MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Rabu, 16 Mei 2018 22:15
Sudah Bunuh 60 Warga Palestina, Israel Kembali Tembak Mati 2 Lagi
Warga Palestina unjuk rasa menolak Kedutaan AS di Yerusalem (AFP)

PROKAL.CO, GAZA- Palestina memakamkan jenazah para pengunjuk rasa yang diberondong peluru tentara Israel saat peresmian pemindahan Kedutaan Amerika Serikat (AS) ke Yerusalem. Itu merupakan hari paling berdarah di Gaza pada Senin, (16/5).

Serangan yang dilakukan tentara Israel telah menewaskan 60 orang Palestina di dekat perbatasan Jalur Gaza selama melakukan unjuk rasa menentang pembukaan Kedutaan AS di Yerusalem. Saat warga Palestina masih berkabung, dengan kejamnya tentara Israel menembak mati dua warga Palestina lainnya pada Selasa, (15/4).

JawaPos.com memberitakan, meskipun unjuk rasa berlangsung lebih tenang dibanding sebelumnya, nampaknya banyak pengunjuk rasa yang pergi menuju tenda berkabung daripada kembali ke tempat terjadinya pertumpahan darah pada Senin lalu. Para pengunjuk rasa yang berkabung berbaris sambil melambai-lambaikan bendera Palestina dan menyerukan balas dendam. "Dengan jiwa dan darah kami menebus kamu para martir," begitu teriakkan mereka.

AS nekat membuka kedutaannya di Yerusalem

AS nekat membuka kedutaannya di Yerusalem (Haaretz)

Di sana, ratusan orang berbaris di pemakaman Leila Al Gandour yang merupakan bayi berusia delapan bulan, jasadnya diselimuti dengan bendera Palestina. Sang ibu yang merasa terpukul kemudian menekankan jasad Leila ke dadanya dan mengatakan, "Biarkan dia tinggal bersamaku, ini terlalu cepat baginya untuk pergi."

Keluarga mengatakan, bayi malang tersebut meninggal dunia karena menghirup gas air mata. Di rumah sakit Gaza, banyak keluarga memenuhi aula dan tumpah ruah keluar dari kamar karena telah menunggu perawatan terlalu lama.

Seorang warga Palestina, Bassem Ibrahim, 23 tahun, yang terkena tembakan tentara Israel mengatakan, ia takut kehilangan kakinya yang ditembak tentara Israel tersebut karena penundaan proses pengobatan.

Menurutnya, tidak ada banyak dokter dan mereka juga tidak dapat menangani semua orang karena banyak yang mengalami luka. Banyaknya jumlah korban luka tidak sebanding dengan minimnya waktu para dokter di sana.

Di sisi perbatasan Israel, penembak jitu Israel mengambil posisi untuk mengentikan upaya penerobosan pagar oleh para demonstran. Selain itu, tank juga dikerahkan di sana.

Namun jika kekerasan terus meruncing maka masih akan memiliki dampak yang kuat secara internasional. Negara-negara mengritik penggunaan kekuatan mematikan Israel dan keputusan AS untuk membuka kedutaan baru di Yerusalem.

Pembukaan Kedutaan AS berdarah tersebut dihadiri oleh puteri Presiden Donald Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner. Seperti dilansir Reuters, Turki telah mengusir dua Duta Besar Israel untuk menunjukkan kemarahannya atas pemindahan Kedutaan AS.

Presiden Recep Tayyip Erdogan bahkan saling bertukar kata-kata panas di Twitter dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (ina/iml/trz/JPC)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Juli 2018 13:05

Begini Cara Najib Razak Cuci Uang

Lukisan Picasso yang diberikan kepada Leonardo DiCaprio, hak yang diberikan kepada dua komedian Hollywood,…

Sabtu, 07 Juli 2018 12:02

Filipina Bisa Serang Tiongkok, Tapi....

MANILA–Batas wilayahnya sering dilanggar oleh Tiongkok, namun ternyata Filipina tak bisa berbuat…

Sabtu, 07 Juli 2018 12:00

Pemimpin Sekte Sesat Dieksekusi

TOKYO–Shoko Asahara akhirnya menerima hukuman setimpal. Pendiri sekaligus sekte Aum Shinrikyo…

Sabtu, 07 Juli 2018 11:59

Pabrik Kembang Api Meledak, 24 Tewas

MEXICO–Sedikitnya 24 orang tewas dan 49 orang terluka pada Kamis (5/7) ketika serangkaian ledakan…

Sabtu, 07 Juli 2018 11:58

Kanada Diserang Gelombang Panas

QUEBEC–Selama beberapa dekade, gelombang panas tak pernah datang. Namun, kali ini gelombang panas…

Sabtu, 07 Juli 2018 11:57

Tim Penyelamat Berpacu dengan Waktu

MAE SAI–Sebanyak 12 anak laki-laki anggota tim sepak bola muda Thailand dan pelatihnya terperangkap…

Selasa, 03 Juli 2018 12:53

Sakit Hati Argentina Pulang Kampung, Fans Lionel Messi Ini Bunuh Diri

Seorang penggemar Lionel Messi asal West Bengal, India bernama Monotosh Halder, memutuskan mengakhiri…

Jumat, 29 Juni 2018 09:49

Joget-Joget di Pesta Pernikahan, Pemuda India Tewas Ditembak

Seorang pemuda ditembak mati di Desa Abhi Chapra Bihar selama bentrokan akibat menari di pesta pernikahan.…

Rabu, 27 Juni 2018 20:13

Bunuh Suaminya, Perempuan Ini Bebas Hukuman Mati, KOK BISA?

Pengadilan di Sudan pada Selasa, (26/6), meringankan hukuman mati seorang remaja dari Sudan, Noura Hussein…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .