MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 19 Mei 2018 12:53
Bos JAD Aman Abdurrachman, Dituntut Hukuman Mati, Ini Alasan Kejagung
Aman Abdurrachman

PROKAL.CO, JAKARTA -Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap dalang pengeboman MH Thamrin dan Kampung Melayu, Aman Abdurrachman.  Aman merupakan salah satu petinggi Jamaah Ansharut Daulah (JAD), sebuah jaringan terorisme yang terafiliasi dengan ISIS di Indonesia. 

"Kita melihat peran yang bersangkutan sangat signifikan. Dia lah tokoh utama yang ternyata kedapatan bukti melaksanakan bom-bom bunuh diri," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (18/5). 

Aman Abdurrachman telah sidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5), sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap kasus pengeboman MH Thamrin dan Kampung Melayu. Aman diduga telah berperan sebagai pihak yang telah membentuk jaringan terorisme pengebom MH Thamrin dan Kampung Melayu. 

"Dia juga yang memberikan doktrin kepada para pengikutnya untuk melakukan aksi pengeboman itu (MH Thamrin dan Kampung Melayu)," ungkapnya.  Di luar dakwaan, Prasetyo menyebutkan bahwa JAD kerap menyebarkan doktrin kepada para pengikutnya. Mereka sekarang ini sudah menyebar dan terlibat rangkaian aksi teror. 

"Jadi semuanya lah termasuk yang kemarin (serangan terorisme) di Surabaya dan Pekanbaru temasuk jaringan JAD. Jaringan ini katanya juga berafiliasi dengan kelompok NII (Negara Islam Indonesia). Sudah lama sekali NII itu, tetapi tetap saja terafiliasi dengan JAD. Dan JAD itu pendukung utama ISIS di Syria," ungkap Prasetyo. 

Lebih jauh, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum ini juga mengungkapkan ada banyak anggota JAD yang sudah diberangkatkan ke Suriah. Sayangnya setelah dideportasi ke Indonesia, ternyata mereka belum merubah pemahaman radikalisme. "Mereka menganggap Indonesia sebagai negara thaugut, kafir yang harus diperangi," ujarnya. 

"Dan aman dalam setiap acara dakwahnya selalu mengatakan untuk supaya pengikutnya melakukan jihad di tempatnya masing-masing. Termasuk juga nampaknya Aman Abdurahman ini juga menulis buku-buku cukup banyak dan berisi ajaran yang dijadikan acuan bagi pengikut-pengikutnya," ungkapnya.

"Jadi jaksa mengatakan disamping Aman sebagai residivis karena sudah dihukum 2 kali, dalam kasus yang sama dia juga dianggap membahayakan kehidupan kemanusiaan. Maka oleh JPU kepada Aman Abdurracman dituntut pidana mati," tegas Prasetyo.(ydh)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 12:05

ASTAGA..!! TKI Dijual Lewat Situs Online

Menyusul terungkapnya perdagangan TKI via toko online di Singapura, kini pemerintah Indonesia mendesak…

Selasa, 18 September 2018 10:15
Ketika Kubu Jokowi Tak Gentar dengan Hasil Ijtima Ulama

PDIP Yakin Hasil Survey Masih Kuat

TIM kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim, hasil Ijtima Ulama II tak akan…

Selasa, 18 September 2018 10:13
Dukungan Kepala Daerah di Pilpres

Dulu Diam-Diam, Sekarang Terbuka

JAKARTA- Dukungan kepala daerah jelang Pilpres 2019 kian marak. Kondisi tersebut sedikit berbeda dari…

Selasa, 18 September 2018 10:04
Tiga Perdirjampelkes BPJS Kesehatan Ditunda Sementara

Defisitnya Rp 7 Triliun, Pemerintah Talangi BPJS Kesehatan Rp 4,993 Triliun

 JAKARTA - Rapat pengucuran dana Rp 4,993 triliun untuk talangan defisit BPJS Kesehatan berlangsung…

Senin, 17 September 2018 23:19

BENER NIH..?? Kata Ma'ruf, Ijtima Ulama Ngga Ngefek

Bakal calon Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin mengaku lebih percaya dukungan ulama pesantren dibanding…

Senin, 17 September 2018 12:01

Prabowo Kembali Bicara Utang

JAKARTA  - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menegaskan siap berjuang untuk kepentingan rakyat…

Minggu, 16 September 2018 22:30

Ijtima Ulama Keluar, Resmi Dukung Prabowo-Sandi

Ijtima Ulama II resmi menyatakan dukungan kepada pasangan bakal calon presiden-wakil presiden Prabowo…

Minggu, 16 September 2018 22:29

Ijtima Ulama Dukung Prabowo-Sandi, Prabowo Tandatangani 17 Poin Pakta Integritas

JAKARTA- Prabowo Subianto bersama Sandiaga Salahuddin Uno mendapat dukungan dari hasil rapat Ijtimak…

Jumat, 14 September 2018 11:15

Kena Batunya..!! Sering Palak Mobil Ambulans, Sopir Kesal, Tabrak Preman Sampai Koit

Dua dari tiga orang sopir ambulans yang menabrak pengendara sepada motor hingga tewas diringkus jajaran…

Jumat, 14 September 2018 10:26

Rick Bleszynski, WNI yang Jadi Bos Perusahaan Teknologi di AS

Belakangan ini media internasional banyak mengulas keberadaan Splend. Splend sendiri merupakan terobosan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .