MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 17 Mei 2018 06:36
BCA Siapkan Recovery Plan
-

PROKAL.CO, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan I tahap I sebesar Rp 500 miliar. Obligasi itu merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan I dengan total dana yang akan diterbitkan Rp 1 triliun. Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari recovery plan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/2017 untuk bank-bank sistemik.

Wakil Direktur Utama BCA Eugene Keith Galbraith menyatakan, penerbitan obligasi itu akan digunakan untuk mendorong penyaluran kredit. Pada kuartal I lalu, BCA mencatat pertumbuhan kredit 15 persen. ’’Obligasi ini juga untuk meningkatkan permodalan dan struktur dana jangka panjang,’’ katanya, kemarin (15/5). Penerbitan obligasi tersebut bisa menjadi alternatif investasi bagi nasabah dan investor.

BCA menawarkan tiga tenor, yakni 7, 10, dan 12 tahun. Sementara itu, kupon obligasinya terbagi atas tiga kelas. Antara lain, seri A sebesar 7,5–8,25 persen; seri B 7,75–8,5 persen; dan seri C 8–8,75 persen.

Masa penawaran awal atau book building obligasi subordinasi dimulai pada 15–30 Mei 2018. Hasil penerbitan kemudian harus menunggu keterangan resmi penerbitan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Juni 2018. Pada 4 Juli 2018, obligasi subordinasi itu diharapkan bisa tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kondisi permodalan dan likuiditas BCA cukup bagus. Modal inti tier 1 berkontribusi 96 persen dari total modal BCA. Direktur BCA Sekuritas Imelda Aris Munandar selaku penjamin emisi menambahkan bahwa perseroan mengincar investor dari kalangan dana pensiun, asuransi, dan nasabah individu untuk menyerap obligasi tersebut.

’’Kalau perbankan tidak diizinkan untuk investasi di sini karena tenor tujuh tahun terlalu panjang untuk mereka. Kalau stand by buyer (pembeli siaga), kami tidak ada, tapi kami yakin akan laku,’’ katanya.

Rencana persiapan recovery plan itu tidak hanya dilakukan BCA. Bank-bank besar seperti BNI, BRI, dan Bank Mandiri juga wajib menyiapkan recovery plan. Total ada 15 bank sistemik di Indonesia yang dirilis OJK. Jadi, mereka harus menyiapkan recovery plan. Jumlah tersebut naik dari 11 bank sistemik pada September 2017. (rin/ jpnn/ndu2/k18)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*