MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 21 Mei 2018 08:49
Irianto: Listrik Adalah Kebutuhan Dasar

Temui Moeldoko, Gubernur Minta Dukungan Percepatan Infrastruktur Kelistrikan di Kaltara

UPAYA PENUH: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie bertemu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk membahas sejumlah rencana pembangunan, terutama listrik. (HUMAS KALTARA)

PROKAL.CO, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie terus melakukan berbagai upaya untuk percepatan pembangunan. Bidang kelistrikan menjadi salah satu yang menjadi perhatian serius.

SELAIN percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), Gubernur berupaya mencari dukungan untuk mempercepat pengembangan energi listrik yang sementara ini telah berjalan.

Seperti yang dilakukan Jumat (18/5) sore lalu. Didampingi direksi Pertamina dan jajaran manajemen PLN, Gubernur menemui Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purnawirawan Moeldoko di kompleks Istana Negara.

“Banyak hal yang kami diskusikan dalam pertemuan itu. Utamanya, harapan kita, untuk didukung dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kaltara,” kata Irianto.

Dalam pertemuan itu, Gubernur didampingi direktur eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi dan staf. Kemudian ada Ronald Darmawan dari PT Medco, Rully, perwakilan dari PT PLN (Persero). Begitu pun Moeldoko yang juga didampingi beberapa stafnya.

Irianto mengungkapkan, satu hal penting yang dipaparkan dalam kesempatan itu adalah progres pengembangan kelistrikan di Kaltara. Gubernur meminta dukungan dan koordinasi dengan KSP untuk percepatan realisasi jaringan transmisi listrik PT PLN dari Tanjung Redeb (Berau) ke Tanjung Selor hingga ke Malinau, KTT, Nunukan, dan juga ke Tarakan.

“Termasuk saya sampaikan juga permohonan dukungan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG). Yang merupakan kerja sama PT Pertamina dan PT PLN di mulut sumur gas blok Simanggaris, Nunukan. Mudah-mudahan, bisa secepatnya terealisasi,” ungkapnya.

Program tersebut, kata Gubernur, dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketersediaan listrik di Kaltara. Yaitu, untuk memenuhi 100 persen kebutuhan masyarakat hingga 2027. Ini sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN 2018–2027.

Dibeberkan Irianto, PLN telah mulai membangun jaringan interkoneksi untuk menyuplai listrik dari Kaltim ke Kaltara, atau sebaliknya. Interkoneksi ini penting. Apalagi jika daya listrik yang tersedia di Kaltara terbilang surplus.

Gubernur mengatakan, peluang dua daerah surplus listrik sangat terbuka, mengingat banyaknya rencana pembangunan pembangkit masing-masing daerah. Di Kaltara, PLTA Kayan Tahap I di Peso, Bulungan, direncanakan mulai dibangun tahun ini, dan bisa menghasilkan daya 900 megawatt (MW).

Belum termasuk pembangkit lain yang dibangun PT PLN (Persero), baik pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH), maupun pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG).

"Banyak orang berpikiran sempit, untuk apa bangun listrik banyak-banyak? Listrik adalah kebutuhan yang mendasar. Tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat, tapi industri dan dunia usaha lain membutuhkan listrik yang besar. Di Kaltara misalnya, kita bangun PLTA dengan kapasitas besar karena ada rencana pendirian industri smelter yang membutuhkan listrik sangat besar. Makanya kita harus berpikiran luas, berpikiran positif. Tak hanya untuk di dalam daerah, dengan teknologi yang ada listrik bisa disuplai ke luar daerah, bahkan ke negara tetangga sekalipun,” beber Irianto dalam beberapa kesempatan.

Kembali soal rencana pembangunan jaringan interkoneksi, berupa saluran udara tegangan tinggi (SUTT), PT PLN Persero sedang menggarap pendirian jaringan transmisi SUTT 150 kilovolt (kV) mulai Tanjung Redeb (Berau) ke Tanjung Selor (Bulungan), berlanjut ke Tideng Pale (Tana Tidung), Malinau, dan Tarakan.

Di Bulungan, akan berdiri 100 tower SUTT. Dari 100 titik tower yang direncanakan, 60 persennya sudah siap konstruksi karena lahannya sudah tersedia. Menyisakan 40 titik yang belum klir, diharapkan tuntas tahun ini penyelesaian lahannya.

Sementara gardu induk SUTT sedang dikonstruksikan di tiga daerah; Tanjung Selor, Tideng Pale, dan Malinau. Pendirian SUTT ditargetkan PT PLN Persero tuntas akhir 2019.

“Lewat pertemuan ini, kita mengharapkan dukungan dari KSP untuk percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kaltara. Alhamdulillah, respons beliau sangat positif. Tadi disampaikan akan segera dikoordinasikan dan komunikasikan dengan kementerian dan lembaga terkaitnya,” imbuh Irianto.

Hal lainnya, info dari KSP, Moeldoko secepatnya membentuk tim kecil untuk mem-follow-up usulan dan permohonan dari Gubernur Kaltara. (humas/adv/dwi/k11)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 08:35

TOP DAH..!! Isran-Hadi Siap Atasi Banjir di Tiga Kota

SAMARINDA – Sudah 23 hari, Isran Noor dan Hadi Mulyadi resmi menjadi gubernur dan wakil gubernur…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:51

MENGEJUTKAN..!! Ternyata Kabupaten Ini Potensi Teknologi Nuklir

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Kamis (18/10) menghadiri rapat presentasi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:51

Waspadai Pergerakan Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Pemerintah kota maupun Provinsi Kaltim tampaknya harus mewaspadai risiko tingginya inflasi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

UMP Harus Punya Klasifikasi

SAMARINDA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, upah minimum provinsi (UMP) Kaltim tahun ini bakal mengalami…

Senin, 22 Oktober 2018 06:47

Ribuan Anak Putus Sekolah, Pendidikan Kaltim Jadi Atensi

SAMARINDA – Pemprov Kaltim tampaknya harus bekerja keras dalam meningkatkan kualitas sumber daya…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:19

Penyelundupan Narkotika Didominasi Melalui Malaysia

JAKARTA— Kasus narkotika seakan tiada hentinya. Dari awal Oktober hingga pertengahan Oktober kasus…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:16

Garansi Polder Tak Ada Buaya

SANGATTA – Kian dekat dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim 2018 di Kutai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Ekspor CPO Bantu Selamatkan Rupiah

SAMARINDA  -   Kinerja ekspor Kaltim pada Agustus mengalami penurunan 14,03 persen dibandingkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .