MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Minggu, 20 Mei 2018 07:32
Pemkot Belum Sepakat soal Jembatan Tol Laut
Pesisir Balikpapan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Rencana pembangunan jembatan tol laut Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) memang telah di-launching, Minggu (13/5) lalu di PPU. Namun, Pemkot Balikpapan memastikan belum ada kesepakatan apapun terkait pembangunan megaproyek diperkirakan menelan biaya Rp 11 triliun tersebut.

Peresmian proyek tersebut dilakukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak beserta jajaran pejabat Pemprov Kaltim, Pemkab PPU, Waskita Toll Road, dan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dari Balikpapan, hanya diwakili seorang staf ahli tanpa melibatkan jajaran DPRD.

"Belum ada kata sepakat antara Pemkot Balikpapan dan Pemkab PPU," kata Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Dia menjelaskan, sejauh ini pemkot masih menunggu regulasi dan persetujuan dari DPRD Kota Balikpapan terkait pembangunan jembatan tol yang melintasi Teluk Balikpapan tersebut. Bahkan titik turunnya jembatan di Balikpapan juga belum jelas.

Rahmad mengaku, dia tak mempermasalahkan proyek tersebut. Sepanjang regulasinya jelas dan ada kesepakatan dari DPRD Balikpapan bersama pemkot. "Pembangunan jembatan ini kan tentunya ada penyertaan modal dari APBD kota, sehingga hal ini harus melibatkan persetujuan DPRD Balikpapan," ucapnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H Haris menyebut, DPRD sejauh ini belum menyetujui rencana pembangunan jembatan itu. Sebab, sampai sekarang dewan sama sekali belum dilibatkan. “Bagaimana mau setuju. Desain jembatannya saja kami tidak tahu. Turunnya jembatan di mana kami juga tidak tahu,” kata dia.

Padahal, pembangunan itu jelas akan memberikan dampak lingkungan maupun sosial. Para anggota dewan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bertanggung jawab penuh atas hal tersebut. “Silakan saja mau diresmikan. Mau dibangun dari sana juga silakan. Yang jelas di Balikpapan tidak bisa karena kita belum setuju,” tegasnya.

Belum lagi melihat kebutuhan anggaran yang mencapai Rp 11 triliun. Di mana Pemkot Balikpapan akan mendanai sebesar 5 persen. “5 persen kan berarti Rp 500 miliar lebih. Daripada buat bangun jembatan, mending buat menangani banjir. Tanpa jembatan kita tetap hidup kok,” tegasnya. (rsh2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Pengusaha Diberi Waktu 2 Bulan

BALIKPAPAN - Tiga poin pelanggaran ditemukan pada kasus limbah di…

Kamis, 13 Desember 2018 09:00
Latihan Skala Besar PHM Menghadapi Situasi Darurat

SUDAH SIAP..!! Jika Ada Kebocoran Pipa, Ini yang Dilakukan PHM

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah…

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .