MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 24 Mei 2018 06:51
Ekonomi Syariah Jadi Prioritas
FOKUS: Bank Indonesia berencana memberi perhatian lebih kepada sektor perbankan syariah karena belum tergarap maksimal.(dok/anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bank Indonesia berusaha terus mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, saat ini sektor bank syariah belum tergarap maksimal, sehingga menyisakan peluang bisnis yang besar.

Apalagi, di Bumi Etam, pangsa segmen syariah terhadap industri keuangan sudah mulai pulih. Pada 2017 lalu, pasar perbankan syariah bahkan mampu menjaga pertumbuhan positif di angka 3,4 persen. Sebelumnya, pada 2015 lalu, minus 1,21 persen, dan mereda menjadi minus 0,38 persen setahun setelahnya. Desember 2017 lalu, posisi aset bank syariah dan unit usaha syariah (UUS) di Kaltim ada di posisi Rp 7,6 triliun. Naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selanjutnya, pada kinerja pembiayaan, tahun lalu mencapai Rp 4,5 triliun, atau tumbuh 4,31 persen dari tahun sebelumnya. Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), terjadi pertumbuhan 15,27 persen, dengan nilai Rp 5,29 triliun pada periode yang sama.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, meski menunjukkan perbaikan dibanding dua tahun sebelumnya, pasar jasa keuangan dengan segmen syariah dinilai masih menyisakan ruang untuk tumbuh lebih besar. Saat ini, pihaknya sudah menyusun program untuk meningkatkan ekonomi syariah.

Potensi sangat besar jika dilihat dari sisi masyarakat Kaltim yang mayoritas beragama muslim. Pangsa pasar perbankan syariah di Kaltim masih sangat rendah. Yakni hanya 2,5 persen dari total kinerja bank umum. Porsi itu lebih kecil dibanding rasio nasional yang sudah mencapai 5,7 persen.

“Sebenarnya, syariah merupakan sebuah sistem. Sehingga, jangan dibenturkan atau dibanding-bandingkan dengan konvensional. Harusnya sama-sama saling mendukung,” tuturnya kepada Kaltim Post Rabu (23/5).

Ekonomi syariah, tambah Nur merupakan sebuah sistem yang tanpa membedakan agama. Jadi, perbankan syariah boleh untuk siapa saja, bukan hanya untuk orang Islam. Ekonomi syariah juga punya potensi untuk pembangunan ekonomi di Kaltim.

“Kita berharap dengan ekonomi syariah bisa tumbuh di Kaltim, maka pilihan masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan terhadap perbankan bisa tumbuh,” katanya.

Menurutnya, ekonomi syariah bisa berdampak pada ekonomi. Mungkin saat ini masyarakat yang belum percaya dengan perbankan bisa menggunakan syariah. Sehingga, jika ekonomi syariah tumbuh, konvensional juga tumbuh. Itu yang diharapkan.

“Saat ini, pesantren merupakan salah satu potensi utama untuk mendongkrak pangsa pasar keuangan syariah. Bisa lewat kerja sama peningkatan UMKM di pesantren yang dibiayai oleh perbankan syariah. Tak hanya itu masih banyak potensi-potensi peningkatan ekonomi syariah lainnya,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 06:45

Tahun Depan Sasar Utara dan Selatan

BALIKPAPAN – Kota Minyak terus mengembangkan jaringan gas (jargas) di masyarakat. Saat ini Pemkot…

Kamis, 15 November 2018 06:43

Ini Masalah yang Selalu Jadi Momok Investasi di Kaltim

BALIKPAPAN – Permasalahan lahan kerap menjadi penghambat dalam mengembangkan investasi di Kaltim.…

Kamis, 15 November 2018 06:42

Siapkan Rencana Operasi Pasar

JAKARTA – Pergerakan harga beras medium bakal menjadi perhatian pemerintah dalam sebulan ke depan.…

Kamis, 15 November 2018 06:40

PHSS Sukses Kapalkan LNG Perdana

BALIKPAPAN - Upaya PT Pertamina dalam mengelola blok migas eks VICO Indonesia mulai membuahkan hasil.…

Kamis, 15 November 2018 06:37

Perdamaian Dikabulkan, Peluang Merpati Terbang Lagi Kian Besar

SURABAYA - Langkah Merpati Nusantara Airlines untuk kembali terbang semakin mulus. Pengadilan Niaga…

Kamis, 15 November 2018 06:33

Antisipasi Praktik Kartel

JAKARTA - Pemerintah perlu mengevaluasi tata niaga kebijakan gula di Tanah Air. Pasalnya, beberapa kebijakan…

Kamis, 15 November 2018 06:32

Kadin-Bappenas Fokus Perkuat Industri Kelautan

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional…

Kamis, 15 November 2018 06:31

Berharap Produk Olahan Perikanan Mendunia

JAKARTA - Sebagai salah satu negara kepulauan, kekayaan laut Indonesia tidak bisa dimungkiri. Sayangnya,…

Kamis, 15 November 2018 06:30

Investor Masih Khawatir Pasar Negara Berkembang

JAKARTA – Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali berada dalam…

Kamis, 15 November 2018 06:30

Produk UKM Sulit Bersaing

JAKARTA – Pertumbuhan e-commerce yang begitu pesat tampaknya perlu diikuti regulasi yang jelas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .