11:49

PARAH..!! Dalam Video, 15 Camat Dukung Paslon, Diperiksa Bawaslu

 MAKASSAR-  Bawaslu Sulsel bergerak cepat mengusut video dukungan capres. Setelah…

Jumat, 22 Februari 2019 12:40

11 Bahasa Dinyatakan Punah

JAKARTA – Badan Bahasa telah mencatat 668 bahasa daerah. Dari…

Jumat, 22 Februari 2019 12:29

BEJAT..!! Pria Ini “Garap” Anak Seminggu 3 Kali

 JAMBI - Pria bejat diringkus polisi. Dia berinisial SMJ (42).…

Jumat, 22 Februari 2019 12:27

BEGH...HEBAT BETUL..!! Napi Ngaku Kapolsek

JAMBI - Anggota Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Jatanras) Polda…

Jumat, 22 Februari 2019 12:12

Dana Desa Jangan Jadi Bahan Kampanye

 JAKARTA – Dana desa sudah dijadikan para pejabat dan caleg…

Jumat, 22 Februari 2019 09:35

Prabowo Kaget Didatangi Mbak Tutut

JAKARTA- Capres Prabowo Subianto hari Rabu (20/2) dibuat sedikit kelabakan.…

Jumat, 22 Februari 2019 09:29

SMSI Persoalkan Hilangnya Iklan Kampanye Melalui Media dalam Jaringan pada Pemilu 2019

JAKARTA- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mempersoalkan hilangnya ketentuan penayangan…

Kamis, 21 Februari 2019 09:20

Jokowi-Ma’ruf Siapkan Dua Juta Saksi

JAKARTA – Kubu capres-cawapres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengerahkan sumber…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*