MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 22 Mei 2018 11:37
Akui N’Diaye-sentris
PERAN SENTRAL: Mahamadou N’Diaye menjadi tulang punggung pertahanan Sriwijaya FC selama mentas di Liga 1 2018.

PROKAL.CO, PALEMBANG – Sriwijaya FC (SFC) tidak bisa menutupi ketergantungannya atas servis Mahamadou N'Diaye. Setiap bek asal Mali itu absen di laga Liga 1 2018, Laskar Wong Kito selalu kesulitan menorehkan hasil maksimal.

Tercatat, sudah tiga kali hal tersebut terjadi. Pertama, ketika SFC bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, markas Borneo FC, pada partai pembuka kompetisi. Laga itu berakhir tanpa gol. Kemudian, saat menjamu Persipura di Stadion Jakabaring, lagi-lagi berakhir imbang, 2-2. Terakhir, ketika SFC takluk 0-1 dari PSMS Medan pada partai pekan lalu.

Pelatih SFC Rahmad Darmawan pun tak menampik hal tersebut. "Kami memang butuh tenaga N'Diaye. Jika dia absen, ada yang kurang dalam permainan," ungkap RD, sapaannya.

N'Diaye selama ini selalu menjadi pilihan utama di jantung pertahanan SFC. Sudah enam kali dia berkesempatan membela SFC. Selama itu pula, dia tampil full time sejak menit awal. Total 532 menit dia berduet dengan Hamka Hamzah sebagai stopper, didampingi Marckho Merauje dan Alfin Tuasalamony di kanan dan kiri pertahanan.

Setiap N’Diaye absen, lubang itu ditambal oleh Marckho Merauje. Dari sisi kelincahan, tidak ada yang membedakan antara N’Diaye dan Marckho. Kecuali urusan postur tubuh. N’Diaye lebih tinggi dengan postur 185 cm. Karena itu, Marckho kerap kesulitan mengatasi urusan duel udara atau menjadi pagar hidup ketika lawan mendapat kesempatan set piece.

Komparasi tinggi badan semakin berpengaruh ketika SFC menghadapi PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan. Saat itu, skuat besutan RD mendapat kesempatan 11 sepak pojok. Tidak satu pun berhasil menjadi gol. Cerita diyakini akan berbeda bila ada kehadiran N’Diaye pada laga tersebut.

"Tidak bisa memanfaatkannya bola mati lawan PSMS juga ada pengaruh dengan absennya N’Diaye. Dia memiliki peran sebagaimana pemain lainnya karena setiap pemain punya job desk masing-masing. Kembalinya N'Diaye diharapkan ada perbaikan," terang pria yang pernah menukangi Timnas Indonesia itu. (kmd/ion/jpg/ndy/k11)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 06:41

Rakic Bawa Beban Tersendiri

BANGKALAN  -  Bergabung ke Madura United untuk musim Liga 1…

Jumat, 18 Januari 2019 09:33

Asing Terakhir Masih Misteri

TEKA-teki pemain asing Borneo FC hingga kini belum terjawab. Bek…

Jumat, 18 Januari 2019 07:34

Trofi Apa Lagi, Ronaldo?

JEDDAH – Pujian setinggi langit kembali ditujukan bagi Cristiano Ronaldo.…

Jumat, 18 Januari 2019 07:29

Nasib Buruk Duo Madrid

MADRID – Satu kalah dan yang satu tersingkir. Demikianlah nasib…

Jumat, 18 Januari 2019 07:27

Spesial Sama-Sama Berdarah Spanyol

MELBOURNE — Rafael Nadal melangkah mulus hingga putaran ketiga Australia…

Jumat, 18 Januari 2019 07:17

Alot, Osvaldo Minta Naik Gaji

SURABAYA - Drama mengenai Osvaldo Haay dan Persebaya Surabaya berlanjut.…

Jumat, 18 Januari 2019 07:07

Osaka Paling Berpotensi

MELBOURNE – Empat petenis putri Asia tengah berjuang di putaran…

Kamis, 17 Januari 2019 07:59

Jawab Keraguan

MELBOURNE – Perjuangan tidak mudah dirasakan Simona Halep di turnamen…

Kamis, 17 Januari 2019 07:55

Federer Lewati Ujian Keras

MELBOURNE – Juara bertahan dua kali Roger Federer melewati ujian…

Kamis, 17 Januari 2019 07:42

Ketar-Ketir Tanpa HurriKane

LONDON – Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane terduduk sambil meringis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*