MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 17 Mei 2018 06:36
BCA Siapkan Recovery Plan
-

PROKAL.CO, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan I tahap I sebesar Rp 500 miliar. Obligasi itu merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan I dengan total dana yang akan diterbitkan Rp 1 triliun. Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari recovery plan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/2017 untuk bank-bank sistemik.

Wakil Direktur Utama BCA Eugene Keith Galbraith menyatakan, penerbitan obligasi itu akan digunakan untuk mendorong penyaluran kredit. Pada kuartal I lalu, BCA mencatat pertumbuhan kredit 15 persen. ’’Obligasi ini juga untuk meningkatkan permodalan dan struktur dana jangka panjang,’’ katanya, kemarin (15/5). Penerbitan obligasi tersebut bisa menjadi alternatif investasi bagi nasabah dan investor.

BCA menawarkan tiga tenor, yakni 7, 10, dan 12 tahun. Sementara itu, kupon obligasinya terbagi atas tiga kelas. Antara lain, seri A sebesar 7,5–8,25 persen; seri B 7,75–8,5 persen; dan seri C 8–8,75 persen.

Masa penawaran awal atau book building obligasi subordinasi dimulai pada 15–30 Mei 2018. Hasil penerbitan kemudian harus menunggu keterangan resmi penerbitan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Juni 2018. Pada 4 Juli 2018, obligasi subordinasi itu diharapkan bisa tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kondisi permodalan dan likuiditas BCA cukup bagus. Modal inti tier 1 berkontribusi 96 persen dari total modal BCA. Direktur BCA Sekuritas Imelda Aris Munandar selaku penjamin emisi menambahkan bahwa perseroan mengincar investor dari kalangan dana pensiun, asuransi, dan nasabah individu untuk menyerap obligasi tersebut.

’’Kalau perbankan tidak diizinkan untuk investasi di sini karena tenor tujuh tahun terlalu panjang untuk mereka. Kalau stand by buyer (pembeli siaga), kami tidak ada, tapi kami yakin akan laku,’’ katanya.

Rencana persiapan recovery plan itu tidak hanya dilakukan BCA. Bank-bank besar seperti BNI, BRI, dan Bank Mandiri juga wajib menyiapkan recovery plan. Total ada 15 bank sistemik di Indonesia yang dirilis OJK. Jadi, mereka harus menyiapkan recovery plan. Jumlah tersebut naik dari 11 bank sistemik pada September 2017. (rin/ jpnn/ndu2/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .