MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 17 Mei 2018 07:29
Ajang Belajar dan Menantang Diri Sendiri

PROKAL.CO, SEBELUM memasuki era serbamudah seperti sekarang, para pencinta literasi hanya bisa dimanjakan lewat cerita bersambung (cerbung) yang ditampilkan di surat kabar. Sekarang siapa pun bisa mengakses tulisan atau buku apa pun via online maupun e-book. Nah, kerinduan membaca cerbung tersebut ditangkap Dee dalam penulisan Aroma Karsa. Alhasil, Aroma Karsa pun diterbitkan lewat dua platform, yaitu cetak dan digital.

Meski didahului dengan cetakan versi digital, hal itu tidak membuat Dee mengerjakan Aroma Karsa ala kadarnya. Nggak tanggung-tanggung, ada proses riset mendalam yang lebih dulu dilakukan Dee untuk menguatkan jalan cerita yang dia ciptakan.

Aroma Karsa menceritakan fenomena yang dirasakan sebagian orang, yaitu hiperosmia atau kemampuan membaui apa pun di sekitarnya. Untuk membuatnya lebih nyata, saya melakukan riset mendalam. Salah satunya, ke TPA Bantar Gebang,” tutur Dee.

Menceritakan seorang pemuda yang tinggal di Bantar Gebang sebagai salah satu karakter utama, Dee harus turun langsung merasakan kehidupan di sekitar salah satu TPA terbesar itu. ”Saya pun ikut naik ke bukit sampah di TPA Bantar Gebang. Nggak cuma menciptakan aroma, mengunjunginya membuat saya bisa menciptakan kehidupan penghuni yang sangat kompleks,” ungkapnya.

Untuk menguatkan deskripsi Aroma Karsa, Dee juga mengikuti kursus parfum pada November 2016. ”Di situ rasanya saya seperti membuat komposisi musik. Tapi, akhirnya saya belajar tentang banyak aroma. Misalnya, bau amis bila dicampur aroma lain akan menciptakan aroma yang harum,” lanjut Dee.

”Lewat Aroma Karsa, saya juga kembali belajar karena harus mengonstelasikan unsur kimia, fiksi, dan percintaan. Saya juga belajar tentang dunia balap untuk pendalaman karakter salah seorang tokoh,” lanjutnya.

Lewat Aroma Karsa, Dee berharap pembaca mampu membaca dan merasakan aroma. ”Seperti yang kita tahu, aroma bisa membangkitkan momen-momen tertentu. Kebanyakan di antara kita menganggap indra penciuman nggak begitu penting. Padahal, indra penciuman punya banyak hal yang bikin kita lebih hidup. Misalnya, dengan aroma, pikiran kita akan memunculkan momen-momen yang susah dideskripsikan dengan kata,” tuturnya. (raf/c25/nrm)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 06:59

Si Lembut Suka Menghasut

BIASANYA, cowok yang terlihat biasa-biasa aja atau bahkan cenderung punya…

Kamis, 17 Januari 2019 08:16

Pesona Musik dalam Kembang Api

SIAPA sih yang nggak tahu dancing fountain atau air mancur…

Kamis, 17 Januari 2019 08:14

Talk Show Inspiratif di Pameran Tugas Akhir Despro ITATS

SURABAYA – Tugas akhir (TA) mahasiswa Jurusan Desain Produk Institut…

Rabu, 16 Januari 2019 07:36

My Puberty Skin, My Problematic Skin

MASA pubertas jadi momen yang cukup sulit bagi remaja. A…

Rabu, 16 Januari 2019 07:34

Kok Kulitku Begini, sih?

PERKEMBANGAN kulit wajah saat pubertas bagi beberapa orang itu jadi…

Minggu, 13 Januari 2019 06:27

Psst, It’s a Secret!

BELAKANGAN ini, berbagai media lagi ramai membahas kisah hubungan Jennie…

Minggu, 13 Januari 2019 06:23

Kenapa Sembunyi-Sembunyi sih?

ADA berbagai macam alasan kenapa sebagian orang lebih memilih untuk…

Minggu, 13 Januari 2019 06:22

Batasi Waktu biar Nggak Ganggu

BIASANYA, kebanyakan orang menjalani backstreet relationship biar nggak kelihatan oleh…

Sabtu, 12 Januari 2019 06:27

Confession for Getting Attention

SETIAP orang pasti pernah punya masalah. Tapi, nggak semua mau…

Sabtu, 12 Januari 2019 06:24

Cara Asyik Belajar Bahasa Inggris ala Spenfora

WE all know bahwa bahasa Inggris jadi salah satu bahasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*