MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 21 Mei 2018 11:02
Bersenggolan, Satu Tongkang Nyaris Tenggelam
-

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sebuah kapal tongkang yang bermuatan batu bara dari PT Rantaupanjang Utama Bhakti (RUB) nyaris tenggelam di perairan Sukan, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (19/5) siang. Kepala Bagian Fasilitas Syahbandar, Abdurrahman membenarkan hal tersebut dan mengatakan penyebab nyaris tenggelamnya tongkang karena bersenggolan dengan tongkang lain. Akibat insiden itu, salah satu tongkang mengalami kebocoran.

“Dari informasi sementara, karena senggolan itu sisi kanan bagian depan tongkang bocor dan kapal tongkang pun menjadi miring,” katanya saat diwawancara Berau Post, Minggu (20/5). Ditanya kronologis lengkap kejadian, dia menyebut belum mengetahui secara pasti. Pasalnya, pihak Syahbandar baru mendapat laporan pada Sabtu malam atau beberapa jam setelah insiden terjadi.

Dengan kondisi tongkang yang kian miring, pihak agen atau pemilik tongkang telah menyiapkan tongkang lain guna memindahkan muatan batu bara di dalam tongkang yang nyaris tenggelam tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan batu bara dan agen kapal. Pihak pemilik kapal pun berusaha memindahkan batu bara ke tongkang lain. Pihak kepolisian dan KUPP juga sudah ke sana melihat lokasi,” ucapnya.

Sementara itu, Manager Operasional PT RUB, Jimmy yang dikonfirmasi awak media ini perihal kapal tongkang yang membawa batu bara milik perusahaannya mengaku belum mengetahui pasti. Dia beralasan sedang berada di Samarinda dan timnya pun tengah mencari kebenaran tersebut.  “Saya lihatnya juga di salah satu grup WhatApp tengah ramai membahas itu, cuma belum teridentifikasi. Nama tongkangnya juga menurut saya asing. Sebab biasanya kami memakai jasa Prima Star,” singkatnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Sujadi meminta pihak pemilik kapal segera menangani kejadian tersebut guna menghindari muatan batu bara yang dibawa tongkang terendam sungai dan mencemari sungai. “Kalau sedikit yang masuk ke sungai mungkin tidak terlalu masalah karena volume air besar. Tapi, menurut saya, hal seperti itu tentunya ada prosedur kerja dan SOP-nya. Kalau sampai terjadi seperti itu, pasti ada kesalahan,” katanya. (arp/iza/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 10:24

Komisioner KPU Kurang Diminati?

TANA PASER-PENAJAM–Pendaftaran calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten…

Selasa, 13 November 2018 10:23

Ujian SKD di Penajam Dimulai Pagi Ini

PENAJAM–Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 13 November 2018 10:22

Selalu Siap Melaksanakan Aspirasi Rakyat

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Paser, Senin (12/11), memperingati…

Selasa, 13 November 2018 10:11

Kalau Abaikan Hal Ini, Layanan Publik Dinonaktifkan

SANGATTA – Bagi warga negara Indonesia yang sampai akhir 2018…

Selasa, 13 November 2018 10:10

Tingkatkan Dua Jalan, Dikucur Rp 1,7 Miliar

BONTANG -  Menjelang akhir 2018, peningkatan aspal jalan dilakukan untuk…

Selasa, 13 November 2018 10:08

Permintaan Tinggi, Ikan Bandeng Sulit Dicari

TANJUNG REDEB – Ikan bandeng di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Selasa, 13 November 2018 10:06

Jaring 1.070 Pelanggar, 525 Orang Ditilang

SANGATTA - Tercatat 1.070 pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas…

Selasa, 13 November 2018 07:50

Komisioner KPU Kurang Diminati?

PENAJAM – Pendaftaran calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di…

Selasa, 13 November 2018 07:47

Persentase Kelulusan Masih Rendah

TANA PASER – Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 13 November 2018 07:46

Ujian SKD di Penajam Dimulai Pagi Ini

PENAJAM – Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .