MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 08 Juni 2018 20:00
8 Tahun Jabat Bupati, Rita Sebut Tekor Rp 146 Miliar
Rita Widyasari

PROKAL.CO, JAKARTA – Selama 8 tahun menjabat bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari mengklaim rugi secara finansial. Sejak dilantik Juni 2010 sampai dijadikan tersangka oleh KPK pada pertengahan 2017, dia mengklaim harus mengeluarkan uang pribadi mencapai Rp 146 miliar.

Uang yang dikeluarkan lewat bendahara pribadi, Sri Ungguk, itu digunakan untuk membayar proposal masyarakat yang diajukan ke dirinya. Termasuk pula membayar biaya tiket pesawat, biaya sewa helikopter, gaji staf khusus, serta beberapa kebutuhan lain yang nilainya berbeda-beda tiap bulan.

Lantas Rita dapat uang dari mana? Menurut bupati perempuan pertama di Kaltim ini, uang tersebut merupakan penghasilan dari empat perusahaan batu bara milik pribadi dan keluarga. Juga kebun sawit, salon kecantikan, dan pusat kebugaran yang semuanya berlokasi di Tenggarong.

“Dari PT Sinar Kumala Naga (perusahaan batu bara) saja tiap bulan saya dapat satu sampai empat miliar. Proposal masyarakat itu bisa dicek kebenarannya,” ucap mantan ketua DPD Golkar Kaltim itu, saat didengar keterangan selaku terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/6) malam.

Disebutkan, konsesi tambang yang jadi sumber penghasilan tadi didapat kala ayahnya, Syaukani Hasan Rais, menjabat bupati Kukar. Bukan diterbitkan sendiri oleh Rita sebagai bupati. “Rata-rata konsesi didapat pada 2007, cuma beberapa ada yang nama pemiliknya saya,” sambung dia.

Jaksa Ahmad Burhanudin tak percaya dengan keterangan Rita. Sebab, dalam catatan KPK, mantan ketua DPRD Kukar itu sempat membelanjakan uang sampai ratusan juta rupiah saat berada di luar negeri. Untuk memastikannya, lewat slide, jaksa menunjukkan rekening koran Bank Mandiri milik Rita.

Jaksa curiga uang didapat bukan hanya dari aset pribadi tapi dari fee proyek yang dikumpulkan orang-orang kepercayaan Rita yang disebut Tim 11. “Saya lupa, mungkin saja saya gunakan,” akunya.

Rita juga mengaku pernah menerima uang sekitar Rp 500 juta dari Junaidi, anggota DPRD Kukar. “Sekitar empat kali saya terima dari Junaidi, saya terima karena bilangnya untuk keperluan partai,” ungkapnya lagi.

Kepada hakim dan jaksa, Rita mengaku menyesal langsung menerima, tanpa pernah bertanya pada Junaidi asal uang tersebut. Yang dia ingat, Junaidi menyerahkan lewat ajudannya, Ibrahim, untuk kemudian disimpan ke Sri Ungguk.

Terkait penerbitan SK izin lokasi perkebunan sawit PT Sawit Golden Prima (SGP), yang menurut KPK terbukti suap, Rita yakin tak langsung dia teken beberapa jam setelah menjabat bupati pada 30 Juni 2010.

“SK saya tanda tangani setelah dilengkapi paraf pejabat terkait, saya juga gak terima apa-apa dari Abun (direktur SGP Hery Susanto Gun),” elaknya. (pra/dwi/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:46

Pansel Tegas..!! Ada "Cacat", 9 Calon Komisioner KPU Kaltim Gugur Diseleksi Berkas

SAMARINDA  –   Seleksi calon komisioner KPU Kaltim 2018-2023 mulai makan korban.…

Sabtu, 17 November 2018 01:31

Penertiban Kopi Pangku Harus Konsisten

TENGGARONG   -   Pengungkapan kasus Human Traficking di warung kopi pangku di jalur…

Sabtu, 17 November 2018 00:02

Tak Mudah Beroperasi Kembali, Izin Merpati Tidak Berlaku

JAKARTA  –  Upaya maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) untuk beroperasi…

Jumat, 16 November 2018 14:28

Berkas Alphard Dilimpahkan ke Kejari Samarinda

SAMARINDA - Perkara dugaan penipuan yang menjerat ketua DPRD Samarinda nonaktif, Alphard Syarief…

Jumat, 16 November 2018 08:27

Belajar dari Ulama “Budek”

Oleh: Bambang Iswanto DI tahun politik, para elite politik harus bisa menahan diri untuk tidak salah…

Jumat, 16 November 2018 06:49

Menanti Solusi Rendahnya Harga TBS

SAMARINDA – Pemerintah tampaknya harus lebih serius dalam menangani penurunan harga tandan buah…

Kamis, 15 November 2018 11:40

BPK Akui Sulit Awasi Desa

BALIKPAPAN - Alokasi dana desa yang saat ini pagunya bisa sampai 2-3 miliar per desa, menjadi tantangan…

Selasa, 13 November 2018 10:24

DUH PAYAH..!! Persentase Kelulusan CPNS Masih Rendah

TANA PASER–Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Assessment Center Kantor Badan…

Selasa, 13 November 2018 07:35

Tugboat Batu Bara Tenggelam di Perairan Bunyu, Dua ABK Belum Ditemukan

TARAKAN – Kecelakaan di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi. Kali ini, sebuah…

Selasa, 13 November 2018 06:41

YESS..!! Merpati Siap Kembali Mengudara Tahun Depan

JAKARTA – Setelah mengalami penghentian operasi pada 2014 silam, maskapai pelat merah, Merpati,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .