MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 18 Mei 2018 06:26
Tren Positif Batu Bara Belum Merata
JAGA MOMENTUM: Belum semua perusahaan merasakan efek peningkatan harga batu bara dan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Terutama yang terjalin kontrak jangka panjang.(dok/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Meski harga batu bara menguat dan ekspor meningkat, kondisi ini tak serta-merta membuat perusahaan batu bara bergerak positif. Sempat anjok hingga USD 60 per metrik ton pada 2015-2016, mulai awal tahun ini harga emas hitam mulai menyentuh angka USD 100 per metrik ton. Puncaknya pada Maret lalu, yakni USD 101,86 per metrik ton.

Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara Samarinda (APBS) Eko Priyatno menilai, efek dari anjloknya harga batu bara tiga tahun lalu masih dirasakan hingga kini. Masih banyak perusahaan pertambangan di Kaltim yang melakukan pengurangan jumlah produksi dan efisiensi pada sisi operasional guna menutupi potensi kerugian.

"Realitanya, memang menurun sejak 2013. Perusahaan tambang yang masih kuat untuk eksis walau anjloknya harga, melakukan pengurangan target produksi dan pengurangan karyawan," katanya Rabu (16/5).

Dia melihat, data ekspor batu bara tumbuh walau tak signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, sebelumnya mencatat, realisasi ekspor pada kuartal pertama 2018 lalu mencapai USD 746 juta, ditopang oleh komoditas non-migas berupa batu bara sebagai penyumbang terbesar mencapai USD 578 juta.

Adapun ekspor pada 2017 lalu mengalami kenaikan 0,13 persen atau sebesar USD 2,5 miliar dari nilai ekspor 2016 yang sebesar USD 2,2 miliar. Pertumbuhan, kata dia, mungkin saja terjadi karena umumnya perusahaan memiliki komitmen kontrak yang sudah mengikat. "Jadi, ini mungkin yang dikatakan stabil, karena kontrak jangka panjang untuk suplai," ujarnya.

Di tengah kondisi saat ini, kata dia margin yang didapatkan perusahaan kian tipis, bahkan ada yang sampai titik di bawah break even point (BEP). Walhasil, lanjut dia, penambangan skala kecil hingga menengah banyak yang menghentikan produksi. "Banyak yang beralih ke penjualan lokal (domestik) ke perusahaan pembangkit Listrik," jelasnya.

Dia menilai, pertumbuhan ekspor untuk batu bara masih belum maksimal setelah anjloknya harga tiga tahun lalu. “Masih belum maksimal. Sebab, harga baru mulai reborn baru-baru setahun ini,” jelasnya.

Apakah tren harga baru ini akan bertahan lama atau tidak? Dia masih belum bisa menyimpulkan. Hanya, dia mengatakan umumnya di sektor padat modal ini, aktivitas produksi saat ini bergantung pada nilai investasi masuk. "Faktor utama tentunya adalah investasi yang sangat bergantung pada demand,” tutupnya. (aji/ndu2/k15)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 06:54

Pengoperasian Maloy Mundur Lagi

SAMARINDA - Target pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta…

Selasa, 13 November 2018 06:52

Investor Oman Lirik Kaltim

BALIKPAPAN - Investor asal Oman tampaknya mulai tertarik untuk berinvestasi…

Selasa, 13 November 2018 06:40

e-Commerce Catat Transaksi Fantastis

JAKARTA – Pesta belanja online terbesar di dunia (Singles Day)…

Selasa, 13 November 2018 06:38

Industri Pulp dan Kertas Dipacu Manfaatkan Teknologi Ramah Lingkungan

JAKARTA - Kementerian Perindustrian memacu industri pulp dan kertas untuk…

Selasa, 13 November 2018 06:38

Kuartal III, PGN Raih Laba Bersih Rp 3,06 T

JAKARTA - Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sampai…

Selasa, 13 November 2018 06:37

The Fed Kawal Ruang Gerak Rupiah

JAKARTA - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Senin, 12 November 2018 06:54

Buat Sistem Pembakaran Mesin Maksimal

BALIKPAPAN – PT Pertamina (Persero) terus mendorong konsumsi Bahan Bakar…

Senin, 12 November 2018 06:48

Neraca Perdagangan Surplus USD 1,11 M

SAMARINDA – Neraca Perdagangan Kaltim terus menunjukkan performa positif. Pada…

Senin, 12 November 2018 06:47

Pasar India Masih Jadi Favorit

SAMARINDA – Rendahnya harga crude palm oil (CPO) global belum…

Senin, 12 November 2018 06:41

Siap Bersaing di Kelas Motor Sport

BALIKPAPAN – Suzuki GSX150 Bandit cukup percaya diri menjadi pemain…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .