MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 18 Mei 2018 06:26
Tren Positif Batu Bara Belum Merata
JAGA MOMENTUM: Belum semua perusahaan merasakan efek peningkatan harga batu bara dan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Terutama yang terjalin kontrak jangka panjang.(dok/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Meski harga batu bara menguat dan ekspor meningkat, kondisi ini tak serta-merta membuat perusahaan batu bara bergerak positif. Sempat anjok hingga USD 60 per metrik ton pada 2015-2016, mulai awal tahun ini harga emas hitam mulai menyentuh angka USD 100 per metrik ton. Puncaknya pada Maret lalu, yakni USD 101,86 per metrik ton.

Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara Samarinda (APBS) Eko Priyatno menilai, efek dari anjloknya harga batu bara tiga tahun lalu masih dirasakan hingga kini. Masih banyak perusahaan pertambangan di Kaltim yang melakukan pengurangan jumlah produksi dan efisiensi pada sisi operasional guna menutupi potensi kerugian.

"Realitanya, memang menurun sejak 2013. Perusahaan tambang yang masih kuat untuk eksis walau anjloknya harga, melakukan pengurangan target produksi dan pengurangan karyawan," katanya Rabu (16/5).

Dia melihat, data ekspor batu bara tumbuh walau tak signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, sebelumnya mencatat, realisasi ekspor pada kuartal pertama 2018 lalu mencapai USD 746 juta, ditopang oleh komoditas non-migas berupa batu bara sebagai penyumbang terbesar mencapai USD 578 juta.

Adapun ekspor pada 2017 lalu mengalami kenaikan 0,13 persen atau sebesar USD 2,5 miliar dari nilai ekspor 2016 yang sebesar USD 2,2 miliar. Pertumbuhan, kata dia, mungkin saja terjadi karena umumnya perusahaan memiliki komitmen kontrak yang sudah mengikat. "Jadi, ini mungkin yang dikatakan stabil, karena kontrak jangka panjang untuk suplai," ujarnya.

Di tengah kondisi saat ini, kata dia margin yang didapatkan perusahaan kian tipis, bahkan ada yang sampai titik di bawah break even point (BEP). Walhasil, lanjut dia, penambangan skala kecil hingga menengah banyak yang menghentikan produksi. "Banyak yang beralih ke penjualan lokal (domestik) ke perusahaan pembangkit Listrik," jelasnya.

Dia menilai, pertumbuhan ekspor untuk batu bara masih belum maksimal setelah anjloknya harga tiga tahun lalu. “Masih belum maksimal. Sebab, harga baru mulai reborn baru-baru setahun ini,” jelasnya.

Apakah tren harga baru ini akan bertahan lama atau tidak? Dia masih belum bisa menyimpulkan. Hanya, dia mengatakan umumnya di sektor padat modal ini, aktivitas produksi saat ini bergantung pada nilai investasi masuk. "Faktor utama tentunya adalah investasi yang sangat bergantung pada demand,” tutupnya. (aji/ndu2/k15)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 06:04

Arus Balik Diprediksi Mulai 20 Juni

TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Minggu, 17 Juni 2018 10:21

CANTIK..!! Dimodif, Begini Tampilan Toyota C-HR

Hasil inovasi desain para insinyur Toyota pada C-HR tidak lantas menutup kreativitas modifikator dari…

Jumat, 15 Juni 2018 14:02

Penumpang Bandara Angkasa Pura I Tumbuh 10 Persen

JAKARTA – Pertumbuhan penumpang pesawat pada musim mudik kali ini cukup mengejutkan. Menteri Perhubungan…

Kamis, 14 Juni 2018 06:22

Belum Ada Pelanggaran

BALIKPAPAN – Dugaan adanya penjualan tiket pesawat dengan tarif melebihi batas atas yang terjadi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:20

Libur, Bulog Tetap Gelar Operasi Pasar

BALIKPAPAN - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional Kaltim dan Kaltara…

Kamis, 14 Juni 2018 06:17

Ayam Potong Mahal, Diimbau Beralih ke Ayam Beku

BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Balikpapan mengklaim kebiasaan masyarakat yang masih enggan mengonsumsi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:04

Pertamax Mulai Jadi Primadona

JAKARTA – Memasuki libur bersama Ramadan 2018, padatnya arus kendaraan bermotor membuat konsumsi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:01

Cuti Bersama, Mandiri Tetap Beroperasi

JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan tetap mengoperasikan 302 cabangnya untuk melayani nasabah…

Kamis, 14 Juni 2018 06:00

Juli, Pilot dan Karyawan Garuda Berencana Mogok

JAKARTA - Karyawan dan pilot PT Garuda Indonesia (Persero) yang tergabung dalam Serikat Karyawan Garuda…

Rabu, 13 Juni 2018 10:00

Kenaikan Harga Ayam Lewati Prediksi

BALIKPAPAN - Tak hanya pasokan ayam broiler ke pedagang yang berkurang, kenaikan harga jelang Idulfitri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .