MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Jumat, 25 Mei 2018 11:50
Bumil Kurang Gizi, Anak Terlahir Stunting
PERIODE EMAS: Seribu hari pertama kehidupan anak adalah masa yang krusial dalam menunjang tumbuh kembangnya. Sebab itu, para ibu wajib mengonsumsi makanan sehat kaya gizi seimbang dan tidak lupa mengontrol kehamilannya secara rutin.

PROKAL.CO, PEMBENTUKAN tumbuh kembang anak dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupannya (HPK). Yaitu, 270 hari selama dikandung dan 730 hari pada 2 tahun pertama sejak dilahirkan. Sebab itu, sejak awal mengetahui kehamilan, seorang ibu selalu diingatkan untuk memperhatikan asupan makannya.

Menurut ahli gizi Saibatul Hairiyah, mengonsumsi makanan bergizi seimbang selama hamil, mencegah terjadinya hambatan dalam pertumbuhan anak, salah satunya stunting.

Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang akibat kekurangan gizi kronis atau dalam jangka waktu yang lama. Sehingga, tinggi badan anak akan lebih pendek dari anak-anak lain seusianya," terang ahli gizi dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mangkupalas itu.

Anak stunting diketahui jika saat lahir panjang badannya kurang dari 48 sentimeter. Praktik pengasuhan yang tidak baik, kurangnya akses mendapatkan makanan bergizi, serta kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi, menjadi faktor utama stunting.

Tak hanya tubuh yang lebih pendek, risiko kesehatan anak yang stunting juga berhubungan dengan tingkat kecerdasan, mengganggu aktivitas anak, serta berkaitan dengan emosional dan membuat gemuk.

"Pencegahan stunting ialah dengan memperhatikan asupan nutrisi dan gizi sejak 1.000 HPK anak. Sebab itu adalah masa yang sangat krusial dalam menentukan kualitas hidup dan perkembangan manusia. Jika dalam 1.000 HPK, anak kekurangan gizi maka dampaknya akan terbawa seumur hidup,” beber perempuan berjilbab tersebut.

Saiba menegaskan, para ibu sangat berperan penting dalam mencegah stunting tersebut. Saat hamil, disarankan untuk lebih sering mengonsumsi makanan kaya protein, kalsium, dan multivitamin. Selain itu, perlu juga konsumsi makanan yang mengandung omega 3. Serta jangan lupa memeriksa kandungan Anda secara rutin. (*/yuv/*/ni/k8)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:21

Tren Fashion Muslim 2019? Cek Ini

Tahun 2019, merupakan momentun menuju proyeksi Indonesia sebagai kiblat fashion…

Minggu, 17 Februari 2019 11:51

Gini Nih, Kompak Sekeluarga Senada dan Tampil Ceria

BERPAKAIAN kompak atau senada tak hanya milik pasangan. Namun, Anda…

Minggu, 17 Februari 2019 11:49
Banana Blondies

Paduan Pisang dan Cokelat

SALAH satu kue yang bisa diolah dengan cokelat adalah banana…

Minggu, 17 Februari 2019 11:47

Olahan Cokelat Nan Tak Manis Berlebihan

DUNIA kuliner tengah ramai dengan munculnya fenomena dessert box. Selain…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:40

Mau Kulit Putih Mulus Seperti Orang Korea?

Kulit putih bersih seperti orang Korea merupakan dambaan banyak perempuan.…

Minggu, 10 Februari 2019 13:04

Sukses Berbisnis sejak 1985

Membangun usaha memang tidak mudah. Namun yang paling sulit adalah…

Minggu, 10 Februari 2019 13:03

Karyawan Jujur Aset Berharga

SELAIN pada perayaan tertentu, kue selalu menjadi makanan favorit kala…

Minggu, 10 Februari 2019 10:14

Begini Cara Bijak Hadapi Anak dan Gadget

Teknologi memang telah menguasai dunia beberapa tahun belakangan ini. Tak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:12

Kerap Melarang Anak Itu Tidak Baik...??

Kerap melarang anak ternyata tidak baik bagi tumbuh dan kembang…

Kamis, 07 Februari 2019 11:16

Ini Khasiat Minum Lemon Jahe

Secangkir teh herbal bisa menjadi detoks bagi tubuh untuk mengeluarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*