MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 24 Mei 2018 06:51
Ekonomi Syariah Jadi Prioritas
FOKUS: Bank Indonesia berencana memberi perhatian lebih kepada sektor perbankan syariah karena belum tergarap maksimal.(dok/anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bank Indonesia berusaha terus mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, saat ini sektor bank syariah belum tergarap maksimal, sehingga menyisakan peluang bisnis yang besar.

Apalagi, di Bumi Etam, pangsa segmen syariah terhadap industri keuangan sudah mulai pulih. Pada 2017 lalu, pasar perbankan syariah bahkan mampu menjaga pertumbuhan positif di angka 3,4 persen. Sebelumnya, pada 2015 lalu, minus 1,21 persen, dan mereda menjadi minus 0,38 persen setahun setelahnya. Desember 2017 lalu, posisi aset bank syariah dan unit usaha syariah (UUS) di Kaltim ada di posisi Rp 7,6 triliun. Naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selanjutnya, pada kinerja pembiayaan, tahun lalu mencapai Rp 4,5 triliun, atau tumbuh 4,31 persen dari tahun sebelumnya. Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), terjadi pertumbuhan 15,27 persen, dengan nilai Rp 5,29 triliun pada periode yang sama.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, meski menunjukkan perbaikan dibanding dua tahun sebelumnya, pasar jasa keuangan dengan segmen syariah dinilai masih menyisakan ruang untuk tumbuh lebih besar. Saat ini, pihaknya sudah menyusun program untuk meningkatkan ekonomi syariah.

Potensi sangat besar jika dilihat dari sisi masyarakat Kaltim yang mayoritas beragama muslim. Pangsa pasar perbankan syariah di Kaltim masih sangat rendah. Yakni hanya 2,5 persen dari total kinerja bank umum. Porsi itu lebih kecil dibanding rasio nasional yang sudah mencapai 5,7 persen.

“Sebenarnya, syariah merupakan sebuah sistem. Sehingga, jangan dibenturkan atau dibanding-bandingkan dengan konvensional. Harusnya sama-sama saling mendukung,” tuturnya kepada Kaltim Post Rabu (23/5).

Ekonomi syariah, tambah Nur merupakan sebuah sistem yang tanpa membedakan agama. Jadi, perbankan syariah boleh untuk siapa saja, bukan hanya untuk orang Islam. Ekonomi syariah juga punya potensi untuk pembangunan ekonomi di Kaltim.

“Kita berharap dengan ekonomi syariah bisa tumbuh di Kaltim, maka pilihan masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan terhadap perbankan bisa tumbuh,” katanya.

Menurutnya, ekonomi syariah bisa berdampak pada ekonomi. Mungkin saat ini masyarakat yang belum percaya dengan perbankan bisa menggunakan syariah. Sehingga, jika ekonomi syariah tumbuh, konvensional juga tumbuh. Itu yang diharapkan.

“Saat ini, pesantren merupakan salah satu potensi utama untuk mendongkrak pangsa pasar keuangan syariah. Bisa lewat kerja sama peningkatan UMKM di pesantren yang dibiayai oleh perbankan syariah. Tak hanya itu masih banyak potensi-potensi peningkatan ekonomi syariah lainnya,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:18

Peminat dari Luar Negeri Banyak, Buah Naga Butuh Hilirisasi

SAMARINDA- Bumi Etam memiliki banyak potensi dari bisnis pertanian. Salah…

Rabu, 20 Februari 2019 12:51

Okupansi Hotel Kaltim Belum Terpengaruh Tiket Mahal

SAMARINDA- Tingginya harga tiket angkutan udara dan pemberlakuan bagasi berbayar…

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*