MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 23 Mei 2018 06:45
Produksi Ikan Ditarget Meningkat 5 Persen
TINGKATKAN PRODUKSI: Konsumsi ikan yang selalu di atas rata-rata nasional, membuat produksi ikan harus ditingkatkan setiap tahunnya. (FUAD MUHAMMAD/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Konsumsi ikan di Kaltim kerap melampaui target nasional. Konsumsi ikan rata-rata masyarakat mencapai 46,41 kilogram per kapita per tahun. Lebih tinggi dari nasional yang rata-rata hanya 39 kilogram. Ini membuat produksi harus terus ditingkatkan 5 persen per tahun.

Salah satunya, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili. Sebagai PPI terbesar di Kaltim, setiap harinya berhasil memproduksi 40 ton ikan. Dalam setahun, PPI ini bisa menghasilkan 900 ton ikan. Produksi itu sudah cukup untuk kebutuhan ikan yang mencapai 30 ton per hari untuk Samarinda dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Samarinda Syamsul Bahri mengatakan, konsumsi ikan yang tinggi harus diimbangi produksi yang cukup. Pihaknya menargetkan, setiap tahun harus ada peningkatan 5 persen untuk produksi ikan di PPI Selili.

“Dari produksi ikan di Samarinda saat ini, 60 persen berasal dari tangkapan luar, yaitu dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kutai Kartanegara, hingga Kalimantan Selatan,” tuturnya kepada Kaltim Post, Senin (21/5).

Menurutnya, Samarinda hanya memenuhi 25 persen dari produksi ikan di PPI Selili dari hasil tangkapan, dan 15 persen dari hasil budi daya. Kontribusi hasil budi daya memang masih relatif kecil, hasil tangkapan lokal yang juga tidak terlalu besar tentunya bisa diimbangi dengan upaya peningkatan sektor budidaya lokal.

“Kami akan menggenjot produksi ikan dari budi daya. Targetnya, peningkatan produksi budi daya ikan harus meningkat 5 persen setiap tahunnya,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mulai meningkatkan budi daya lokal di wilayah Samarinda. Ikan gabus menjadi fokus utama budi daya ikan. Primadona di kalangan ikan air tawar ini punya daya tarik tersendiri untuk warga Kota Tepian. “Konsumsinya cukup tinggi, sehingga cocok untuk dikembangkan di Samarinda,” ungkapnya.

Syamsul menjelaskan, memasuki Ramadan, nelayan banyak mengurangi aktivitas menangkap ikan. Hal itu tentunya membuat produksi ikan per hari berkurang. Produksi yang kurang ini biasanya membuat harga ikan mengalami lonjakan Rp 2-3 ribu. “Biasanya hanya terjadi pada awal Ramadan. Memasuki minggu kedua akan normal kembali,” katanya.

Pihaknya terus mengimbau, untuk para nelayan tetap mempertahankan produksi. Jika terus digenjot produksi yang baik, tentu mampu menekan kenaikan harga ikan saat Ramadan. Ini juga bisa dibantu oleh produksi ikan budi daya, sehingga dapat menekan harga karena produksi tercukupi.

“Kami terus berusaha meningkatkan produksi, agar masyarakat bisa menikmati ikan dengan harga yang terjangkau saat Ramadan maupun di luar bulan suci,” tutupnya. (*/amn*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 06:04

Arus Balik Diprediksi Mulai 20 Juni

TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Minggu, 17 Juni 2018 10:21

CANTIK..!! Dimodif, Begini Tampilan Toyota C-HR

Hasil inovasi desain para insinyur Toyota pada C-HR tidak lantas menutup kreativitas modifikator dari…

Jumat, 15 Juni 2018 14:02

Penumpang Bandara Angkasa Pura I Tumbuh 10 Persen

JAKARTA – Pertumbuhan penumpang pesawat pada musim mudik kali ini cukup mengejutkan. Menteri Perhubungan…

Kamis, 14 Juni 2018 06:22

Belum Ada Pelanggaran

BALIKPAPAN – Dugaan adanya penjualan tiket pesawat dengan tarif melebihi batas atas yang terjadi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:20

Libur, Bulog Tetap Gelar Operasi Pasar

BALIKPAPAN - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional Kaltim dan Kaltara…

Kamis, 14 Juni 2018 06:17

Ayam Potong Mahal, Diimbau Beralih ke Ayam Beku

BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Balikpapan mengklaim kebiasaan masyarakat yang masih enggan mengonsumsi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:04

Pertamax Mulai Jadi Primadona

JAKARTA – Memasuki libur bersama Ramadan 2018, padatnya arus kendaraan bermotor membuat konsumsi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:01

Cuti Bersama, Mandiri Tetap Beroperasi

JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan tetap mengoperasikan 302 cabangnya untuk melayani nasabah…

Kamis, 14 Juni 2018 06:00

Juli, Pilot dan Karyawan Garuda Berencana Mogok

JAKARTA - Karyawan dan pilot PT Garuda Indonesia (Persero) yang tergabung dalam Serikat Karyawan Garuda…

Rabu, 13 Juni 2018 10:00

Kenaikan Harga Ayam Lewati Prediksi

BALIKPAPAN - Tak hanya pasokan ayam broiler ke pedagang yang berkurang, kenaikan harga jelang Idulfitri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .