MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 18 Mei 2018 06:30
Penguatan Dolar Bisa Katrol Harga Otomotif
BELUM PASTI: Harga jual otomotif di Kaltim diprediksi mengalami kenaikan jika pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus berlanjut hingga tiga bulan mendatang. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Harga jual otomotif di Kaltim diprediksi bakal terpengaruh penguatan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah. Pasalnya banyak komponen kendaraan yang harus dikirim dari luar.

Kepala Cabang Astra International Daihatsu Balikpapan Junaidi Jirajaya mengatakan, kondisi ini membuat pihaknya mau tidak mau harus menyesuaikan harga jual kendaraan roda empat. “Tetapi, hal itu terjadi jika dolar terus menguat hingga tiga bulan lamanya. Kenapa demikian, karena spare part yang diimpor sudah dipesan sejak tiga bulan sebelumnya,” ujarnya, Kamis (17/5).

Ia menjelaskan, untuk mobil low cost green car (LCGC), komponen yang didatangkan dari luar negeri hanya 20 persen. Sedangkan mobil jenis lain yang dirakit di Indonesia, 40 persen spare part dari luar negeri. “Khususnya mesin atau otaknya mobil ini masih didatangkan dari Jepang,” bebernya.

Yang paling berdampak, sebutnya, adalah mobil completely built up (CBU). Misalkan, perusahaan dari Indonesia kontrak penjualan telah habis. Di sisi lain harga dolar menguat. Karena permintaan masih banyak mau tidak mau diteruskan dengan beban biaya yang lebih besar. Dijualnya dengan rupiah, jika harga jual tetap, margin keuntungan yang didapat semakin kecil.

“Kami tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual. Apalagi di tengah kondisi bisnis yang turun dan persaingan semakin ketat. Kompetitor tidak menaikkan harga, lalu kami menaikkan harga. Bisa jadi konsumen lari. Penekanan margin mau tidak mau dilakukan,” jelasnya.

Kepala Cabang Auto 2000 MT Haryono Michealwen Kurniawan menjelaskan, dalam satu tahun, jika posisi dolar AS terus menguat biasanya terjadi kenaikan hingga dua kali. “Ya mesin, baja, dan spare part yang tidak ada atau tidak bisa dibuat di Indonesia mau tidak mau kan didatangkan dari luar. Kita belinya pakai harga dolar. Perakitannya kan kita (Toyota) hampir seluruh produk sudah di dalam negeri,” tuturnya.

Menurutnya, harga mobil tidak seperti properti. Jika penjualan sepi justru menurunkan atau harga tidak naik. Kalau kendaraan bermotor, mau tidak mau menyesuaikan dengan harga perakitannya. Menyiasati agar tidak membebani masyarakat, ditawarkan uang muka ringan atau bunga ringan. Tenor cicilannya biasanya bisa lebih panjang. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:18

Peminat dari Luar Negeri Banyak, Buah Naga Butuh Hilirisasi

SAMARINDA- Bumi Etam memiliki banyak potensi dari bisnis pertanian. Salah…

Rabu, 20 Februari 2019 12:51

Okupansi Hotel Kaltim Belum Terpengaruh Tiket Mahal

SAMARINDA- Tingginya harga tiket angkutan udara dan pemberlakuan bagasi berbayar…

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*