MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 18 Mei 2018 06:34
RDMP Berjalan, Gubernur Prioritaskan Naker Lokal
PELUANG KERJA: Pertamina diminta memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal dalam menyelesaikan proyek refinery development master plan (RDMP) di Balikpapan. (paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta pembangunan kilang minyak baru milik PT Pertamina di Balikpapan memprioritaskan perekrutan tenaga kerja (naker) lokal. Untuk merealisasikannya, Pemprov bahkan sudah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pertamina dalam rangka menyiapkan naker khusus untuk proyek refinery development master plan (RDMP).

"Tenaga kerja lokal akan menjadi prioritas di kilang yang baru milik Pertamina nanti. Semua itu dilakukan untuk menyukseskan program proyek strategis nasional di daerah. Ya tapi syaratnya saya minta, tenaga yang disiapkan dilatih terlebih dulu melalui Balai Latihan Kerja (BLK)," kata Awang saat menggelar jumpa pers di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (16/5).

Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnaker) Kaltim Abu Helmi, Awang mengatakan, BLK yang telah siap, yakni di Balikpapan dan Samarinda. Dia berharap, melalui pelatihan yang dilakukan di BLK itu, para tenaga yang disiapkan dapat bekerja secara profesional sesuai kebutuhan Pertamina. "Semua sudah dibuka, tinggal anak-anak muda di daerah dapat memanfaatkannya," ujarnya dengan tegas.

Abu Helmi menjelaskan, terbuka kesempatan kerja dari 25-30 ribu naker lokal Kaltim untuk ditempatkan di kilang minyak Pertamina. Tenaga yang disiapkan untuk bidang Health Safety Environment (HSE) proyek up grading kilang minyak Pertamina RU V Balikpapan. "Karena itu, pelatihan akan dibuka untuk jurusan safetyman, safety inspector dan first aider," ujar Abu.

Dikatakannya, pendaftaran pelatihan akan dibuka sejak 17 Mei-5 Juni 2018 pada hari jam kerja. Tempat pendaftaran di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota setempat. Sedangkan, waktu dan tempat seleksi dilaksanakan, 25-27 Juni 2018. Tempat seleksi diatur Disnaker Kabupaten/Kota setempat. Sedangkan pengumuman hasil seleksi 29 Juni 2018. Pelaksanaan pelatihan Juli 2018.

"Sesuai arahan Pak Gubernur, akan dibutuhkan 25 ribu tenaga kerja. Terbagi 10 ribu tenaga kerja pendukung, mulai penggali hingga office boy. Kemudian 15 ribu tenaga terlatih. Dari 15 ribu ini, 10 ribu khusus dibutuhkan Pertamina. Sedangkan lima ribu disiapkan melalui BLK," jelasnya.

Untuk tahap pertama, disiapkan tenaga yang akan dilatih di BLK adalah 960 orang. Guna menampung 960 calon tenaga kerja ini, maka akan memanfaatkan BLK Balikpapan dan Samarinda. Pelatihan pertama diikuti 450 peserta pada Juni-Juli 2018. Kemudian, kedua 460 peserta pada September dan Desember 2018. "Jadi, ayo manfaatkan kesempatan itu," ajaknya.

Diketahui, RDMP di Refinery Unit V Balikpapan bertujuan meningkatkan kemandirian dan ketahanan energi dengan meningkatkan produksi BBM dan non-BBM, meningkatkan kualitas produk BBM dari Euro II menjadi Euro V, dan nilai ekonomi kilang Pertamina.

Setelah RDMP, kapasitas pengolahan RU V Balikpapan akan bertambah 100 ribu barel minyak mentah per hari atau naik 38 persen dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. RDMP Balikpapan juga akan menambah produksi gasoline hingga 38 persen atau 100 ribu barel per hari yang sekaligus mengurangi impor hingga 20 persen.

Selain itu, produk solar bertambah 23 persen atau 30 ribu barel per hari yang sekaligus mengurangi porsi impor 17 persen, elpiji bertambah hingga 800 persen atau 930 ribu ton per hari, dan menghasilkan produk baru propilen sebesar 230 ribu ton per tahun.

Selanjutnya, proyek akan memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang positif bagi pemerintah dan ekonomi masyarakat berupa peningkatan GDP hingga USD 1,6 miliar. Proyek RDMP Balikpapan akan berjalan selama 43 bulan dengan tahapan pada Desember 2017 adalah penyelesaian FEED.

RDMP Balikpapan merupakan satu dari enam megaproyek kilang yang akan dijalankan Pertamina. Keenam megaproyek kilang itu terdiri atas empat proyek perluasan RDMP dan dua proyek pembangunan baru (grass root refinery/GRR). (roe/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 06:30

Toyota Kian Mantap Jadi Leader di Kelas LMPV

BALIKPAPAN  -   Mengawali 2019, Toyota menggebrak industri otomotif dengan meluncurkan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:27

Pacu Produksi Perikanan

SAMARINDA  -  Produksi ikan tangkap di Kaltim tahun ini ditarget…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:25

Pengusaha Masih Belum Disiplin

SAMARINDA  -   Pemerintah tampaknya perlu melakukan edukasi lebih intensif…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Ekspansi ke Bisnis Kuliner

BALIKPAPAN  -  Telkom Property Area VI Regional Kalimantan menargetkan pendapatan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Tekanan Inflasi di Triwulan I Mereda

SAMARINDA  -  Tekanan inflasi Kaltim pada triwulan I 2019 diperkirakan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:22

Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:18

Optimistis Bersaing di Pasar LMPV

JAKARTA  –  Persaingan pasar kendaraan low multi-purpose vehicle (LMPV) kian…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:16

Tiket Terbatas, Buruan Beli sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN  - Pemerintah tengah getol memasyarakatkan olahraga. Salah satu yang…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:15

Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

SURABAYA  –  Jumlah lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) atau…

Jumat, 18 Januari 2019 06:55

BEI Lanjutkan Tren Positif

BALIKPAPAN - Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencetak pertumbuhan investor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*