MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 22 Mei 2018 09:17
Banjir Cobaan saat Ramadan

RSUD Ikut Terendam, Lalu Lintas Macet

BERHARAP SEGERA BERLALU: Seorang pasien hanya pasrah berbaring di ranjang di Ruang Aster, RSUD AWS Samarinda saat banjir melanda kemarin. (RAMA SIHOTANG/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Banjir terus menjadi momok bagi warga Samarinda. Kemarin (21/5), hujan yang mengguyur Kota Tepian membuat sejumlah kawasan terendam. Bahkan, RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda ikut diterjang banjir.

Dari pantauan Kaltim Post di Ruang Aster, RSUD AWS terlihat sejumlah perawat sibuk melayani pasien yang kamarnya terendam banjir. Sementara beberapa pasien terlihat pasrah dengan kondisi tersebut. Mereka memilih berdiam diri di atas ranjang pasien.

Selain itu, ruang Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Intensive Care Uni (PICU), dan Intensive Cardiologi Care Unit (ICCU) juga terpantau terendam banjir. Kedalaman genangan sekitar 20-30 sentimeter. Kondisi itu sedikit mengganggu mobilitas dokter maupun perawat yang melakukan penanganan.

Kasus banjirnya RSUD AWS sebenarnya bukan yang pertama. Rumah sakit pelat merah itu memang kerap diterjang banjir tiap hujan lebat mengguyur ibu kota Kaltim tersebut. Bahkan, tak jarang harus mengevakuasi para pasien ke ruangan yang tak terkena banjir.

Kepala Unit Humas RSUD AW Syahranie M Fabian Satrio mengakui, banjir yang menggenangi rumah sakit cukup mengganggu pelayanan. Namun, tidak sampai membuat pelayanan terhambat atau menyebabkan pasien harus dievakuasi. “Tidak ada yang sampai sakitnya lebih parah apalagi meninggal dunia. Hanya sedikit mengganggu karena kami harus bersih-bersih lagi setelah banjir,” ujarnya.

Dia juga membenarkan ruang ICU, PICU, dan ICCU turut diterjang banjir. “Ruangan ini daerahnya memang paling rendah. Makanya wajar jika hujan lama, seperti hari ini (kemarin, Red) hingga lima jam, jadi tergenang. Tadi paling dalam setengah betis. Semoga segera surut dan pelayanan kembali maksimal,” terangnya.

Sementara itu, kawasan lain yang menjadi langganan banjir juga terpantau terendam. Seperti di Jalan DI Pandjaitan dan simpang empat Sempaja. Selain itu, Jalan AW Sjahranie, simpang empat Mal Lembuswana, Jalan Pramuka, Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ir Juanda, Jalan P Antasari, Jalan P Suryanata, Jalan dr Soetomo, dan simpang empat Air Hitam.

Banjir tersebut bahkan membuat arus lalu lintas lumpuh. Dari pantauan media ini sekitar pukul 17.30 Wita, banyak warga yang terpaksa mendorong kendaraan lantaran terkena banjir. Padahal, saat itu sudah mendekati waktu berbuka puasa. Sedangkan kemacetan tidak dapat dihindari. Seperti di Jalan Anggur yang merupakan jalur alternatif untuk menghindari banjir menjadi macet.

Pengendara harus rela menunggu antrean kendaraan hingga berjam-jam. Itu terjadi bertepatan dengan guyuran hujan. Karena kemacetan itu, kemarin banyak warga yang memilih berbuka di tengah-tengah kemacetan atau rumah makan terdekat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Heri Suriansyah mengatakan, banjir memang tidak dapat dihindari. Apalagi ketika hujan deras mengguyur. Kendati demikian, dia memastikan BPBD sudah bersiaga. “Kami sedang memantau setiap kawasan yang terendam,” ujarnya.

Apabila ini berpotensi menjadi bencana banjir hingga sepekan seperti yang kerap terjadi di tahun sebelumnya. Dia memastikan tim BPBD sudah bersiap mengevakuasi. “Hanya sekarang masih dipantau. Lagi pula tim sudah menyebar, dan sudah ada korlap (koordinator lapangan) di setiap kecamatan bersiaga memantau bencana seperti longsor dan lainnya,” jelas dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Ismansyah mengaku timnya sudah bersiaga di kawasan yang kerap macet. Mau itu macet disebabkan banjir atau masalah lain. “Sudah kami rancang. Bahkan ada 150 personel Dishub bersiaga mengatasi kemacetan,” ucapnya.

Tidak itu saja, pihaknya juga mengerahkan tim patroli untuk memastikan kawasan macet terus terpantau. “Ketika ada laporan pasti petugas turun. Sekarang petugas kami sudah bersiaga. Kawasan Jalan Anggur sudah menjadi perhatian kami. Di sana kan kerap macet kalau banjir. Tidak banjir saja macet,” papar dia. (*/dq/rom/k11)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 11:00

Diguyur Bankeu Rp 23 Miliar, Tenggarong Seberang-Muara Badak Bakal Tersambung

TENGGARONG–Interkoneksi jalan antarkecamatan di Kukar tahun ini kembali berlanjut. Setelah…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:23

LELET ...!! Bandara Sangkima Diminta Tunda

SANGATTA – Proyek tahun jamak alias multiyears contract (MYC) di…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:21

Kepala BNN : Kaltim Jalur Masuk Pasokan Narkoba dari Luar

SAMARINDA - Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Komjen Pol Heru…

Jumat, 22 Februari 2019 11:49

SYUKURLAH..!! Pemprov dan Yayasan Melati Akhiri Sengketa

SAMARINDA – Sengketa berkepanjangan kepemilikan lahan dan aset SMA 10…

Jumat, 22 Februari 2019 09:16

Terseret Mafia Sepak Bola, Ini Kata Yunus Nusi...

SAMARINDA – Kasus Mafia Pengaturan Skor kembali menyeruak di sepak…

Kamis, 21 Februari 2019 14:43

PARAHNYA..!! Banyak Tambang Cacat Administrasi, 876 IUP Proses Pencabutan, 81 Dihentikan Sementara

SAMARINDA – Proses pembenahan aktivitas pertambangan di Kaltim terus dilakukan.…

Kamis, 21 Februari 2019 10:15

Tiket Pesawat Mahal, Masyarakat Naik Kapal

SAMARINDA- Indonesia National Air Carrier Association (INACA) mengakui mulai akhir…

Kamis, 21 Februari 2019 08:40

Kenapa Lubang Tambang di Samarinda Tak Direklamasi? Ini Jawaban Distamben Kaltim

SAMARINDA - Lubang bekas tambang di kota Samarinda masih banyak…

Kamis, 21 Februari 2019 08:36

Mantan Rektor : Selisih Kas BLU Rp 35 Miliar Tanggung Jawab PR II Unmul

SAMARINDA - Mantan Rektor Unmul Zamruddin Hasid mengaku temuan selisih…

Rabu, 20 Februari 2019 12:50

Lahan Perumahan Masuk Zona Hijau, Kapan Revisi RTRW Samarinda?

SAMARINDA – Para pengembang hunian di Kaltim saat ini masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*