MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 17 Mei 2018 10:24
Nelayan Unjuk Rasa di Laut, Minta Angkutan Batu Bara Dievaluasi
DIKAWAL POLISI: Sejumlah nelayan Muara Badak berunjuk rasa menuntut kegiatan bongkar muat batu bara dievaluasi.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Sejumlah nelayan dari Kecamatan Muara Badak menggelar aksi unjuk rasa di laut. Sejak Minggu (12/5), mereka menuntut pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau.

Penurunan hasil tangkapan pun diklaim sebagai pemicu nelayan melakukan aksi tersebut. Lebih dari lima ratus nelayan tersebut menghalangi bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau. Menurut mereka, aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan laut Muara badak selama ini tidak memberi kontribusi apapun kepada kecamatan.

Padahal, imbas aktivitas bongkar muat tersebut sangat dirasakan. “Saat ini tangkapan ikan menjadi jauh menurun. Apalagi, aktivitas tersebut tidak pernah memberikan kompensasi apa-apa kepada warga setempat,” ujar Aminudin, perwakilan nelayan yang turut menggelar aksi.

Menurutnya, bukan tanpa alasan para nelayan menuntut bongkar muat di daerah tersebut dihentikan. Pasalnya, kawasan bongkar muat itu seyogianya dijadikan nelayan sebagai tempat mencari nafkah dan penghasilan. Apalagi daerah tersebut banyak bagan nelayan juga dijadikan tempat pemancingan serta pembibitan dan pengembangan ikan oleh para nelayan.

Apalagi, kata dia, Kementerian Perhubungan tempat ship to ship transfer (STS) bongkar muat di Muara Berau bukan satu-satunya STS. “Di Muara Jawa juga ada STS, namun selama ini hanya dilakukan bongkar muat di kawasan Muara Berau dan berimbas langsung kepada nelayan,” tambahnya.

Selama ini, ratusan ponton melakukan aktivitas bongkar muat dalam sebulan. Untuk menindaklanjuti aksi tersebut nelayan sepakat untuk melakukan aksi secara bergantian selama 24 jam. “Untuk jumlah nelayan di Kecamatan Muara Badak mencapai 1.200 orang,” tutupnya. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:15

Datangkan Lima Kontainer Bibit Singkong

SENDAWAR – Pembukaan tanaman singkong mulai diwujudkan. Bibit singkong yang dikemas lima kontainer…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:14

Dua Tower Bodong Belum Ditertibkan

TENGGARONG - Lama tak terdengar kabarnya, persoalan pembangunan sejumlah tower yang disinyalir tak memiliki…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:06

Dipakai di Kutim, Pajak Lari ke Luar

SANGATTA – Hingga sekarang masih ada sebagian perusahaan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggunakan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:56

TK2D Perlu Perda Status Huku

SANGATTA–Honorer alias tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di Kutim belum surut permasalahannya.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:53

Sebut Kebijakan Bupati Disalahgunakan

SANGATTA–Pemkab Kutai Timur yang telanjur terlilit utang dengan pihak ketiga, terus dikejar-kejar…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:51

Cemburu Membara, Pisau Bicara

BONTANG–Pisau dapur mendarat di perut KD. Perempuan 40 tahun itu terlibat cekcok dengan RS (45).…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48

Minta Lelang Proyek Dievaluasi

BONTANG–Lelang proyek pembangunan rumah ibadah dinilai harus dievaluasi ulang. Pasalnya, DPRD…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:47

Pemilik Sabu 1 Kilogram Masuk DPO

TANJUNG REDEB–Pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 1 kilogram di Jalan Bulungan, RT 4, Kampung…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:46

Musnahkan Barang Bukti 20 Tersangka

TANJUNG REDEB–Barang bukti kasus narkotika jenis sabu-sabu dimusnahkan di Mapolres Berau, kemarin.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:43

Desa Melintang Tak Lagi “Water World”

Euforia kebahagiaan warga Desa Melintang di Kecamatan Muara Wis, Kukar, tak lagi mampu dibendung. Suka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .