MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 02 Juni 2018 10:58
WNA di Berau Semuanya Pemegang Kitas
Muhammad Kacung

PROKAL.CO, TANJUNG REDEBKantor Imigrasi klas III Tanjung Redeb pastikan sebanyak 52 warga negara asing (WNA) yang  terdaftar bekerja di Kabupaten Berau. Yakni di perusahaan perkebunan kelapa sawit dan perusahaan tambang. Mereka semua adalah pemegang kartu izin tinggal terbatas (kitas).

Kepala Kantor Imigrasi klas III Tanjung Redeb Mumammad Kacung mengungkapkan,  rata-rata tenaga kerja asing (TKA) tersebut berperan sebagai penanam modal di perusahaan sawit, dengan jumlah 2–3 orang.

“Sedangkan warga Indonesia yang bekerja di perusahaan asing tersebut mencapai 1.200," ujar Kacung, Kamis (31/5).

Menurut Kacung, keberadaan perusahaan  asing tersebut cukup positif, karena membuka lapangan pekerjaan bagi warga Indonesia. Dia menyatakan menyambut baik apa yang menjadi program pemerintah daerah memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Apakah selama ini ada TKA yang dipulangkan ke negara asalnya lantaran tidak memperpanjang Kitas? Menurut Kacung, hingga sekarang kasus tersebut belum ditemukan.

 "Belum ada, karena sejauh ini WNA yang bekerja di Berau ini termasuk orang yang datang untuk menanam modal. Jadi bukan yang bekerja," tambahnya.

Ditegaskan Kacung, ada beberapa faktor yang menjadi acuan pihak Imigrasi melakukan pemulangan, diantaranya WNA terlibat kasus pidana atau akibat surat yang dipersyaratkan tidak lengkap. "Namun sejauh ini kami belum menemukan WNA yang terlibat kasus tertentu," tambahnya.

Mengenai jangka waktu WNA yang bekerja di Berau, disebutkan berbeda-beda. Mulai dari enam bulan, setahun, atau dua tahun. Bergantung pada izin tinggal terbatas yang bersangkutan.

“Untuk yang tinggal sebulan atau setahun bisa diperpanjang. Namun setelah lima tahun mereka kami minta keluar dulu dari Indonesia untuk membuat visa baru lagi. Karena mereka tidak akan menjadi warga negara Indonesia," bebernya.

Terkait pengawasan kitas, Kacung menerangkan pihaknya  tetap melakukan pengawasan. Meskipun demikian, rata-rata di Berau warga negara asing yang bekerja di perkebunan sawit biasanya selalu rajin mengurus kitas sebelum berakhir.

"Kalau untuk pengawasan kitas, sudah ada tim migrasi yang melakukan pengawasan. Tapi rata-rata sampai saat ini WNA yang terfatar bekerja biasanya mengurus perpanjangan terlebih dahulu. Karena mereka tidak mau bermasalah," tegasnya. (*/oke/san/k9)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 10:36

Tak Semua Parpol Mendaftar

PENAJAM – Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Rabu, 18 Juli 2018 10:34

Demokrat Targetkan Dua Kursi Tiap Dapil

TANA PASER – Menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019,  Dewan…

Rabu, 18 Juli 2018 10:33

Koperasi TKBM Sumber Karya Berjaya Lagi

TANA PASER – Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Sumber Karya Pelabuhan Tana Paser kembali…

Rabu, 18 Juli 2018 10:29

Sukses Tuan Rumah Harganas

SANGATTA–Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)…

Rabu, 18 Juli 2018 10:28

Pendapatan 2019 Diproyeksikan Rp 2,58 T

SANGATTA–Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memproyeksikan pendapatan daerah 2019…

Rabu, 18 Juli 2018 10:17

Tujuh Parpol Sudah Masuk

SANGATTA–Hari terakhir pendaftaran calon wakil rakyat cukup menyita perhatian kemarin (17/7).…

Rabu, 18 Juli 2018 10:17

Dinas Pendidikan Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB–Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah…

Rabu, 18 Juli 2018 10:16

Sabu-Sabu 3,91 Gram Gagal Diedarkan

BONTANG–Sabu-sabu seberat 3,91 gram berhasil digagalkan peredarannya oleh Unit Opsnal Sat Reskoba…

Selasa, 17 Juli 2018 11:37
Demo Petani Sawit di Kantor Bupati Paser

Tegaskan Instruksi Penetapan Harga

TANA PASER–Kekecewaan para petani sawit dan sejumlah forum serikat lainnya atas anjloknya harga…

Selasa, 17 Juli 2018 11:37

Tuding Perusahaan Turunkan Kualitas Rendemen

Senin (16/7), telah dilakukan aksi damai terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit. Aksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .