MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 07 Juni 2018 06:36
Bidik Dana Kelola Rp 3,6 Triliun

Kepesertaan Kaltim Terbaik, Pekerja Informal Rendah

LINDUNGI MASYARAKAT: BPJS Ketenagakerjaan terus berusaha meningkatkan jumlah kepesertaan. Salah satunya mengusulkan untuk menambah jaminan kematian menjadi Rp 30 juta.(dok/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Misi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kalimantan meraih dana kelola pada 2018 sebesar Rp 3,6 triliun tampaknya sulit terwujud. Pasalnya hingga Mei lalu, jumlah kepesertaan perseroan ini masih 35,61 persen. Dan dana kelola yang tercatat, baru Rp 1,1 triliun.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Heru Prayitno mengatakan, kepesertaan yang masih jauh dari target ini menjadi pekerjaan rumah pihaknya. Ditambah beban target yang naik dari tahun lalu. Ia tak menyebutkan realisasi tahun lalu, namun ia mengklaim pihaknya mencapai target.

Jika dibanding data Badan Pusat Statistik (BPS), dari jumlah pekerja yang ada di Kalimantan, jumlah peserta yang aktif baru 35,61 persen atau 1.884.939 peserta aktif. Sementara itu, data BPS total pekerja yang ada di Kalimantan sebanyak 5.292.994 orang.

Lebih rinci, jumlah peserta untuk pekerja formal sebanyak 1.211.402 orang, informal sebesar 148.285 orang. Kemudian, pekerja jasa konstruksi 525.252 orang.

“Jumlah peserta paling rendah ada di Kalimantan Selatan, yakni 24,02 persen dari potensi berdasarkan data BPS. Kemudian, Kalimantan Barat 24,14 persen. Untuk jumlah peserta tertinggi ada di Kalimantan Timur. Sudah mencapai 50,73 persen atau 643.089 orang dari potensi 1.267.771 orang. Secara persentase, kepesertaan di Kalteng sudah 50,07 persen dan Kaltara 45,73 persen,” ucapnya, Rabu (6/6).

Untuk menggenjot kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya sedang mengusulkan perubahan besaran manfaat yang diperoleh bagi peserta bila mengalami kecelakaan atau kematian. Salah satunya santunan bagi peserta yang meninggal mendapatkan jaminan kematian mendapatkan Rp 30 juta dari sekarang Rp 24 juta. Selain itu, memberikan bea siswa bagi dua anak hingga kuliah S-1.

“Ini untuk mencegah kemiskinan karena kalau tidak ada jaminan, santunan dan perhatian keluarga yang ditinggalkan akan mengalami kesulitan,” katanya. Heru menjelaskan, baik peserta pekerja penerima upah (PPU) maupun pekerja bukan penerima upah (PBPU) sama-sama mendapatkan manfaatkan yang sama.

“Manfaat banyak sekali. Ada jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun. Baik peserta pekerja formal maupun nonformal manfaat sama tidak dibedakan dan nominal sama. Hanya perbedaan di manfaat santunan saja,” bebernya.

Misalnya, pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali gaji. Kalau PBPU itu gajinya Rp 1 juta berarti dapat Rp 48 juta. “Terus biaya pemakaman, uang duka, pengobatan itu sama. Bagi peserta PBPU (nonformal) cukup membayar Rp 36.800 dapat tiga manfaat,” sambungnya.

Karena itu pihaknya mendorong perusahaan maupun pekerja bukan penerima upah bisa segera mendaftarkan diri. Sebab, ini merupakan jaminan yang ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia. “Jadi, prinsipnya sama gotong royong. Dari statusnya cleaning service sampai direktur sama nggak dibedakan manfaatnya,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 06:44

Ujian Rupiah Berlanjut

JAKARTA – Setelah sentimen pertemuan G-7 (Grup 7) yang mempertemukan kelompok negara-negara maju…

Kamis, 21 Juni 2018 06:34

Arus Balik, Konsumsi Pertamax Naik 17 Persen

JAKARTA – Memasuki masa arus balik H+4 Lebaran 2018, Satuan Tugas (Satgas) PT Pertamina (Persero)…

Kamis, 21 Juni 2018 06:33

Petani Belum Merdeka

NGAWI – Musim panen padi sudah di depan mata. Namun bukannya senang, sejumlah petani di Ngawi…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Lima Bulan, 4.343 Izin Usaha Masuk

MANADO — Iklim investasi di Manado menjanjikan. Buktinya, periode Januari hingga Mei tahun ini,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:31

Pacu Inflasi Tinggi

MANADO — Omzet sejumlah ritel meningkat saat momen Lebaran. Bahkan, sejak tiga hari sebelum perayaan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:30

Minta Kelonggaran Aturan KPR

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Selasa, 19 Juni 2018 06:16

Diimbau Tidak Bawa Keluarga ke Kaltim

SAMARINDA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim mengimbau masyarakat yang mudik pada libur Lebaran tahun…

Selasa, 19 Juni 2018 06:12

Lewati Prediksi, Penumpang Mudik Tumbuh 25 Persen

BALIKPAPAN – PT Angkasa Pura I Balikpapan memprediksi puncak arus balik di Bandara Internasional…

Selasa, 19 Juni 2018 06:11

Kunjungan Wisata di Samarinda Meningkat

SAMARINDA - Jelang berakhirnya libur Idulfitri, kunjungan masyarakat ke beberapa objek wisata di Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .