MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 16 Mei 2018 12:38
Dita Diduga Sudah Lama Berhubungan dengan Abu Bakar

PROKAL.CO, JAKARTA- Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Jatim memburu Abu Bakar, guru tiga keluarga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya yang terlibat aksi bom bunuh diri. Abu Bakar disebut sebagai sosok penting di balik doktrin radikal terhadap keluarga Dita Oepriarto, Tri Murtiono, dan Anton Febrianto. . Dita adalah kepala keluarga yang melakukan penyerangan ke tiga gereja Minggu lalu.

Anton tewas karena bom yang disimpan di rumahnya meledak sendiri pada Minggu malam. Adapun Tri adalah kepala keluarga pengebom Mapolrestabes Surabaya. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, ada dua orang yang masih diburu polisi."Satu di antaranya adalah Abu Bakar. Dia ini gurunya Dita Oeprianto, otak bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya pada hari Minggu (13/5)," ujar Machfud saat memimpin konferensi pers di Mapolda Jatim, Selasa (15/5).

Mantan Kadiv TI Mabes Polri itu menjelaskan, melalui Abu Bakar tersebut, Dita pria yang tinggal di Jalan Wonorejo Asri XI, mendapatkan ajaran radikal. Lalu hal itu ditularkan Dita kepada keluarga dan rekannya sesama jaringan di Surabaya dan Sidoarjo.

“Sekarang terus diburu. Mudah-mudahan, segera tertangkap. Teman-teman di lapangan bekerja terus,” ucap jenderal kelahiran Surabaya itu. Orang nomor satu di Polda Jatim tersebut, menerangkan, hubungan antara Abu Bakar dan Dita diduga sudah berlangsung sejak lama. Sebab, sejak usia Sekolah Menengah Atas (SMA) Dita sudah terkomintasi ajaran aliran radikal.

 “Sejak SMA Dita sudah dapat doktrin itu. Bahkan dia sudah mulai cari-cari sendiri tentang ajaran itu melalui internet dan lain sebagainya,” jelasnya. Disinggung keterkaitan antara Dita dan pelaku bom di Sidoarjo, Machfud menuturkan masih ada keterkaitan dan masuk dalam satu lingkaran. Sebab, antara Dita dan pelaku di Sidoarjo kerap bertemu di Rungkut.

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sehari sebelumnya mengatakan, ada keterkaitan antara jaringan teror di Suriah dengan keluarga yang melakukan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya Minggu (13/5) lalu.

Keterkaitan itu, kata Tito, terletak pada hubungan antara keluarga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya dengan keluarga yang pernah dideportasi oleh pemerintah Turki beberapa waktu lalu. "Satu keluarga ini adalah salah satu ideologinya kelompok ini, itu yang baru pulang satu keluarganya, ditangkap oleh Turki dan dideportasi ke Indonesia. Nah, pimpinan dari keluarga ini, yang ditangkap Turki ini karena mau ke Suriah itulah yang menjadi ideolog utama kelompok ini," jelas Tito. (rus/rud/jpg)

 


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 22:30

Agustus, Dewan Pers Pastikan Verifikasi SMSI

JAKARTA- Senin (16/7) Pengurus SMSI pusat audiensi ke Dewan Pers di Jl. Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta…

Minggu, 15 Juli 2018 12:29

Baku Tembak di Jalan Kaliurang, Tiga Teroris Tewas

JOGJA – Baku tembak di Jalan Kaliurang Km 9,3, Sleman, Jogjakarta, pukul 17.00 kemarin (14/7)…

Sabtu, 14 Juli 2018 22:35

Kuliah Umum di RSIS, AHY: "Generasi Muda Siap, Indonesia Siap!"

SINGAPURA- Agus Harimurti Yudhoyono optimis bahwa generasi muda Indonesia dapat berkolaborasi dan bekerja…

Sabtu, 14 Juli 2018 21:10

WIDIHHH..!! Ibu Pencuri Itu Cuma Dihukum 1 Bulan, AKBP Yusuf Dihujat dan Dinonjobkan

BANGKA – Desy Haumahu (42), ibu paruh baya yang mencuri di minimarket Apri Mart milik AKBP Yusuf…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:43
Lusa, Jamaah Mulai Masuk Asrama Haji

Visa dan Penerbangan Rawan Picu Masalah

JAKARTA-Misi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sudah di depan mata. Sesuai jadwal Kementerian Agama…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:01

Selain Eni Maulani Saragih, OTT KPK Juga Tangkap Salah Satu Orang Terkaya Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menangkap Bos Apac Group Johanes B Kotjo bersama…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:00

Soal Kantor Bersama China, DPR Bakal Panggil Polri

JAKARTA – Komisi III DPR RI bakal memanggil Kapolri, Jenderal Titi Karnavian. Hal itu guna mempertanyakan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:59

KPK Tangkap Politisi Golkar, BB Rp 500 Juta

JAKARTA- KPK membenarkan adanya penangkapan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap anggota Komisi…

Jumat, 13 Juli 2018 21:04

AHY Beri Kuliah Umum di Singapura

JAKARTA - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memberikan…

Jumat, 13 Juli 2018 11:10
Kapolres Pangkep dan Sanggau dicopot

Diduga Salah Manajemen Anggaran dan Selingkuh

JAKARTA — Polri terus berupaya memperbaiki diri. Kemarin (12/7), Polri mencopot dua perwira menengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .