MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 02 Juni 2018 10:50
Kecamatan Ini Siaga Banjir dan Longsor

BPBD Pantau Kecamatan Penajam dan Sepaku

SIAGA 24 JAM: Potensi banjir dan longsor masih mengancam di Kabupaten PPU pada musim hujan ini. Salah satunya longsor susulan di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku.

PROKAL.CO, PENAJAM – Bencana banjir dan tanah longsor masih mengintai Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga pertengahan 2018. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU memberlakukan siaga darurat banjir dan tanah longsor sampai Juli 2018.

Hujan dengan intensitas tinggi masih sering melanda sebagian wilayah, yang diklaim rawan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku.

Beberapa kawasan banjir pun sudah dipetakan BPBD. Mulai Tunan di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, berikut Desa Babulu Laut di Kecamatan Babulu, dan Kenangan, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu. Termasuk Desa Bukit Raya dan Kelurahan Sepaku di Kecamatan Sepaku yang menjadi langganan banjir pada awal tahun ini.

Sedangkan kawasan rawan longsor berada di Desa Bukit Raya, Desa Telemow, Kelurahan Sepaku hingga Kelurahan Maridan di Kecamatan Sepaku. Menyusul terjadinya longsor parah di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, 11 April 2018. Longsor terjadi di RT 06 dan RT 07 yang membuat 23 rumah ambruk. Masih terdapat 32 rumah lagi yang berpotensi terkena longsor susulan. Jadi, ada 55 rumah yang akan direlokasi dari kawasan tersebut.

“Pemantauan rutin terus kami lakukan. Melalui posko yang ada di Kantor BPBD. Petugas selama 24 jam bersiaga,” kata Kepala Sub-Bidang (Kasubid) Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten PPU Nurlaila.

Pihaknya melibatkan relawan kebencanaan yang telah dibentuk di setiap kecamatan. Melalui relawan Desa Tangguh Bencana (Destana). Yang merupakan program antisipasi penanggulangan dan penanganan bencana yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam satu desa, terdapat 30 relawan warga yang dilatih untuk melakukan penanganan bencana. Saat ini, baru ada Destana yang telah dibentuk di Kabupaten PPU. Yakni, di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu lalu di Kelurahan Sepaku di Kecamatan Sepaku, dan Desa Api-Api di Kecamatan Waru. Menyisakan Kecamatan Penajam yang belum memiliki Destana. Teman-teman yang ada di Destana juga ikut bersiaga darurat banjir dan tanah longsor ini,” ujar dia.

Nurlaila mengimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir maupun longsor ini. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor. Selain itu, lebih peduli terhadap lingkungan, dengan tidak membuang sampah ke jalur aliran air.

“Berdasarkan pengamatan di lapangan, selain faktor dari alam, banjir yang kerap terjadi di PPU juga disebabkan oleh saluran air yang tersumbat. Apalagi saat ini memasuki masa transisi musim hujan ke musim kemarau,” pungkasnya.  (*/kip/san/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:46

Terkendala Minimnya Anggaran

PENAJAM–Kegiatan pengembangan atlet usia dini di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) olahraga…

Sabtu, 17 November 2018 11:44

Pansel Kantongi Tiga Nama Calon Sekkab

TANA PASER–Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Paser, kini sudah mengantongi…

Sabtu, 17 November 2018 11:43

Pahami Masalah agar Tidak Terprovokasi

PENAJAM–Ada yang berbeda pada kegiatan Majelis Taklim Al-Muhibbin Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 17 November 2018 11:36

Dibatasi, Sehari Hanya Satu Kali ke TPA

PENAJAM–Pengangkutan sampah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terkendala anggaran operasional…

Sabtu, 17 November 2018 11:29

Keniscayaan Perubahan Mentalitas ASN

Dari Seminar Alquran MTQ Korpri IV Nasional di Jakarta, 15 November 2018, ada secuil kisah yang bisa…

Sabtu, 17 November 2018 11:26

Dugaan Cabul Terus Diproses

TANJUNG REDEB–Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Desa Suaran, Kecamatan Sambaliung, saat…

Sabtu, 17 November 2018 11:25

Perpanjang Imunisasi MR hingga Desember

BONTANG–Cakupan imunisasi measless dan rubella (MR) di Kota Bontang  yang rendah menjadikan…

Sabtu, 17 November 2018 11:22

Bangun Embung untuk Kebutuhan Petani

SANGATTA–Pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di kecamatan dalam wilayah Kutim terus berlanjut.…

Sabtu, 17 November 2018 11:21

Dikeluhkan, DLHK Minta Warga Bersabar

TANJUNG REDEB–Bekas pengerukan drainase oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten…

Sabtu, 17 November 2018 11:20

Hasil SKD Minim, Tanda Pemerintah Gagal

BONTANG–Hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS jauh dari harapan. Pasalnya, dari 1.952 peserta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .