MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 21 Mei 2018 11:12
Internet Belum Sampai ke Desa Bukit Subur

Minim Anggaran, Diskominfo Minta Provider Bangunkan Jaringan Internet

Budi Santoso

PROKAL.CO, PENAJAM – Masih ada desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terisolasi jaringan internet, yakni Desa Bukit Subur di Kecamatan Penajam. Desa ini tak terjangkau jaringan karena memang belum ada provider yang bersedia membangun layanan jaringan internet di desa yang jaraknya sekira 38 kilometer dari pusat pemerintahan tersebut.

Untuk diketahui, akses yang ada di Desa Bukit Subur sulit dijangkau untuk pemasangan base transceiver station (BTS) atau menara pemancar jaringan internet. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten PPU pun tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menjangkau desa terpencil yang memiliki jumlah penduduk 903 jiwa itu. Pasalnya, sejak dua terakhir, anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan jaringan internet sangat minim.

Terakhir, sempat dilakukan pemasangan kabel fiber optic atau FO untuk mengakomodasi jaringan internet untuk kantor pemerintahan dilakukan pada 2016. Menghabiskan anggaran sekira Rp 1,94 miliar. Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 untuk pemasangan kabel FO sepanjang Kecamatan Penajam hingga Kecamatan Waru. Mulai Kantor lama milik Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten PPU di Km 1 Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam hingga Kantor Camat Waru di Kecamatan Waru.

“Kemarin, kami mencoba menjadi penyedia internet. Tetapi, karena berbagai pertimbangan, akhirnya kami tidak jadi melakukan hal tersebut. Selain keterbatasan anggaran, apalagi dengan adanya Indihome, hal tersebut sudah bisa dilakukan,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten PPU Budi Santoso saat ditemui beberapa waktu lalu.  

Tahun ini, pihaknya sempat mengusulkan untuk belanja penyediaan internet gedung pemerintahan sebesar Rp 864 juta. Tetapi, karena pertimbangan keterbatasan anggaran, usulan tersebut ditiadakan. Selain itu, tiap organisasi perangkat daerah (OPD) telah mengalokasikan belanja internet sendiri. Jadi, hanya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang masih menggunakan jaringan internet bersama Diskominfo.

Budi menambahkan, saat ini hal yang bisa dilakukan adalah mendorong provider untuk memasang jaringan internet di desa yang masih tertinggal. Salah satunya dengan memudahkan perizinan yang diajukan mereka. Sebab, kaitannya dengan program Pemerintah Pusat, yakni Program Desa Broadband Terpadu untuk penyediaan jaringan internet pada desa-desa tertinggal. ”Kami mendorong Telkom maupun anak perusahaan PLN, ICON+ untuk bisa masuk ke desa, memasarkan produk mereka sendiri,” katanya.

Sementara di Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku yang sempat terkendala jaringan internet, dia menyebut sudah tidak memiliki masalah. Jaringan internet sudah masuk di desa yang memiliki luas 13,85 km2 itu. “Sudah tidak ada masalah. Hanya dibutuhkan kabel FO saja,” imbuh mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU Dul Aziz menyebut, pelayanan pemerintahan desa (pemdes) di Desa Bukit Subur tidak mengalami kendala. Kepala Desa (Kades) Bukit Subur Asep Andriawan aktif melaporkan kegiatannya ke DPMD. Termasuk laporan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) setiap tahunnya. “Cuma administrasinya masih manual. Membawa dokumen hard copy. Karena enggak ada jaringan internet di sana,” ujarnya singkat. (*/kip/iza/k11)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:05
Lelang Investasi Jembatan Tol

BPJT Jajaki Investor, Pembangunan Mulai November 2018

PENAJAM - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tengah melakukan market sounding terhadap pembangunan Jembatan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:04

Yusran Aspar Tetap Kawal Jembatan Tol

PENAJAM - Yusran Aspar akhirnya memilih pensiun dari dunia perpolitikan. Mantan Bupati Penajam Paser…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:58

Sudah Tiga Hari Lahan Gambut Terbakar

PENAJAM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:56

Masyarakat Disarankan Beli Sapi di Pasar Ternak

TANA PASER - Di Kabupaten Paser terdapat Pasar Ternak yang berjarak 18 kilometer dari Kota Tana Paser.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:50

Toko Modern di Loktuan Tidak Dapat Izin

BONTANG–Salah satu toko modern di Jalan Slamet Riyadi, Loktuan, hingga kini belum mendapat izin…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:50

Pengembangan Pariwisata Masih Terkendala

.pDOK/KP PARIWISATA: Pengembangan sektor pariwisata di Kutim terus diupayakan, namun masih terhambat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:49

RSUD Diminta Penuhi 5 Poin

SANGATTA–Investigasi dugaan pencemaran lingkungan di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:47

Hanya Melakukan Pergeseran Anggaran

BONTANG–Tidak adanya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:43

Saluran Harus Steril Tanggung Jawab DLH

SANGATTA–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur menyatakan temuan bahan bakar minyak (BBM) solar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:41

Auditor Bantah Ada Terjadi Kongkalikong

TANJUNG REDEB–Auditor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Tenni Ginting menegaskan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .