MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 17 Mei 2018 08:58
Ingin Aman dan Damai, Tanda Tangani Pernyataan Bersama

Gubernur Kaltara Ajak Kepala Daerah hingga Tokoh Agama Cegah Terorisme

DIDUKUNG SEMUA PIHAK: Irianto Lambrie (kedua kiri) menandatangani pernyataan bersama untuk meningkatkan kondusivitas di Gedung Gadis Kaltara kemarin. Hal itu juga diikuti kepala daerah kabupaten/kota di Kaltara. (FOTO HUMAS KALTARA)

PROKAL.CO, Serangan terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo, Jatim cukup memilukan. Puluhan korban meninggal. Hal tersebut turut jadi perhatian Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara).

BERTEMPAT di Ruang Pertemuan Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Kaltara, Pemprov Kaltara menggelar rapat bersama sejumlah pihak kemarin (16/5). Dalam pertemuan itu, membahas situasi dan kondisi teraktual. Utamanya, menyikapi kejadian aksi teroris belakangan ini yang dianggap menimbulkan kekhawatiran gangguan keamanan bangsa.

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Gubernur Kaltara Irianto Lambrie tersebut, dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Di antaranya, Wakil Gubernur (Wagub) Udin Hianggio, Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Teguh Bejo Rumekso, Kepala Badan Intelijen Negara Kaltara Brigjen Rudy Supriyanto, para bupati/wali kota se Kaltara, dan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perwakilan ormas, serta elemen masyarakat lainnya.

“Kenapa saya anggap pertemuan ini penting. Aksi terorisme yang terjadi perlu kita sikapi bersama. Saya anggap yang hadir dalam pertemuan ini adalah mewakili masyarakat Kaltara. Saya yakin semua menginginkan Kaltara aman dan damai,” ujar Gubernur mengawali pertemuan yang bertema “Merajut Kebangsaan Membendung Terorisme di Kalimantan Utara” tersebut.

Dari pertemuan ini, Irianto mengharapkan ada sebuah komitmen bersama untuk mencegah agar jangan sampai terorisme masuk ke Kaltara. Maka, menurutnya, pencegahan dini dan sikap antisipatif perlu dilakukan. Utamanya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Irianto mengungkapkan, dirinya sengaja mengumpulkan seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Kaltara untuk membahas dan mengoordinasikan semua aspek kegiatan pemerintahan termasuk yang dihadapi. Hal ini untuk memastikan semua daerah di Kaltara benar-benar kondusif.

“Ini sekaligus memastikan kewaspadaan kita untuk menghadapi situasi yang begitu mengancam keamanan nasional,” ujar Irianto. Situasi saat ini, lanjutnya, tidak bisa dianggap remeh. “Pada pertemuan ini, saya ingin kita semua harus dapat memiliki sikap antisipatif untuk menghadapi radikalisme,” harapnya.

Irianto mengakui telah melakukan komunikasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Salah satu yang dikomunikasikan adalah meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling).

“Makanya saya sengaja mengundang bupati/wali kota di Kaltara agar partisipasi masyarakat dalam siskamling terus ditingkatkan. Kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan dengan kualitas yang tinggi mulai tingkat rukun tetangga (RT),” jelasnya.

Maka, Irianto meminta kepada bupati dan wali kota untuk melakukan pertemuan serupa dengan menghadirkan seluruh stakeholder di wilayahnya masing-masing. Bahkan, bila perlu mengundang seluruh ketua RT.

“Para bupati/wali kota saya minta untuk menginstruksikan kepada jajarannya. Terutama para lurah, kepala desa, hingga ketua RT untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Termasuk saya minta juga diaktifkan kembali siskamling di setiap lingkungan RT atau RW,” ujarnya.

Bupati dan wali kota, lanjut Gubernur, perlu mengarahkan agar ketua RT di daerah masing-masing terkoneksi dengan WhatApp. Cara ini untuk memaksimalkan koordinasi dalam deteksi dini secara berjenjang. “Saya pikir itu adalah sesuatu yang aplikatif untuk dilaksanakan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pada sisi pendidikan, menurut Irianto, peran guru dalam memberikan pemahaman untuk membendung radikalisme dan terorisme juga sangat penting. Dia berpesan agar para guru agama dapat memberikan pelajaran tentang toleransi antarumat beragama.

“Guru juga merupakan komponen penting dalam memberikan filter agar siswa tidak terjerumus ke dalam paham radikalisme. Tugas kita sebagai pemimpin harus bergerak cepat untuk meningkatkan kembali rasa keberanian dalam membasmi paham radikalisme,” jelas Irianto.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak semua yang hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mereka tenang, tidak resah, dan tidak terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak dipertanggungjawabkan.

Dari pertemuan tersebut, juga disampaikan berbagai informasi terkini di Kaltara. Utamanya, yang berkaitan dengan hal-hal yang patut diwaspadai. Informasi dan masukan tersebut, di antaranya disampaikan oleh Kapolda Kaltara, kepala BIN Kaltara, Kasdam Mulawarman, hingga sejumlah elemen masyarakat yang hadir.

Salah satu penyampaian yang perlu menjadi atensi bersama semua pihak adalah letak geografis Kaltara yang berada di perbatasan. Sehingga ada kerawanan menjadi jalur keluar masuknya para teroris yang akan masuk lewat Filipina dan Malaysia, maupun sebaliknya, dari Indonesia yang akan kabur keluar negeri. “Ini harus menjadi kewaspadaan kita semua,” tegas Gubernur.

Adapun pada akhir pertemuan, dilakukan penandatanganan pernyataan menyikapi aksi terorisme dan berkaitan upaya bersama untuk mewujudkan keamanan dan kedamaian di Kaltara. (humas/rom/k11)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 07:44

Se-Kalimantan, di Sinilah Termahal Biaya Hidup

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berada di urutan…

Selasa, 15 Januari 2019 21:03

Persentase Kemiskinan Kaltim Naik Jadi 6,06% di September 2018

SAMARINDA  - Persentase penduduk miskin di Kalimantan Timur di September…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Diperiksa 9 Jam, Ini Hasil Pemeriksaan Vanessa Angel

SURABAYA - Vanessa Angel kembali mendatangi Mapolda Jatim untuk memenuhi…

Selasa, 15 Januari 2019 10:11
Misteri Legiman, Pengemis dengan Tabungan Rp 900 Juta

Di Desa Asal Tak Dikenali, Menghilang dari Tempat Mangkal

Oleh sejawat sesama pengemis, Legiman dikenal rajin dan daerah operasinya…

Selasa, 15 Januari 2019 08:51

Harga Tiket Turun Bertahap

BALIKPAPAN – Turunnya harga tiket disambut positif pelaku usaha penjualan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:48

Cuaca Buruk, Dua Pesawat Gagal Mendarat

DIGUYUR hujan sejak pagi dengan intensitas cukup tinggi, genangan terjadi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:43

Pemerintah Kebut Proyek Drainase

SAMARINDA diguyur hujan deras, Senin (14/1). Sekitar empat jam sejak…

Selasa, 15 Januari 2019 08:38

Potongan-Potongan Surga Itu Ada di Sana

JALAN Lintas Selatan (JLS) di wilayah Jawa Timur (Jatim) punya…

Selasa, 15 Januari 2019 08:34

“Lelah Boleh, tapi Tak Boleh Menyerah”

Penghargaan bergengsi di bidang kebersihan kota dan lingkungan kembali diraih…

Selasa, 15 Januari 2019 08:20

TEGAS..!! Gubernur Isran Bantah tak Peduli Anak Meninggal di Kolam Bekas Tambang

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor sempat menyinggung sejumlah pemberitaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*