MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 21 Mei 2018 11:02
Bersenggolan, Satu Tongkang Nyaris Tenggelam

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sebuah kapal tongkang yang bermuatan batu bara dari PT Rantaupanjang Utama Bhakti (RUB) nyaris tenggelam di perairan Sukan, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (19/5) siang. Kepala Bagian Fasilitas Syahbandar, Abdurrahman membenarkan hal tersebut dan mengatakan penyebab nyaris tenggelamnya tongkang karena bersenggolan dengan tongkang lain. Akibat insiden itu, salah satu tongkang mengalami kebocoran.

“Dari informasi sementara, karena senggolan itu sisi kanan bagian depan tongkang bocor dan kapal tongkang pun menjadi miring,” katanya saat diwawancara Berau Post, Minggu (20/5). Ditanya kronologis lengkap kejadian, dia menyebut belum mengetahui secara pasti. Pasalnya, pihak Syahbandar baru mendapat laporan pada Sabtu malam atau beberapa jam setelah insiden terjadi.

Dengan kondisi tongkang yang kian miring, pihak agen atau pemilik tongkang telah menyiapkan tongkang lain guna memindahkan muatan batu bara di dalam tongkang yang nyaris tenggelam tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan batu bara dan agen kapal. Pihak pemilik kapal pun berusaha memindahkan batu bara ke tongkang lain. Pihak kepolisian dan KUPP juga sudah ke sana melihat lokasi,” ucapnya.

Sementara itu, Manager Operasional PT RUB, Jimmy yang dikonfirmasi awak media ini perihal kapal tongkang yang membawa batu bara milik perusahaannya mengaku belum mengetahui pasti. Dia beralasan sedang berada di Samarinda dan timnya pun tengah mencari kebenaran tersebut.  “Saya lihatnya juga di salah satu grup WhatApp tengah ramai membahas itu, cuma belum teridentifikasi. Nama tongkangnya juga menurut saya asing. Sebab biasanya kami memakai jasa Prima Star,” singkatnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Sujadi meminta pihak pemilik kapal segera menangani kejadian tersebut guna menghindari muatan batu bara yang dibawa tongkang terendam sungai dan mencemari sungai. “Kalau sedikit yang masuk ke sungai mungkin tidak terlalu masalah karena volume air besar. Tapi, menurut saya, hal seperti itu tentunya ada prosedur kerja dan SOP-nya. Kalau sampai terjadi seperti itu, pasti ada kesalahan,” katanya. (arp/iza/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:11

WASPADA...!! Karhutla Kambuh Lagi

PENAJAM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Penajam Paser…

Selasa, 19 Februari 2019 09:58

Bandara Komersial Bergantung Pusat

SANGATTA–Bandara Sangkima yang digadang-gadang menjadi bandara komersial utama di Kutai…

Selasa, 19 Februari 2019 09:57

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB–Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di Berau…

Senin, 18 Februari 2019 10:29

Undang Seluruh Bendahara OPD

TANA PASER – Membangun koordinasi dalam upaya peningkatan kinerja seluruh…

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*