MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 17 Mei 2018 10:24
Nelayan Unjuk Rasa di Laut, Minta Angkutan Batu Bara Dievaluasi
DIKAWAL POLISI: Sejumlah nelayan Muara Badak berunjuk rasa menuntut kegiatan bongkar muat batu bara dievaluasi.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Sejumlah nelayan dari Kecamatan Muara Badak menggelar aksi unjuk rasa di laut. Sejak Minggu (12/5), mereka menuntut pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau.

Penurunan hasil tangkapan pun diklaim sebagai pemicu nelayan melakukan aksi tersebut. Lebih dari lima ratus nelayan tersebut menghalangi bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau. Menurut mereka, aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan laut Muara badak selama ini tidak memberi kontribusi apapun kepada kecamatan.

Padahal, imbas aktivitas bongkar muat tersebut sangat dirasakan. “Saat ini tangkapan ikan menjadi jauh menurun. Apalagi, aktivitas tersebut tidak pernah memberikan kompensasi apa-apa kepada warga setempat,” ujar Aminudin, perwakilan nelayan yang turut menggelar aksi.

Menurutnya, bukan tanpa alasan para nelayan menuntut bongkar muat di daerah tersebut dihentikan. Pasalnya, kawasan bongkar muat itu seyogianya dijadikan nelayan sebagai tempat mencari nafkah dan penghasilan. Apalagi daerah tersebut banyak bagan nelayan juga dijadikan tempat pemancingan serta pembibitan dan pengembangan ikan oleh para nelayan.

Apalagi, kata dia, Kementerian Perhubungan tempat ship to ship transfer (STS) bongkar muat di Muara Berau bukan satu-satunya STS. “Di Muara Jawa juga ada STS, namun selama ini hanya dilakukan bongkar muat di kawasan Muara Berau dan berimbas langsung kepada nelayan,” tambahnya.

Selama ini, ratusan ponton melakukan aktivitas bongkar muat dalam sebulan. Untuk menindaklanjuti aksi tersebut nelayan sepakat untuk melakukan aksi secara bergantian selama 24 jam. “Untuk jumlah nelayan di Kecamatan Muara Badak mencapai 1.200 orang,” tutupnya. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:08

ASTAGA..!! Ternyata Karena Ini, Mahasiswa Diusir dari Asrama

SANGATTA–Defisit anggaran yang terjadi dan mendera Pemerintah Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 23:34

Kebakaran Hebat Landa Tenggarong

TENGGARONG- Sejak sekitar pukul 19.00 malam, kebakaran hebat melanda Tenggarong,…

Rabu, 16 Januari 2019 10:36

Stiker Caleg Dicopot Paksa

SANGATTA–Para pengendara di jalan umum Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:31

ASTAGA..!! Curiga 22.612 Peserta Penerima Bantuan Iuran Tak Layak Dapat Bantuan

PENAJAM–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Pendistribusian Tabung Pinky Meningkat

TANA PASER–Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Rabu, 16 Januari 2019 10:11

Gaji Petugas Kebersihan Naik 10 Persen

BUKAN hanya bonus yang dikucurkan Pemkot Bontang terhadap pasukan kuning…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*