MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 24 Mei 2018 06:58
Bisnis Otomotif Kian Optimistis
MENJANJIKAN: Meningkatnya harga batu bara dan adanya indikasi perbaikan ekonomi pada semester kedua, membuat bisnis otomotif optimistis mengalami peningkatan penjualan.(dok/paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya indikasi perbaikan perekonomian di Bumi Etam menjadi musababnya.

Kepala Cabang Toyota Auto 2000 Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman Muhammad Zainuri mengatakan, meski penjualan akan tumbuh, pihaknya harus terus berinovasi. Pasalnya, konsumen perlu daya tarik lebih agar mau membeli produk. “Di antaranya program-program undian atau hadiah langsung. Serta kerja sama dengan leasing untuk paket uang muka dan cicilan ringan,” ujarnya, Rabu (23/5).

Adanya indikasi perbaikan perekonomian daerah membuat pihaknya optimistis di semester II atau hingga akhir tahun. Penjualan tahun lalu untuk di Kaltim tumbuh 8 persen. Pangsa pasar Toyota di Kaltim ikut naik dari 30 persen tahun lalu, posisi saat ini 36,8 persen.

Produk unggulan Toyota masih di kelas low MPV, yakni Toyota Avanza dengan komposisi 20 persen. Disusul Cayla. Untuk segmen pikap baik 4x4 dan 4x2 diisi Hilux.

Ia berharap, harga batu bara yang terus menguat bisa menjadi angin segar bagi industri otomotif di Kaltim. Kendati demikian, ia berharap pemerintah sebagai regulator mampu mencari potensi ekonomi yang lain. Dikhawatirkan ketika tiba-tiba harga merosot, semua bisnis yang berdampak pada batu bara kewalahan. Hal itu sudah dirasakan dua tahun lalu saat batu bara tiba-tiba terjun bebas.

Owner GHS Auto Salon & Car Accessories, Anton Gunawan mengatakan, dua tahun silam penjualan otomotif tidak menunjukkan tren positif. “Permintaan pemasangan kaca film premium menurun hingga 50 persen,” bebernya.

Namun, memasuki 2018 ini, permintaan mulai meningkat. Utamanya produk Toyota dan Honda yang pihaknya banyak terima. Melihat hal itu pun, pihaknya juga berani memasarkan produk premium lainnya. Seperti, produk Hurricane XCS7, yaitu Voltage Stabilizer.

“Teknologi mobil saat ini sudah canggih, dengan memakai ECU, teknologi VVT-i, VTEC, dan mesin diesel pun sudah memakai teknologi Common Rail. Otomatis kebutuhan listrik di dalam mobil meningkat. Jika tidak menggunakan stabilizer, perform mobil akan menurun,” ulasnya.

Jika kelistrikan di mobil kita lemah, maka semua komponen mesin akan bekerja tidak maksimal. Stabilizer membuat performa aki meningkat 50 persen. Produk baru ini pun menjadi jawaban bahwa saat ini permintaan otomotif memang meningkat. “Dua tahun lalu, saya tidak berani menjual produk selain kaca film. Sekarang saya yakin. Dan pekan ini akan kami kenalkan,” tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 06:45

IHSG Berpeluang Rebound

JAKARTA – Pasar saham masih lesu setelah berakhirnya libur panjang. Aliran dana asing terus keluar.…

Jumat, 22 Juni 2018 06:44

Neraca Dagang Terancam Anjlok

JAKARTA – Performa negatif neraca dagang diprediksi berlanjut. Sepanjang periode Januari–April,…

Jumat, 22 Juni 2018 06:43

Stok dan Harga Daging Sapi Terkendali

SURABAYA – Kebutuhan daging sapi diprediksi tetap tinggi hingga sepekan setelah Hari Raya Idulfitri.…

Jumat, 22 Juni 2018 06:41

Indonesia Tuan Rumah FIABCI Dunia

JAKARTA - Federasi Real Estat dunia atau World Congress FIABCI memilih Indonesia sebagai tuan rumah…

Kamis, 21 Juni 2018 06:44

Ujian Rupiah Berlanjut

JAKARTA – Setelah sentimen pertemuan G-7 (Grup 7) yang mempertemukan kelompok negara-negara maju…

Kamis, 21 Juni 2018 06:34

Arus Balik, Konsumsi Pertamax Naik 17 Persen

JAKARTA – Memasuki masa arus balik H+4 Lebaran 2018, Satuan Tugas (Satgas) PT Pertamina (Persero)…

Kamis, 21 Juni 2018 06:33

Petani Belum Merdeka

NGAWI – Musim panen padi sudah di depan mata. Namun bukannya senang, sejumlah petani di Ngawi…

Rabu, 20 Juni 2018 06:44

Tertarik, tapi Terbentur Persyaratan

BALIKPAPAN - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI 7-day reverse repo rate sebesar 50…

Rabu, 20 Juni 2018 06:40

Juni, Inflasi Kaltim Diprediksi Terkendali

SAMARINDA - Meski beberapa harga pangan melambung sejak awal bulan, seperti ayam broiler, daging sapi,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:38

478 Daerah Sudah Terima Dana Desa

SAMARINDA - Pembangunan perdesaan di Bumi Etam dipastikan bakal semakin cepat. Pasalnya, saat ini penyaluran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .