MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 20 Mei 2018 06:22
Berubah Warna, Minyak Rem Wajib Diganti
JANGAN DICAMPUR: Pilihlah minyak rem yang sesuai dengan jenis kendaraan Anda. Konsultasikan dengan mekanik di bengkel terdekat, jangan asal campur minyak rem karena bisa merusak sistem pengereman Anda. (Top1.co.id)

PROKAL.CO, UNTUK mendukung sistem pengereman pada kendaraan bermotor, minyak rem menjadi bagian paling penting yang tak boleh Anda abaikan. Menurut Herman, pemilik Surya Global Motor, sama halnya dengan oli, minyak rem wajib dicek secara berkala dan diganti.

"Masa pemakaian minyak memang tergolong lama, yakni 1–2 tahun. Namun, karena masa pemakaian yang lama itulah, membuat kebanyakan orang cenderung lupa dan malas memeriksanya," ujar Herman beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan tersebut, sambung dia, untuk mengetahui bila ada perubahan pada cairan minyak rem. Herman membeberkan, cairan kimia dalam kandungan minyak rem merupakan zat yang bisa berubah karena pengaruh lingkungan dan suhu. Pada suhu tertentu, cairan tersebut juga bisa menguap dan menghambat pompa rem, yang bisa berakibat fatal.

"Saat dicek, lalu Anda melihat warna dan kekentalan minyak rem motor berubah, segeralah menggantinya," saran dia.

Dia mengatakan, idealnya pergantian minyak rem sepeda motor dilakukan per 20 ribu kilometer (km) atau sekitar 3 bulan. Pasalnya, ada zat aditif dalam kandungan minyak rem yang memang harus diganti atau dibersihkan setelah kendaraan menempuh jarak tersebut.

"Jika tidak diganti, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan di bagian seal master atau katup pompa minyak rem yang terletak pada tabung minyak di pangkal tuas handle rem. Bila rusak, bisa menyebabkan sepeda motor tidak bisa direm," ungkapnya.

Ada banyak pilihan minyak rem yang bisa Anda gunakan, jika bingung, bisa berkonsultasi dengan mekanik di bengkel terdekat atau diler kepercayaan Anda. Pilih minyak rem yang cocok atau sesuai dengan jenis motor.

"Tidak disarankan mencampur atau mengganti minyak rem secara asal-asalan. Sebab, dapat menyebabkan penyumbatan di tangki minyak rem, yang bisa mengganggu sistem tekanan minyak rem dan kinerja pengereman," ucapnya. (*/amn-LJKP/*/ni/k8)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*