MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 17 Mei 2018 08:58
Ingin Aman dan Damai, Tanda Tangani Pernyataan Bersama

Gubernur Kaltara Ajak Kepala Daerah hingga Tokoh Agama Cegah Terorisme

DIDUKUNG SEMUA PIHAK: Irianto Lambrie (kedua kiri) menandatangani pernyataan bersama untuk meningkatkan kondusivitas di Gedung Gadis Kaltara kemarin. Hal itu juga diikuti kepala daerah kabupaten/kota di Kaltara. (FOTO HUMAS KALTARA)

PROKAL.CO, Serangan terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo, Jatim cukup memilukan. Puluhan korban meninggal. Hal tersebut turut jadi perhatian Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara).

BERTEMPAT di Ruang Pertemuan Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Kaltara, Pemprov Kaltara menggelar rapat bersama sejumlah pihak kemarin (16/5). Dalam pertemuan itu, membahas situasi dan kondisi teraktual. Utamanya, menyikapi kejadian aksi teroris belakangan ini yang dianggap menimbulkan kekhawatiran gangguan keamanan bangsa.

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Gubernur Kaltara Irianto Lambrie tersebut, dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Di antaranya, Wakil Gubernur (Wagub) Udin Hianggio, Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Teguh Bejo Rumekso, Kepala Badan Intelijen Negara Kaltara Brigjen Rudy Supriyanto, para bupati/wali kota se Kaltara, dan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perwakilan ormas, serta elemen masyarakat lainnya.

“Kenapa saya anggap pertemuan ini penting. Aksi terorisme yang terjadi perlu kita sikapi bersama. Saya anggap yang hadir dalam pertemuan ini adalah mewakili masyarakat Kaltara. Saya yakin semua menginginkan Kaltara aman dan damai,” ujar Gubernur mengawali pertemuan yang bertema “Merajut Kebangsaan Membendung Terorisme di Kalimantan Utara” tersebut.

Dari pertemuan ini, Irianto mengharapkan ada sebuah komitmen bersama untuk mencegah agar jangan sampai terorisme masuk ke Kaltara. Maka, menurutnya, pencegahan dini dan sikap antisipatif perlu dilakukan. Utamanya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Irianto mengungkapkan, dirinya sengaja mengumpulkan seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Kaltara untuk membahas dan mengoordinasikan semua aspek kegiatan pemerintahan termasuk yang dihadapi. Hal ini untuk memastikan semua daerah di Kaltara benar-benar kondusif.

“Ini sekaligus memastikan kewaspadaan kita untuk menghadapi situasi yang begitu mengancam keamanan nasional,” ujar Irianto. Situasi saat ini, lanjutnya, tidak bisa dianggap remeh. “Pada pertemuan ini, saya ingin kita semua harus dapat memiliki sikap antisipatif untuk menghadapi radikalisme,” harapnya.

Irianto mengakui telah melakukan komunikasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Salah satu yang dikomunikasikan adalah meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling).

“Makanya saya sengaja mengundang bupati/wali kota di Kaltara agar partisipasi masyarakat dalam siskamling terus ditingkatkan. Kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan dengan kualitas yang tinggi mulai tingkat rukun tetangga (RT),” jelasnya.

Maka, Irianto meminta kepada bupati dan wali kota untuk melakukan pertemuan serupa dengan menghadirkan seluruh stakeholder di wilayahnya masing-masing. Bahkan, bila perlu mengundang seluruh ketua RT.

“Para bupati/wali kota saya minta untuk menginstruksikan kepada jajarannya. Terutama para lurah, kepala desa, hingga ketua RT untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Termasuk saya minta juga diaktifkan kembali siskamling di setiap lingkungan RT atau RW,” ujarnya.

Bupati dan wali kota, lanjut Gubernur, perlu mengarahkan agar ketua RT di daerah masing-masing terkoneksi dengan WhatApp. Cara ini untuk memaksimalkan koordinasi dalam deteksi dini secara berjenjang. “Saya pikir itu adalah sesuatu yang aplikatif untuk dilaksanakan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pada sisi pendidikan, menurut Irianto, peran guru dalam memberikan pemahaman untuk membendung radikalisme dan terorisme juga sangat penting. Dia berpesan agar para guru agama dapat memberikan pelajaran tentang toleransi antarumat beragama.

“Guru juga merupakan komponen penting dalam memberikan filter agar siswa tidak terjerumus ke dalam paham radikalisme. Tugas kita sebagai pemimpin harus bergerak cepat untuk meningkatkan kembali rasa keberanian dalam membasmi paham radikalisme,” jelas Irianto.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak semua yang hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mereka tenang, tidak resah, dan tidak terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak dipertanggungjawabkan.

Dari pertemuan tersebut, juga disampaikan berbagai informasi terkini di Kaltara. Utamanya, yang berkaitan dengan hal-hal yang patut diwaspadai. Informasi dan masukan tersebut, di antaranya disampaikan oleh Kapolda Kaltara, kepala BIN Kaltara, Kasdam Mulawarman, hingga sejumlah elemen masyarakat yang hadir.

Salah satu penyampaian yang perlu menjadi atensi bersama semua pihak adalah letak geografis Kaltara yang berada di perbatasan. Sehingga ada kerawanan menjadi jalur keluar masuknya para teroris yang akan masuk lewat Filipina dan Malaysia, maupun sebaliknya, dari Indonesia yang akan kabur keluar negeri. “Ini harus menjadi kewaspadaan kita semua,” tegas Gubernur.

Adapun pada akhir pertemuan, dilakukan penandatanganan pernyataan menyikapi aksi terorisme dan berkaitan upaya bersama untuk mewujudkan keamanan dan kedamaian di Kaltara. (humas/rom/k11)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 12:19
Laos U-23 vs Indonesia U-23

Semangat untuk Menang

JAKARTA – Harapan timnas U-23 Indonesia lolos ke babak 16 besar Asian Games 2018 bisa berada di…

Jumat, 17 Agustus 2018 10:00

Tersangka RPU Tambah Satu

BALIKPAPAN - Penyidik dari Polda Kaltim melanjutkan operasi penggeledahan di Balikpapan Kamis (16/8).…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:11

Tumben..!! Belanja Anggaran 2019 Populis

JAKARTA – Pemerintah an Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah berhasil mencapai sejumlah keberhasilan.…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:08

Kelola Listrik Tenaga Surya, Hasilkan Beragam Usaha

Jauh dari hiruk pikuk kota, bukan berarti Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:00

Bebas dari Rasa Benci

OLEH: BAMBANG ISWANTO (*) HARI ini, 17 Agustus, bangsa Indonesia memperingati hari ulang tahun kemerdekaan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:00
Terlama di DPRD Balikpapan, Empat Boks Dokumen Disita

NAH..!! Lima Jam Penyidik Polda Geledah-Geledah

BALIKPAPAN - Sebanyak 13 penyidik dari Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:00
Sistem Rujukan Online BPJS Kacau

RSUD AWS Tolak Layani, Puluhan Pasien Protes

SAMARINDA - Puluhan orang yang mendapat rujukan pelayanan kesehatan protes di RSUD Abdul Wahab Sjahranie…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:00

Gubernur Tolak Tim Transisi Bentukan Bakal Gubernur, Ini Alasannya

SAMARINDA–Awang Faroek Ishak dan Isran Noor seperti berbalas pantun. Kali ini, gubernur Kaltim…

Rabu, 15 Agustus 2018 12:00

Protes Deras, Proyek Masjid Jalan Terus

SAMARINDA – Kisruh pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu belum menunjukkan tanda-tanda berhenti.…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:12

Tidak Berpolitik, tapi Berbobot Politik

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menaruh harapan besar terhadap pasangan Joko Widodo-Ma’ruf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .