MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 17 Mei 2018 10:24
Nelayan Unjuk Rasa di Laut, Minta Angkutan Batu Bara Dievaluasi
DIKAWAL POLISI: Sejumlah nelayan Muara Badak berunjuk rasa menuntut kegiatan bongkar muat batu bara dievaluasi.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Sejumlah nelayan dari Kecamatan Muara Badak menggelar aksi unjuk rasa di laut. Sejak Minggu (12/5), mereka menuntut pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau.

Penurunan hasil tangkapan pun diklaim sebagai pemicu nelayan melakukan aksi tersebut. Lebih dari lima ratus nelayan tersebut menghalangi bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau. Menurut mereka, aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan laut Muara badak selama ini tidak memberi kontribusi apapun kepada kecamatan.

Padahal, imbas aktivitas bongkar muat tersebut sangat dirasakan. “Saat ini tangkapan ikan menjadi jauh menurun. Apalagi, aktivitas tersebut tidak pernah memberikan kompensasi apa-apa kepada warga setempat,” ujar Aminudin, perwakilan nelayan yang turut menggelar aksi.

Menurutnya, bukan tanpa alasan para nelayan menuntut bongkar muat di daerah tersebut dihentikan. Pasalnya, kawasan bongkar muat itu seyogianya dijadikan nelayan sebagai tempat mencari nafkah dan penghasilan. Apalagi daerah tersebut banyak bagan nelayan juga dijadikan tempat pemancingan serta pembibitan dan pengembangan ikan oleh para nelayan.

Apalagi, kata dia, Kementerian Perhubungan tempat ship to ship transfer (STS) bongkar muat di Muara Berau bukan satu-satunya STS. “Di Muara Jawa juga ada STS, namun selama ini hanya dilakukan bongkar muat di kawasan Muara Berau dan berimbas langsung kepada nelayan,” tambahnya.

Selama ini, ratusan ponton melakukan aktivitas bongkar muat dalam sebulan. Untuk menindaklanjuti aksi tersebut nelayan sepakat untuk melakukan aksi secara bergantian selama 24 jam. “Untuk jumlah nelayan di Kecamatan Muara Badak mencapai 1.200 orang,” tutupnya. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:10

Transportasi Pendukung Akan Disiapkan

JAKARTA – Persiapan arus mudik yang dilakukan pemerintah tidak hanya untuk jalur mudik dan angkutan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:29

Target Pemeliharaan Jalan Penajam-Kademang-Kuaro, Rampung sebelum Idulfitri

PENAJAM – Kegiatan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah dimulai.…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:26

Bisa Cetak KTP-el, Tak Lagi Terbitkan Suket

PENAJAM – Penerbitan surat keterangan (suket) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah dihentikan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:25

Beasiswa 2018 untuk Stiper Muhammadiyah

TANA PASER – Defisit keuangan yang dialami Pemkab Paser sejak dua tahun terakhir, berdampak pada…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:24

Masjid Agung Berbenah Sambut Ramadan

TANA PASER – Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot yang merupakan masjid terbesar dan kebanggaan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:23

Rutan Tanah Grogot Perketat Pengamanan

TANA PASER – Guna menghindari masuknya barang-barang terlarang kepada tahanan dan narapidana di…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:20

Anak-Anak Dijadikan Pengedar Narkoba

SENDAWAR- Anak-anak makin banyak dilibatkan dalam peredaran narkoba. Buktinya, sampai saat ini ada 44…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:18

HAISSSS...!! Lelang Causeway Tak Ada Kabar

SANGATTA – Progres pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, Kutai Timur (Kutim) sangat lamban.…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:15

KPU Bingung, Libur Lebaran Berpotensi Tingkatkan Golput

SANGATTA – Jadwal libur Lebaran tahun ini diperkirakan bakal memengaruhi partisipasi pemilih pada…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:15

Lambat Serap Anggaran, Kades Dipanggil ke Jakarta

SANGATTA – Lama tak terdengar kabar soal dana desa (DD) Kutai Timur (Kutim). Ternyata, justru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .