MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 04 Juni 2018 08:30
Santun Jadi Modal Utama

PROKAL.CO, DALAM memberikan nasihat dakwah, yang pertama adalah dengan hikmah. Ini prinsip pertama yang hendaknya digunakan. Jika dengan hikmah orang sudah bisa menerima dakwah, maka tidak perlu sampai menggunakan mauizatil hasanah (nasihat yang baik/bijak). Apalagi dengan jidal (mengadu argumen). Meskipun dengan jidal yang terbaik sekalipun.

Dalam dakwah, kami mengedepankan Bil Hikmah wal Mauizatil Hasanah. Dakwah yang santun,” terang Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Balikpapan KH Muhammad Muhlasin.

Metode dakwah ini terbukti efektif. NU menjadi salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Di Kaltim, semua kabupaten dan kota sudah memiliki cabang. Bahkan di Balikpapan sudah punya Badan Otonom (Banom) dan Majelis Wakil Cabang (MWC), ranting, dan anak ranting.

“NU (di Balikpapan) telah eksis puluhan tahun. Geliat perjuangannya makin terasa dalam 10 tahun terakhir,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Al Izzah itu.

Sejak didirikan pada 1926 oleh KH Hasyim Asy'ari, NU memang langsung menyebar ke berbagai wilayah di Nusantara. Para ulama tidak mengalami kesulitan berarti mengajak orang-orang untuk menjunjung tinggi Islam dan berjuang di Tanah Air melalui NU. Sebab, para ulama sudah menjalin hubungan melalui para guru atau pesantren.

Di Kaltim, NU sudah berkembang sejak 1933. Setidaknya bisa dilacak di Kabupaten Berau, 12 jam perjalanan darat ke sebelah utara dari Samarinda. Faktor utama penerimaan Nusantara terhadap NU adalah karena jauh sebelum NU lahir dalam bentuk jamiyah (organisatoris), ia terlebih dulu ada dan berwujud jamaah. Yang terikat kuat oleh aktivitas sosial keagamaan yang mempunyai karakter sama (Pertumbuhan dan Perkembangan NU, Choirul Anam, 2010).

“Para pengurus NU menyadari jika tugasnya hanya berdakwah. Tidak pernah bicara hasil,” sebut Muhlasin.

Untuk medianya banyak. NU memiliki kegiatan-kegiatan seperti majelis taklim, istighosah kubro, manaqib, ataupun tablig akbar. Untuk zaman milenial saat ini, disebut Muhlasin, jika NU Balikpapan punya lembaga Ta’lif wan Nasr. Yang secara khusus dan rutin update dan share dakwah melalui media sosial.

“Disampaikannya pun sama. Secara santun. Tidak memaksa. Tidak head to head dengan adat istiadat dan budaya. Ini yang membuat NU mampu meraih simpatik masyarakat sejak ulama sepuh terdahulu,” ujarnya.

Program dakwah NU kini tak lagi fokus di podium. Sejak muktamar dan konferensi besar tahun lalu, NU lebih konsentrasi pada dua bidang. Yakni kesehatan dan perekonomian. Untuk kesehatan, rencana dibangun klinik NU. “Syukur-syukur bisa bangun Rumah Sakit NU,” sambungnya. Sementara untuk perekonomian, NU akan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang kemandirian NU sebagai organisasi.

Sementara untuk generasi muda, ada akidah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Aswaja ala NU sebagaimana yang dirumuskan KH Hasyim Asy’ari dalam kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah- memiliki tiga dasar dalam berislam. Pertama, akidah NU merujuk pada Imam Abu Musa al-Asya’ari dan Abu Hasan Al-Maturudi. Karena itu adalah pilihan yang paling moderat. Pilihan yang paling relevan dalam konteks kehidupan masa kini dan masa yang akan datang.

“Sebagai organisasi terbesar di dunia, NU punya kepentingan yang besar terhadap Islam, NKRI, dan peradaban dunia. Karena itu, kami banyak memiliki program kader dan pendidikan. Salah satunya melalui Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU),” kata Muhlasin. (timkp)


BACA JUGA

Senin, 14 Januari 2019 08:38

Nelayan Hanya Kaya Lautan

Takkan ada ikan gurih di meja makan, tanpa ada jerih…

Senin, 14 Januari 2019 08:23

Terancam Zonasi Segara

MENGGELUTI profesi nelayan di tengah gempuran pertambangan di Kaltim, bukan…

Senin, 14 Januari 2019 08:07

Nelayan Penjaga Kedaulatan

BERBAGAI persoalan ternyata dihadapi nelayan di Kaltim. Tak hanya persoalan…

Senin, 14 Januari 2019 07:56

Diklaim Bawa Perubahan

NELAYAN sebagai tulang punggung industri perikanan nasional memiliki fungsi penting.…

Jumat, 11 Januari 2019 09:24

Menangkal Kekalahan Durian Lokal

Musim hujan datang. Tiba pula musim durian. Kasar, berduri, kurang…

Jumat, 11 Januari 2019 09:20

Benarkah Durian Memicu Kolesterol Naik?

SELURUH penjuru dunia mengenal durian sebagai raja buah tropis. Namun,…

Jumat, 11 Januari 2019 09:19

Kontroversi Durian di Pesawat, Boleh Bawa, Redam Baunya

PENUMPANG Sriwijaya Air rute Bengkulu–Jakarta sempat heboh. Lantaran pesawat dengan…

Jumat, 11 Januari 2019 09:17

Buah Kerajaan, Penyubur bagi Perempuan

ALFRED Russel Wallace, seorang ahli botani yang kali pertama memberikan…

Senin, 07 Januari 2019 08:52

Jangan Fobia Disleksia

Setiap individu dilahirkan jenius dengan cara yang berbeda. Anda tak…

Senin, 31 Desember 2018 08:39

Tahun Baru, Yuk..!! Wujudkan Resolusi Baru

Tahun 2019 sudah di depan mata. Resolusi tahun baru pun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*