MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 17 Mei 2018 12:00
Nama Rita Sering Dicatut, Digunakan untuk Dapatkan Proyek di Kukar
PUNYA KUASA: Rita Widyasari saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta kemarin. (PRAM SUSANTO/KP)

PROKAL.CO, JAKARTA - Praktik meminta bagian proyek atau fee di Kutai Kartanegara (Kukar) sudah berlangsung lama. Dari proyek penunjukan langsung (PL) yang nilainya maksimal Rp 200 juta sampai proyek fisik miliaran rupiah. Semuanya sudah ada yang mengatur. Mereka bahkan berani mencatut nama bupati Kukar atau orang-orang terdekatnya.

Salah satu nama yang kerap muncul adalah Andi Sabrin, anggota tim pemenangan Rita Widyasari saat mencalonkan diri sebagai bupati periode 2010–2015 dan 2016–2021. “Andi Sabrin bilang ke saya, tiap ada lelang atau PL di Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) harus lapor ke dia dulu,” kata Irfan Pranata, mantan kepala Dispenda Kukar saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (16/5).

Dikatakan Irfan, untuk mengumpulkan fee proyek tadi, Andi Sabrin akan menunjuk seseorang yang mengawasi langsung proyek di Dispenda. Karena tak mau berdebat, pria 54 tahun itu mengiyakan saja permintaan tersebut. Namun, beberapa hari kemudian, kepala Dispenda Kukar periode 2010–2014 itu menanyakan langsung kebenaran pengakuan Andi itu kepada Rita.

Hal tersebut dilakukan karena pertemuannya dengan Andi Sabrin berlangsung di pendopo atau rumah dinas bupati. “Dijawab tidak tugaskan siapapun untuk koordinasi proyek di Dispenda,” ucap Irfan menirukan jawaban Rita kala itu.

Ditambahkan, sejak dia menjabat, beberapa kepala dinas sudah mengingatkan bahwa ada tim bernama Tim 11 yang kerap mengaku diberi tugas mengoordinasikan fee proyek. Dari hasil obrolan sesama kepala dinas, diketahui dinas yang kerap diminta fee adalah dinas yang banyak melaksanakan proyek fisik, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendidikan.

Namun, sejak permintaan Andi Sabrin dilaporkan langsung kepada Rita, beberapa orang yang kerap disebut anggota Tim 11 tak pernah mengganggu proyek yang dilaksanakan di Dispenda.

Meski begitu, saksi berkemeja putih itu mengatakan sempat didatangi tiga rekanan yang mengaku sudah mendapat restu dari Rita serta orang-orang dekatnya, agar dimenangkan dalam proyek peralihan pajak bumi dan bangunan (PBB) ke daerah senilai Rp 1,5 miliar. “Katanya sudah dapat restu dari Pak Beni (Endri Elfran Syafril, suami Rita), mendiang Mas Iing (Windra Sudarta, adik Rita), dan ibu langsung (Rita),” ungkapnya.

Saat ditanyakan langsung, lanjut Irfan, bupati perempuan pertama Kaltim itu langsung marah. “Enggak usah didengarkan. Laksanakan saja sesuai aturan,” tiru saksi. Akhirnya proyek tersebut dimenangkan pihak lain dengan nilai Rp 900 juta.

Selain Irfan, tim pengacara Rita juga menghadirkan Siti Aminah sebagai saksi meringankan. Mantan pegawai Bagian Administrasi Pertanahan Setkab Kukar itu banyak ditanya soal penerbitan izin lokasi perkebunan sawit di Desa Kupang Baru, Muara Kaman, seluas 16.000 hektare yang didapat PT Sawit Golden Prima (SGP) milik pengusaha Samarinda Hery Susanto Gun alias Abun.

Siti menyebut, luas lahan 16.000 hektare yang disetujui merupakan hasil rapat tim kajian dari berbagai dinas terkait. Diakui, luasan itu menyalahi peraturan karena yang diperbolehkan untuk perusahaan (bukan grup) hanya 15.000 hektare. Berdasar kajian dibuatlah draf SK untuk kemudian diajukan ke Kabag Pertanahan Setkab Kukar Ismed Ade Baramuli untuk diparaf. (pra/rom/k16)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 13:10

Setelah Homili, Baru Harry Tersenyum

WINDSOR – Anggun dalam balutan gaun pengantin Givenchy rancangan Clare Waight Keller, Meghan Markle…

Minggu, 20 Mei 2018 07:52
Diduga Ada Permainan Distributor, Pemprov Awasi Pemasok

Stok Aman tapi Harga Meroket

SAMARINDA – Pada saat stok aman, justru harga keperluan pokok di Kaltim malah meroket. Celakanya,…

Minggu, 20 Mei 2018 07:47

Kasus Ceceran Minyak di Teluk Balikpapan, Karyawan Pertamina Tersangka

BALIKPAPAN - Tumpahan minyak di Teluk Balikpapan akhir Maret akhirnya menyeret “korban”…

Minggu, 20 Mei 2018 07:42

ATM Kembali Ingkar Janji, Agen Terpaksa Keluarkan Kocek Pribadi hingga Miliaran

BALIKPAPAN - Puluhan calon jamaah umrah PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) berkumpul tadi malam (19/5) sekitar…

Minggu, 20 Mei 2018 07:41

Bisa Dicegah dan Diobati

Varises bisa menyerang siapa saja. Pemicunya beragam. Salah satunya karena olahraga yang ekstrem. Namun…

Minggu, 20 Mei 2018 07:39

Subsidi Ditambah, Harga Solar Turun

TREN kenaikan harga minyak mentah atau Indonesia Crude Price (ICP) berdampak positif terhadap penerimaan…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:38

WIDIH..!! Sita Ratusan Tas Mewah dari Properti Najib

KUALA LUMPUR –  Rumor bahwa Rosmah Mansor mengoleksi berbagai barang mewah mulai terbukti.…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:37

Abun Dihukum 3,5 Tahun Penjara

JAKARTA  –  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menghukum Hery Susanto…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:35
Pengusaha Sebut Angkasa Pura Diskriminasi

Keluhkan Tata Letak Tenant Bandara

BALIKPAPAN –   Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, sepertinya…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:31

Pantang Tampil Bertahan

MELAKONI laga tandang kontra PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin nanti malam (18/5),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .