MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 19 Mei 2018 12:53
Bos JAD Aman Abdurrachman, Dituntut Hukuman Mati, Ini Alasan Kejagung
Aman Abdurrachman

PROKAL.CO, JAKARTA -Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap dalang pengeboman MH Thamrin dan Kampung Melayu, Aman Abdurrachman.  Aman merupakan salah satu petinggi Jamaah Ansharut Daulah (JAD), sebuah jaringan terorisme yang terafiliasi dengan ISIS di Indonesia. 

"Kita melihat peran yang bersangkutan sangat signifikan. Dia lah tokoh utama yang ternyata kedapatan bukti melaksanakan bom-bom bunuh diri," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (18/5). 

Aman Abdurrachman telah sidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5), sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap kasus pengeboman MH Thamrin dan Kampung Melayu. Aman diduga telah berperan sebagai pihak yang telah membentuk jaringan terorisme pengebom MH Thamrin dan Kampung Melayu. 

"Dia juga yang memberikan doktrin kepada para pengikutnya untuk melakukan aksi pengeboman itu (MH Thamrin dan Kampung Melayu)," ungkapnya.  Di luar dakwaan, Prasetyo menyebutkan bahwa JAD kerap menyebarkan doktrin kepada para pengikutnya. Mereka sekarang ini sudah menyebar dan terlibat rangkaian aksi teror. 

"Jadi semuanya lah termasuk yang kemarin (serangan terorisme) di Surabaya dan Pekanbaru temasuk jaringan JAD. Jaringan ini katanya juga berafiliasi dengan kelompok NII (Negara Islam Indonesia). Sudah lama sekali NII itu, tetapi tetap saja terafiliasi dengan JAD. Dan JAD itu pendukung utama ISIS di Syria," ungkap Prasetyo. 

Lebih jauh, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum ini juga mengungkapkan ada banyak anggota JAD yang sudah diberangkatkan ke Suriah. Sayangnya setelah dideportasi ke Indonesia, ternyata mereka belum merubah pemahaman radikalisme. "Mereka menganggap Indonesia sebagai negara thaugut, kafir yang harus diperangi," ujarnya. 

"Dan aman dalam setiap acara dakwahnya selalu mengatakan untuk supaya pengikutnya melakukan jihad di tempatnya masing-masing. Termasuk juga nampaknya Aman Abdurahman ini juga menulis buku-buku cukup banyak dan berisi ajaran yang dijadikan acuan bagi pengikut-pengikutnya," ungkapnya.

"Jadi jaksa mengatakan disamping Aman sebagai residivis karena sudah dihukum 2 kali, dalam kasus yang sama dia juga dianggap membahayakan kehidupan kemanusiaan. Maka oleh JPU kepada Aman Abdurracman dituntut pidana mati," tegas Prasetyo.(ydh)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:00

Presiden Kesampingkan Aturan Menteri

JAKARTA – Pemberian pembebasan bersyarat (PB) untuk terpidana kasus terorisme…

Minggu, 20 Januari 2019 10:59

Segera Tuntaskan 15 Kasus Umrah

JAKARTA – Regulasi acuan harga minimal paket Rp 20 juta…

Minggu, 20 Januari 2019 10:58

Tol Trans Jawa Tak Gratis Lagi

JAKARTA – Setelah sebulan lebih digratiskan untuk mendukung kelancaran arus…

Minggu, 20 Januari 2019 10:40

HOT BANGET..!! Rekaman Panas Itu Bener-Bener ...Uhhhhh.....

Adegan demi adegan dalam video panas pria dan wanita asal…

Minggu, 20 Januari 2019 10:23

TEGAS..!! Warga Kesal, Tolak Jablay Masuk Kampung

Warga Kampung Tegallega Palasari, Kecamatan Cipanas, Cianjur mengambil sikap tegas…

Jumat, 18 Januari 2019 10:44

Debat Pertama Ngga Seru, Ini Saran dari JK

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi masukan dalam Debat Pilpres…

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…

Selasa, 15 Januari 2019 10:25
Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Jelang Pemilu, Kebijakan Populis Dikeluarkan

JAKARTA – Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali…

Selasa, 15 Januari 2019 10:12

Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

JAKARTA – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama…

Selasa, 15 Januari 2019 10:09

Kecewa Isu Perempuan Tak Masuk Debat

JAKARTA – Debat paslon presiden dan wakil presiden putaran pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*