MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:42
Tak Keberatan Tinggalkan Lalu

Tim Estafet Indonesia di Korea Open

TINGGAL DULU: Lalu Muhammad Zohri (ketiga kanan) tak disertakan dalam skuat estafet Indonesia di ajang Korea Open, 16–17 Juni.

PROKAL.CO, JAKARTA – Tim 4x100 meter putra tidak akan diperkuat Lalu Muhammad Zohri pada Korea Open, 16–17 Juni. Praktis, hanya empat pelari estafet yang akan dibawa delegasi Indonesia ke Negeri Ginseng.

Lalu akan mengikuti Kejuaraan Junior Atletik Asia pada 7–10 Juni. Dia bakal turun di nomor 100 meter putra. ”Persiapan sudah lebih baik. Tinggal memperbaiki start block-nya,” ucap pelari asal Nusa Tenggara Barat itu. Menurut dia, tolakan kakinya saat start masih menjadi kelemahannya.

Mengenai dirinya batal ke Korea Selatan, Lalu belum mendengar kabar tersebut. Namun, secara pribadi, dia ingin bisa mengikuti agenda try out jelang Asian Games 2018 itu. ”Karena di situ tes terakhir untuk kami di nomor estafet,” jelasnya.

Secara terpisah, pelatih estafet Eni Nuraini menyatakan tidak akan mengikutkan Lalu ke Negeri K-Pop tersebut. ”Waktunya mepet, hanya selang seminggu. Saya juga mempertimbangkan kondisi kebugarannya juga,” ucap Eni saat ditemui Jawa Pos di Stadion Madya kemarin.

Pelatih 70 tahun itu hanya akan memboyong Mohd Fadlin, Eko Rimbawan, Yaspi Boby, dan Bayu Kartanegara. Hingga saat ini, Eni masih terus mengutak-atik formasi tim estafet untuk menemukan komposisi yang tepat. ”Namun, untuk bayangan skuat inti sudah ada,” katanya.

Menilik prestasi tim estafet sejak invitation tournament Asian Games 2018 Februari lalu, komposisi Fadlin sebagai pelari utama, diikuti Lalu, Eko, dan Boby, masih yang terbaik sepeninggal Iswandi. Mereka berhasil mencatatkan waktu 39,07 detik. Saat training camp di Amerika, komposisi Fadlin, Lalu, Eko, dan Bayu hanya mampu meraih 39,40 detik.

Sementara itu, pelari gawang 100 meter putri Emilia Nova masih fokus memperbaiki teknik lompatan gawangnya selepas berlatih dari Negeri Paman Sam. ”Diajari ketika melompat kaki jangan terlalu lurus supaya cepat turun. Agak sedikit menekuk aja biar lebih cepat untuk lari,” terangnya sehabis latihan.

Terbukti, angka 13,3 detik menjadi raihan terbaiknya ketika tes hari terakhir di Amerika. Pelari 22 tahun tersebut juga masih dalam masa pemulihan cedera robek otot paha kanan selepas SEA Games 2017. Dia mengaku agak sedikit trauma. Namun, Emil berusaha untuk menekan rasa takutnya itu perlahan. ”Mau enggak mau setiap latihan harus di-push terus. Fokus ke perbaikan teknik saja untuk mengalihkan perhatian,” katanya. (han/jpg/ndy/k8)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:01

Mantan Bintang Film Bokep Jepang Olok-Olok Kiper Argentina

Penampilan kiper Timnas Argentina, Wilfredo Caballero, menjadi bahan olok-olok mantan aktris film panas…

Jumat, 22 Juni 2018 10:47

Messi Tak Berkutik, Ini Sebabnya

Lionel Messi kembali tak berkutik. Selain gagal mencetak gol, Messi pun tak mampu membawa Argentina…

Jumat, 22 Juni 2018 10:41

Sikat Argentina, Krosia Lolos, Tapi Jangan Besar Kepala

Timnas Kroasia memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Hal tersebut mereka raih usai mengalahkan…

Jumat, 22 Juni 2018 08:24

Lanjutkan Dongeng

VOLGOGRA - Islandia sukses membuat kejutan di debut Piala Dunia dengan menahan imbang Argentina dengan…

Jumat, 22 Juni 2018 08:17

Enggan Filmkan Diri Sendiri

NAMA kiper Timnas Islandia Hannes Halldorsson langsung melejit kala berhasil menepis tendangan penalti…

Jumat, 22 Juni 2018 08:15

Formasi Inggris Bocor

SAINT-PETERSBURG - Panama diprediksi bisa mencuri poin atau bahkan menang atas Inggris saat keduanya…

Jumat, 22 Juni 2018 08:11

Pembuktian Kuda Hitam Terbaik

KALININGRAD – Hasil match day pertama Piala Dunia 2018 cukup berwarna. Selain tumbangnya juara…

Jumat, 22 Juni 2018 08:06

Magnet Bernama CR7

SEBANYAK 78.011 penonton menyaksikan langsung pertandingan antara Portugal melawan Maroko di Stadion…

Jumat, 22 Juni 2018 08:03

Fans Singa Atlas Lebih Antusias

ADA yang ''aneh'' di tribun Stadion Luzhniki saat Portugal meladeni Maroko (20/6). Suporter Maroko mendominasi.…

Jumat, 22 Juni 2018 08:00

Tim Tereliminasi Bisa Diganti

TAHUN 2018 nyaris menjadi tahunnya Mohamed Salah. Itu andai dislokasi bahu tidak menghambatnya. Ya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .