MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 29 Mei 2018 07:38
Tunggu Persetujuan Anggaran

Relokasi Korban Longsor Desa Telemow, Pematangan Lahan Sudah 60 Persen

HARUS DIRELOKASI: Korban longsor di RT 06 dan RT 07 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. (DOK/KP)

PROKAL.CO, PENAJAM – Upaya merelokasi korban longsor di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus dilakukan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU tengah melakukan pematangan lahan yang akan dijadikan permukiman korban longsor tersebut.

Pemerintah Desa (Pemdes) Telemow telah membeli tanah yang luasnya sekira 9.400 m2 seharga Rp 60 juta. Lokasinya di belakang SD 016 Sepaku, Jalan Imam Bonjol, RT 01, Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. Kepala Sub Bidang (Kasubid) Kedaruratan BPBD Kabupaten PPU Samudri menerangkan, progres pematangan lahan tersebut telah mencapai 60 persen.

BPBD dibantu menggunakan alat berat milik UPT-PU Kecamatan Sepaku. Dengan tambahan alat berat milik yang dipinjamkan oleh PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU). “Sudah tiga minggu ini dikerjakan. Prosesnya memakan waktu lama, karena ada gunung yang harus diratakan,” katanya saat ditemui belum lama ini.

Nantinya, para korban longsor di RT 06 dan RT 07 Desa Telemow yang rumahnya sudah ambruk, akan menerima lahan seluas 150 m2. Jumlahnya ada 23 rumah. Ditambah dengan 32 rumah lagi yang berpotensi terkena longsor susulan. Sehingga ada 55 rumah yang akan dibangunkan di lokasi itu. Samudri mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan anggaran pembangunan rumah beserta fasilitas penunjangnya untuk korban longsor di Desa Telemow ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beberapa waktu lalu.

“Kalau dihitung-hitung bisa mencapai Rp 7 miliar,” ucapnya. Sambil menunggu kepastian usulan tersebut, dia menyebut untuk saat ini para korban longsor masih mengungsi di kediaman sanak familinya. Yang tak masih berada di sekitaran Desa Telemow. Nantinya, jika usulan tersebut belum mendapat persetujuan dari BNPB, maka pihaknya akan tetap mengupayakan untuk mencarikan anggaran. “Pasti kami akan coba ke provinsi. Kalau pun belum ada hasil, maka kami akan usulkan lewat APBD PPU,” pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diterima awal Mei 2018 lalu, besar kemungkinan terjadi gerakan tanah lagi di sekitar daerah yang telah longsor di Desa Telemow, jika curah hujan turun di atas normal. Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir (tebing curam), tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan. Gerakan tanah lama pun dapat aktif kembali. Sehingga ada 32 rumah lagi yang berpotensi longsor, harus direlokasi,

Menurut data BPBD Kabupaten PPU, ada 23 rumah yang telah mengalami rusak berat itu, terbagi atas 13 rumah di RT 06 yang dihuni oleh 21 kepala keluarga dengan 43 jiwa. Dan 10 rumah di RT 07, dengan jumlah 14 kepala keluarga dan 29 jiwa. Sedangkan untuk korban yang berpotensi terkena longsor susulan adalah 32 rumah di RT 06 dan RT 07, dengan jumlah sekitar 50 kepala keluarga dan 120 jiwa. Untuk diketahui, bencana longsor di Desa Telemow tersebut terjadi pada 11 April 2018, sekira pukul 04.20 Wita. Pemkab PPU pun menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, sejak bencana longsor terjadi. (*/kip/iza/k9)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 10:40

Diharapkan Segera Cair

PENAJAM -  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) berharap pencairan dana bantuan operasional…

Kamis, 15 November 2018 10:39

50 Guru SD Kuaro Ikut Pelatihan K-13

TANA PASER – PT Arjuna Cipta Kreatif bekerja sama dengan PT Kideco Jaya Agung (KJA), menggelar…

Kamis, 15 November 2018 10:38

Perbup APBD Perubahan Tunggu Nomor

PENAJAM - Evaluasi Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P)…

Kamis, 15 November 2018 10:36

Calon Sekkab Diumumkan16 November

TANA PASER – Hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) posisi sekretaris daerah atau…

Kamis, 15 November 2018 10:29

BLK Dinilai Belum Optimal

BONTANG – Balai Latihan Kerja (BLK) Bontang dinilai belum optimal dalam memberikan pelatihan kepada…

Kamis, 15 November 2018 10:29

Daftar Pemilih Masih Diperbaiki

SANGATTA – Data pemilih pesta demokrasi 2019 dalam proses pemutakhiran. Daftar pemilih tetap hasil…

Kamis, 15 November 2018 10:28

Warga Bontang Ditangkap di Nunukan

BONTANG – Seorang warga Bontang berinisial KJ diamankan tim gabungan Satresnarkoba Polres Nunukan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

TANJUNG REDEB - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Berau mengakui…

Kamis, 15 November 2018 10:24

Larangan Miras Jadi Nilai Tambah

Dari sejagad Tanah Air, Kutai Timur (Kutim) telah mendapat penghargaan kabupaten layak pemuda. Dari…

Rabu, 14 November 2018 11:08

Semak Belukar di Desa Lusan Telah Dibuka

TANA PASER–Kunjungan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi beserta istri ke Desa Lusan, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .