MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 24 Mei 2018 06:58
Bisnis Otomotif Kian Optimistis
MENJANJIKAN: Meningkatnya harga batu bara dan adanya indikasi perbaikan ekonomi pada semester kedua, membuat bisnis otomotif optimistis mengalami peningkatan penjualan.(dok/paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya indikasi perbaikan perekonomian di Bumi Etam menjadi musababnya.

Kepala Cabang Toyota Auto 2000 Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman Muhammad Zainuri mengatakan, meski penjualan akan tumbuh, pihaknya harus terus berinovasi. Pasalnya, konsumen perlu daya tarik lebih agar mau membeli produk. “Di antaranya program-program undian atau hadiah langsung. Serta kerja sama dengan leasing untuk paket uang muka dan cicilan ringan,” ujarnya, Rabu (23/5).

Adanya indikasi perbaikan perekonomian daerah membuat pihaknya optimistis di semester II atau hingga akhir tahun. Penjualan tahun lalu untuk di Kaltim tumbuh 8 persen. Pangsa pasar Toyota di Kaltim ikut naik dari 30 persen tahun lalu, posisi saat ini 36,8 persen.

Produk unggulan Toyota masih di kelas low MPV, yakni Toyota Avanza dengan komposisi 20 persen. Disusul Cayla. Untuk segmen pikap baik 4x4 dan 4x2 diisi Hilux.

Ia berharap, harga batu bara yang terus menguat bisa menjadi angin segar bagi industri otomotif di Kaltim. Kendati demikian, ia berharap pemerintah sebagai regulator mampu mencari potensi ekonomi yang lain. Dikhawatirkan ketika tiba-tiba harga merosot, semua bisnis yang berdampak pada batu bara kewalahan. Hal itu sudah dirasakan dua tahun lalu saat batu bara tiba-tiba terjun bebas.

Owner GHS Auto Salon & Car Accessories, Anton Gunawan mengatakan, dua tahun silam penjualan otomotif tidak menunjukkan tren positif. “Permintaan pemasangan kaca film premium menurun hingga 50 persen,” bebernya.

Namun, memasuki 2018 ini, permintaan mulai meningkat. Utamanya produk Toyota dan Honda yang pihaknya banyak terima. Melihat hal itu pun, pihaknya juga berani memasarkan produk premium lainnya. Seperti, produk Hurricane XCS7, yaitu Voltage Stabilizer.

“Teknologi mobil saat ini sudah canggih, dengan memakai ECU, teknologi VVT-i, VTEC, dan mesin diesel pun sudah memakai teknologi Common Rail. Otomatis kebutuhan listrik di dalam mobil meningkat. Jika tidak menggunakan stabilizer, perform mobil akan menurun,” ulasnya.

Jika kelistrikan di mobil kita lemah, maka semua komponen mesin akan bekerja tidak maksimal. Stabilizer membuat performa aki meningkat 50 persen. Produk baru ini pun menjadi jawaban bahwa saat ini permintaan otomotif memang meningkat. “Dua tahun lalu, saya tidak berani menjual produk selain kaca film. Sekarang saya yakin. Dan pekan ini akan kami kenalkan,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:00

Investor AS Bidik Kos Eksklusif-Healthcare

SURABAYA –  Potensi bisnis real-estate dan healthcare services (layanan kesehatan) di Indonesia…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:57

Begini Strategi Bankaltimtara Syariah Dongkrak Pangsa Pasar

SAMARINDA- Bankaltimtara Syariah terus berusaha meningkatkan sektor ekonomi syariah di Kalimantan Timur.…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:02

Risiko Perbankan Syariah Aman

SAMARINDA - Risiko kredit dan likuiditas perbankan syariah berada pada level yang aman dan lebih rendah…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:01

Perluas Pasar Hasil Laut secara Daring

BALIKPAPAN – Setahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggencarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .