MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 19 Mei 2018 10:11
Pembunuh Mahasiswi Dituntut 15 Tahun
TERDIAM: Topan alias Aco (23) hanya pasrah saat jaksa Pengadilan Negeri (PN) Samarinda membacakan tuntutan. Aco dituntut 15 tahun penjara setelah membunuh seorang mahasiswi.

PROKAL.CO, Kasus pembunuhan terhadap mahasiswi Debby Auliani pada 28 Oktober 2017 silam memasuki babak baru. Jaksa penuntut umum (JPU) di pengadilan negeri (PN) menuntut Topan alias Aco (22), hukuman 15 tahun penjara, Kamis (17/5) siang.

Aco dijerat pasal berlapis. Yakni Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, serta Pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan. Pelaku telah menikam Debby Auliani (23), mahasiswi di Jalan Gerilya, RT 31, Gang Gunung Kombeng, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda. Aco juga dikenal sebagai penjahat kambuhan dan pernah melakukan kejahatan lain. Yaitu kepemilikan senjata tajam serta pencurian.

Berkas pengadilan Aco telah terdaftar sejak Selasa (6/3) silam. Adapun barang bukti pembunuhan sampai sekarang tidak ditemukan. Diduga pelaku telah menghilangkan barang bukti saat berusaha kabur ke Kutai Kartanegara beberapa hari setelah pembunuhan.

Menurut Hakim PN Samarinda Achmad Rasyid Purba, Aco dipersilakan menyampaikan pembelaan (pledoi) Senin (21/5). “Ini baru tuntutan dari jaksa, belum putusan pengadilan,” ungkapnya. “Silakan melakukan pledoi Senin depan,” Lanjutnya.

Kemudian badik sepanjang 25 sentimeter yang dipakai Aco menghabisi nyawa Debby dirampas untuk dimusnahkan. Motor Honda Beat KT 2947 QA yang disita sebagai barang bukti dikembalikan kepada Aco. Menyikapi tuntutan JPU tersebut, kuasa hukum Aco, Supiatno meminta waktu seminggu membuat pembelaan (pledoi). “Kami jelas akan menyiapkan pembelaan,” tegas Supiatno singkat.

Aco diajukan ke persidangan karena membunuh Debby, Sabtu (28/10) dini hari pada 2017. Saat itu Aco mengendap-ngendap dan dicurigai akan mencuri. Warga yang curiga kemudian menangkap Aco. Sempat digebuki warga, Aco yang berontak berhasil lepas dari amukan warga. Aco berusaha kabur.  Ketika hendak kabur, Aco berpapasan dengan Debby. Spontan, Aco langsung menikam leher Debby.

Setelah itu Aco melanjutkan pelariannya. Sementara Debby meregang nyawa sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Aco akhirnya dibekuk polisi beberapa hari kemudian. Dalam keterangan di persidangan, Aco mengaku sebelumnya juga pernah dihukum karena kasus senjata tajam. “Hal memberatkan perbuatan terdakwa (Aco, Red) meresahkan masyarakat,” tandas JPU.  (*/amn/*/dra/iza/k16)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Senin, 15 Oktober 2018 21:44

Tak Mungkin Pesawat Presiden Mendarat di Samarinda

SAMARINDA- Harapan warga Samarinda agar pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat di Bandara…

Senin, 15 Oktober 2018 11:44

Alphad Bermasalah dengan Hukum, Ini Kata Gerindra Kaltim

BALIKPAPAN– Akhirnya partai dimana Alphad Syarif bernaung, Gerindra Kaltim buka suara soal kasus…

Senin, 15 Oktober 2018 10:51

KEJADIAN LAGI..!! Satu Tongkang Hantam Rumah

SAMARINDA– Kecelakaan perairan terjadi lagi di Mahakam. Ya, tongkang hanyut kembali menabrak rumah…

Senin, 15 Oktober 2018 07:00

Pengabdian dan Pengalaman yang Tak Terlupakan

Mamuju, Minggu sore sekira pukul 17.00 waktu setempat, relawan tanggap darurat dari Majelis Pimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .