MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 17 Mei 2018 11:00
Bandara APT Pranoto Sudah Layak Dilandasi

Penerbangan Perdana dari Berau, Angkut 40 Penumpang

SIAP BEROPERASI: Salman Lumoindong sujud syukur setelah SBU Bandara APT Pranoto dikeluarkan Kemenhub kemarin. (SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Keraguan publik akan beroperasinya Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda terjawab. Bandara yang berada di Sungai Siring itu akhirnya mengantongi Sertifikat Bandar Udara (SBU). Pertanda lapangan terbang tersebut sudah layak beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Salman Lumoindong mengatakan, SBU dengan nomor 145/SBU-DBU/V/2018 itu terbit Selasa (15/5). Dalam SBU yang ditandatangani Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso itu, Bandara APT Pranoto memiliki status penggunaan sebagai bandara umum (publik)-domestik.

“Alhamdulillah, setelah menunggu, SBU Bandara APT Pranoto sudah kami kantongi. Semoga soft launching yang akan kami adakan dalam waktu dekat berjalan lancar,” ucapnya kepada Kaltim Post kemarin (16/5).

Salman menjelaskan, dalam soft launching pada 24 Mei itu akan dilakukan penerbangan perdana dari Bandara Kalimarau, Tanjung Selor, Berau menuju APT Pranoto, Samarinda. Pesawat ATR-42 berkapasitas 40 penumpang milik maskapai Xpress Air, rencananya terbang dari Berau pukul 08.45 Wita dan tiba sekitar pukul 10.00 Wita.

Setelah landing, seluruh penumpang dan awak pesawat akan disambut langsung oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Salman menjelaskan, SBU merupakan syarat penting pertanda bandara layak melakukan aktivitas penerbangan. “Secara fisik, bandara sudah oke. Tapi, masih ada catatan dari tim karena mereka memeriksa bulan lalu. Misalnya seperti genangan air. Namun, itu sudah kami rapikan,” ungkapnya.

Bicara soal transportasi penunjang, Salman mengatakan, telah melakukan rapat persiapan angkutan darat. Pihaknya meminta kepada pengelola bandara mengutamakan angkutan massal, yakni Damri.

Alasannya, kata Salman, lebar badan jalan menuju Bandara APT Pranoto tergolong sempit. “Jangan sampai orang berbondong-bondong naik mobil pribadi. Selain Damri, bolehlah masuk taksi. Namun, armada yang digunakan haruslah bagus,” kata Salman.

Salman menyebutkan, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) pada 2018 telah menganggarkan dana sekitar Rp 190 miliar untuk pelebaran jalan menuju bandara. Hal tersebut jadi angin segar yang dinantikan.

Bandara yang populer dengan nama Bandara Samarinda Baru (BSB) itu akan menggantikan Bandara Temindung Samarinda yang memang didesain kalah kelas dari Bandara Sepinggan, Balikpapan. Bandara Temindung beroperasi sejak 22 Juli 1974.

Nantinya, fungsi yang selama ini diemban Bandara Sepinggan itulah yang kini juga dimiliki Bandara APT Pranoto. “Closing Temindung pukul 16.00 Wita. Besoknya, 24 Mei pukul 08.00 Wita, opening Bandara APT Pranoto. Hampir tidak ada kendala. Progres sangat bagus,” tutur Kepala UPBU Temindung Wahyu Siswoyo saat ditemui di Bandara APT Pranoto awal pekan lalu.

Bandara APT Pranoto punya prospek sangat bagus. Dari data yang ada, jumlah penumpang yang dilayani Bandara Sepinggan Balikpapan pada 2017 berjumlah 7,3 juta. Sebanyak 60 persen atau 4,3 juta merupakan penumpang dari Samarinda, Bontang, Kukar, Kubar, dan Kutim yang secara geografis lebih dekat ke APT Pranoto.

Rencananya, Lion Group, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia masuk di Bandara APT Pranoto, tinggal menunggu SBU. Momentum itu dimanfaatkan UPBU Temindung untuk mengakomodasi keperluan maskapai tersebut. Wahyu menuturkan, untuk memberi kenyamanan bagi maskapai dan penumpang, apron akan diperluas. Dari semula 300x123 meter persegi jadi 600x123 meter persegi.

“Sekarang hanya menampung empat pesawat (tipe Boeing 737-900 ER). Ketika apron diperluas, bisa menampung delapan pesawat,” ungkapnya. Selain apron, pembangunan taxiway dan exit way cukup mendesak.

“Kalau kami tambah taxiway dan exit way, pesawat di darat yang harusnya satu jam, bisa kami reduksi jadi 30 menit. Mobilisasi lebih cepat. Otomatis kapasitas runway, apron, dan terminal juga bertambah,” sebutnya.

PERTUMBUHAN EKONOMI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim pun telah menganalisis efek ekonomi dari operasional Bandara APT Pranoto. Jika beroperasi sesuai jadwal, infrastruktur itu akan menyumbang setidaknya 0,04 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Benua Etam tahun ini.

Manajer Tim Pengembangan Ekonomi KPw-BI Kaltim Christian mengatakan, angka tersebut dihasilkan menggunakan referensi umum yang lazim digunakan dalam strategi pembangunan daerah. “Bandara tentunya punya peran sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Bagi Kaltim, ini asa baru bagi perekonomian,” tuturnya.

Dia menjelaskan, bandara baru akan memberi dukungan bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa. Selain wisatawan, infrastruktur tersebut memudahkan akses para pelaku bisnis.

Proyeksi sementara menyebutkan, Bandara APT Pranoto akan menampung sekitar 6,3 juta penumpang per tahun. Sebagai pembanding, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, tahun lalu mencatatkan traffic 7,5 juta penumpang sepanjang 2016, dan kurang dari 7 juta penumpang pada tahun lalu.

Selain dampak terhadap berbagai sektor usaha, operasional Bandara APT Pranoto juga memberi dampak ekonomi langsung. Sebut saja keperluan 483 tenaga kerja, yang mencakup karyawan organik atau staf, administrasi, sampai tenaga teknis.

Lebih lanjut, Christian menjelaskan, bersama kalangan perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI juga tengah mematangkan layanan transaksi nontunai di Bandara APT Pranoto. “Kita bertekad meningkatkan transaksi nontunai. Salah satunya dengan menyempurnakan ekosistem nontunai. Termasuk di bandara ini nanti,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, sudah ada Bank Mandiri yang bekerja sama dengan UPBU APT Pranoto dalam penyediaan layanan nontunai. MoU dilakukan antara KPw-BI Kaltim, Bank Mandiri, dan Kementerian Perhubungan, pekan lalu. “Kerja sama ini sebagai sinergi pembangunan dan layanan antara perbankan dengan otoritas bandara,” jelasnya.

Langkah tersebut akan memudahkan para penumpang di Bandara APT Pranoto. Nantinya, ada 275 tenant di bandara internasional yang menyiapkan mesin electronic data capture (EDC), untuk menunjang transaksi nontunai. Sementara di parkir bandara, akan menggunakan layanan uang elektronik.

“Di Kaltim, baru Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang menerapkan e-parking. Kami berharap, Bandara APT Pranoto juga akan melakukan demikian, dan semoga ini didukung lebih banyak bank,” tutupnya. (roe/rom/k11)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

SERASA ANAK TIRI..!! Bandara APT Pranoto “Dicueki” Pusat

SAMARINDA–Moda transportasi udara jadi idola untuk memangkas waktu perjalanan. Sayangnya,…

Jumat, 18 Januari 2019 07:57

Koran Adalah Alat Perjuangan, Bertahan dengan Kualitas Sajian

Media daring menjamur. Tapi tak akan membunuh koran. Tak membuatnya…

Jumat, 18 Januari 2019 06:48

Mengoptimalkan Ekspor Batu Bara Kaltim ke India

Oleh: Wahyu Baskara Santoso dan Debby Amalia Soraya (Asisten Analis…

Jumat, 18 Januari 2019 00:06

Jokowi Serang Caleg Gerindra, Prabowo Malah Joget-Joget

Sebuah kejadian menarik dalam debat pilpres 2019 edisi pertama yang…

Kamis, 17 Januari 2019 11:36
Prostitusi Online Melibatkan Artis

Vanessa Angel Ditetapkan Tersangka

SURABAYA - Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim akhirnya…

Kamis, 17 Januari 2019 11:12
Malam Ini KPU Gelar Debat Paslon Edisi Pertama

Debat Pertama Pilpres, Begini Persiapan Kedua Kubu

Malam ini, dua pasang kandidat presiden dan wakil presiden akan…

Kamis, 17 Januari 2019 09:33

BERDUKA..!! 26 Rumah, 1 Bangunan Langgar dan Gereja, Ludes di Kebakaran Tenggarong

TENGGARONG - Data sementara, sebanyak 26 rumah ludes terbakar pada…

Kamis, 17 Januari 2019 07:12

WADUH..!! Ketimpangan Pendapatan Kaltim Meningkat

SAMARINDA - Meski ketimpangan pendapatan Kaltim pada 2018 mengalami peningkatan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:34

NESTAPA..!! Petani Lada Rugi Jual Hasil Panen

TANJUNG REDEB–Harga lada masih menjadi keluhan para petani di Kabupaten…

Rabu, 16 Januari 2019 07:44

Se-Kalimantan, di Sinilah Termahal Biaya Hidup

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berada di urutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*