MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 07 Juni 2018 06:36
Bidik Dana Kelola Rp 3,6 Triliun

Kepesertaan Kaltim Terbaik, Pekerja Informal Rendah

LINDUNGI MASYARAKAT: BPJS Ketenagakerjaan terus berusaha meningkatkan jumlah kepesertaan. Salah satunya mengusulkan untuk menambah jaminan kematian menjadi Rp 30 juta.(dok/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Misi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kalimantan meraih dana kelola pada 2018 sebesar Rp 3,6 triliun tampaknya sulit terwujud. Pasalnya hingga Mei lalu, jumlah kepesertaan perseroan ini masih 35,61 persen. Dan dana kelola yang tercatat, baru Rp 1,1 triliun.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Heru Prayitno mengatakan, kepesertaan yang masih jauh dari target ini menjadi pekerjaan rumah pihaknya. Ditambah beban target yang naik dari tahun lalu. Ia tak menyebutkan realisasi tahun lalu, namun ia mengklaim pihaknya mencapai target.

Jika dibanding data Badan Pusat Statistik (BPS), dari jumlah pekerja yang ada di Kalimantan, jumlah peserta yang aktif baru 35,61 persen atau 1.884.939 peserta aktif. Sementara itu, data BPS total pekerja yang ada di Kalimantan sebanyak 5.292.994 orang.

Lebih rinci, jumlah peserta untuk pekerja formal sebanyak 1.211.402 orang, informal sebesar 148.285 orang. Kemudian, pekerja jasa konstruksi 525.252 orang.

“Jumlah peserta paling rendah ada di Kalimantan Selatan, yakni 24,02 persen dari potensi berdasarkan data BPS. Kemudian, Kalimantan Barat 24,14 persen. Untuk jumlah peserta tertinggi ada di Kalimantan Timur. Sudah mencapai 50,73 persen atau 643.089 orang dari potensi 1.267.771 orang. Secara persentase, kepesertaan di Kalteng sudah 50,07 persen dan Kaltara 45,73 persen,” ucapnya, Rabu (6/6).

Untuk menggenjot kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya sedang mengusulkan perubahan besaran manfaat yang diperoleh bagi peserta bila mengalami kecelakaan atau kematian. Salah satunya santunan bagi peserta yang meninggal mendapatkan jaminan kematian mendapatkan Rp 30 juta dari sekarang Rp 24 juta. Selain itu, memberikan bea siswa bagi dua anak hingga kuliah S-1.

“Ini untuk mencegah kemiskinan karena kalau tidak ada jaminan, santunan dan perhatian keluarga yang ditinggalkan akan mengalami kesulitan,” katanya. Heru menjelaskan, baik peserta pekerja penerima upah (PPU) maupun pekerja bukan penerima upah (PBPU) sama-sama mendapatkan manfaatkan yang sama.

“Manfaat banyak sekali. Ada jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun. Baik peserta pekerja formal maupun nonformal manfaat sama tidak dibedakan dan nominal sama. Hanya perbedaan di manfaat santunan saja,” bebernya.

Misalnya, pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali gaji. Kalau PBPU itu gajinya Rp 1 juta berarti dapat Rp 48 juta. “Terus biaya pemakaman, uang duka, pengobatan itu sama. Bagi peserta PBPU (nonformal) cukup membayar Rp 36.800 dapat tiga manfaat,” sambungnya.

Karena itu pihaknya mendorong perusahaan maupun pekerja bukan penerima upah bisa segera mendaftarkan diri. Sebab, ini merupakan jaminan yang ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia. “Jadi, prinsipnya sama gotong royong. Dari statusnya cleaning service sampai direktur sama nggak dibedakan manfaatnya,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 00:07

Mangga Dijamin Paling Murah

BALIKPAPAN  -  Jelang akhir tahun, Hypermat mulai menggelar promo cuci gudang. Tidak tanggung-tanggung,…

Sabtu, 17 November 2018 00:06

Investasi Emas Bisa Jadi Solusi

SAMARINDA  -  Penguatan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) semakin tajam. Memasuki…

Sabtu, 17 November 2018 00:05

Proyek IDD Tetap Jalan

BALIKPAPAN  –  Meski lepas dari target operasi, Chevron tetap akan melanjutkan proyek…

Sabtu, 17 November 2018 00:04

Sulap Limbah CPO Jadi Pembangkit Listrik

BALIKPAPAN  -  PT REA Kaltim Plantation berhasil menciptakan peluang baru dari sektor perkebunan…

Sabtu, 17 November 2018 00:02

Neraca Dagang Indonesia Kembali Defisit

JAKARTA  -  Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit. Pada Oktober lalu, defisit neraca…

Sabtu, 17 November 2018 00:01

Positif, Rupiah Terbaik Asia

JAKARTA  –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menanjak signifikan…

Sabtu, 17 November 2018 00:00

Produk Kertas Mulai Terdampak

SURABAYA –  Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar berdampak pada harga jual…

Jumat, 16 November 2018 06:47

Bankaltimra Masih Butuh Tambahan Modal Inti

SAMARINDA – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) masih memerlukan penambahan…

Jumat, 16 November 2018 06:43

Citilink Ambil Alih Operasi Sriwijaya Air

JAKARTA – Tren generasi milenial yang kerap bepergian menjadi target market bagi maskapai penerbangan.…

Jumat, 16 November 2018 06:41

BI Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 6 Persen

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 14-15 November 2018 memutuskan menaikkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .