MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 23 Mei 2018 06:45
Produksi Ikan Ditarget Meningkat 5 Persen
TINGKATKAN PRODUKSI: Konsumsi ikan yang selalu di atas rata-rata nasional, membuat produksi ikan harus ditingkatkan setiap tahunnya. (FUAD MUHAMMAD/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Konsumsi ikan di Kaltim kerap melampaui target nasional. Konsumsi ikan rata-rata masyarakat mencapai 46,41 kilogram per kapita per tahun. Lebih tinggi dari nasional yang rata-rata hanya 39 kilogram. Ini membuat produksi harus terus ditingkatkan 5 persen per tahun.

Salah satunya, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili. Sebagai PPI terbesar di Kaltim, setiap harinya berhasil memproduksi 40 ton ikan. Dalam setahun, PPI ini bisa menghasilkan 900 ton ikan. Produksi itu sudah cukup untuk kebutuhan ikan yang mencapai 30 ton per hari untuk Samarinda dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Samarinda Syamsul Bahri mengatakan, konsumsi ikan yang tinggi harus diimbangi produksi yang cukup. Pihaknya menargetkan, setiap tahun harus ada peningkatan 5 persen untuk produksi ikan di PPI Selili.

“Dari produksi ikan di Samarinda saat ini, 60 persen berasal dari tangkapan luar, yaitu dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kutai Kartanegara, hingga Kalimantan Selatan,” tuturnya kepada Kaltim Post, Senin (21/5).

Menurutnya, Samarinda hanya memenuhi 25 persen dari produksi ikan di PPI Selili dari hasil tangkapan, dan 15 persen dari hasil budi daya. Kontribusi hasil budi daya memang masih relatif kecil, hasil tangkapan lokal yang juga tidak terlalu besar tentunya bisa diimbangi dengan upaya peningkatan sektor budidaya lokal.

“Kami akan menggenjot produksi ikan dari budi daya. Targetnya, peningkatan produksi budi daya ikan harus meningkat 5 persen setiap tahunnya,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mulai meningkatkan budi daya lokal di wilayah Samarinda. Ikan gabus menjadi fokus utama budi daya ikan. Primadona di kalangan ikan air tawar ini punya daya tarik tersendiri untuk warga Kota Tepian. “Konsumsinya cukup tinggi, sehingga cocok untuk dikembangkan di Samarinda,” ungkapnya.

Syamsul menjelaskan, memasuki Ramadan, nelayan banyak mengurangi aktivitas menangkap ikan. Hal itu tentunya membuat produksi ikan per hari berkurang. Produksi yang kurang ini biasanya membuat harga ikan mengalami lonjakan Rp 2-3 ribu. “Biasanya hanya terjadi pada awal Ramadan. Memasuki minggu kedua akan normal kembali,” katanya.

Pihaknya terus mengimbau, untuk para nelayan tetap mempertahankan produksi. Jika terus digenjot produksi yang baik, tentu mampu menekan kenaikan harga ikan saat Ramadan. Ini juga bisa dibantu oleh produksi ikan budi daya, sehingga dapat menekan harga karena produksi tercukupi.

“Kami terus berusaha meningkatkan produksi, agar masyarakat bisa menikmati ikan dengan harga yang terjangkau saat Ramadan maupun di luar bulan suci,” tutupnya. (*/amn*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:02

5 Tips Diet ala Mayang

-         Kesungguhan Apapun jenis program diet yang Anda lakukan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:03

Belum Swasembada Kedelai

SURABAYA  –  Tingginya konsumsi kedelai di Tanah Air masih belum diimbangi dengan suplai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .