MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 16 Mei 2018 10:06
Hasil Analisis Timsus Belum Keluar

Alat Pemeriksaan Jembatan Sebatas untuk Kerusakan Ringan

INFRASTRUKTUR: Kondisi Jembatan Mahakam patut menjadi perhatian serius karena sudah berulang kali ditabrak tongkang.

PROKAL.CO, SAMARINDA –Tim khusus (Timsus) dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), pekan lalu (9/5), memeriksa kondisi Jembatan Mahakam yang sudah berulang kali disenggol ponton. Namun, hingga kemarin (15/5), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Balikpapan belum juga menerima laporan hasil pemeriksaan itu.

Kasi Preservasi dan Peralatan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Khanif Ashar membenarkan bahwa tim khusus dari kementerian sudah memeriksa Jembatan Mahakam. “Soal hasilnya, kami belum dapat,” ucapnya saat diwawancarai Kaltim Post kemarin.

Menurut Khanif, pihaknya juga sudah memberi informasi tentang jembatan yang selesai dibangun 1986 itu. Disebutkannya pula, dia juga memaparkan kondisi fender (pelindung jembatan), sisa dua. “Memang ini sangat rawan, mengingat ini adalah akses utama yang dilewati tongkang dan tugboat.

Disebutkan Khanif, kondisi Jembatan Mahakam sejauh ini masih terbilang normal. “Apalagi, sekarang kendaraan berat sudah dialihkan ke Jembatan Mahulu, dan arus lalu lintas tidak menumpuk di jembatan,” ungkapnya.

Disinggung mengenai alat khusus yang digunakan tim dari kementerian, dia menyebut, tak mengetahui detail bagaimana alatnya. “Setahu saya, hanya untuk mengecek kerusakan yang ringan,” sambungnya. Pria yang sudah lama berdinas di BPJN XII itu juga tak berani berspekulasi tentang kondisi jembatan setelah diperiksa tim khusus.

Sementara itu, setelah kondisi jembatan yang bersenggolan dengan tongkang Bahari Perdana 018 pada Minggu (29/4) lalu, jembatan sepanjang 400 meter itu masih bisa dilintasi. Namun, kendaraan berat atau bermuatan 8 ton dilarang melintas.

Sebelumnya, Khanif menjelaskan, tahun ini, tak ada biaya perawatan jembatan. Anggaran, disebutnya, hanya cukup untuk biaya pembersihan. Pada dasarnya, lanjut Khanif, pemeliharaan Jembatan Mahakam terbilang rutin. Namun, bergantung melihat kondisi jembatan.

Khanif juga tak bisa menentukan kapan hasil pemeriksaan tim khusus itu sampai ke tangannya. “Tidak pasti kapan. Mau kami, lebih cepat lebih baik. Karena jembatan ini sangat vital,” tegasnya.

Diwawancarai terpisah, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Klas II Samarinda Masri Tulak Randabunga menjelaskan, semakin lama pengaman jembatan tak dipasang, semakin bisa berpotensi untuk jembatan ditabrak. “Semua instansi pemerintah yang berhubungan sudah kami kirim surat, besar harapan kami untuk serius penanganannya,” tegas Masri.

Menurut dia, jangan menunggu jembatan runtuh atau hancur karena ditabrak sehingga menimbulkan korban jiwa. “Kalau bisa lebih cepat diperbaiki, kenapa harus menunggu ada nyawa yang melayang,” pungkasnya. (*/dra/kri/k11)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 08:16

Syarat Disebut Kurang, BK Tak Transparan

SAMARINDA – Keseriusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Samarinda mengevaluasi disiplin, etika, dan…

Selasa, 25 September 2018 08:15

MUI: Apa Susahnya Minta Maaf

LEBIH sepekan sudah, semenjak dua warga Balikpapan, WS dan AD yang mengendarai Yamaha Jupiter MX KT…

Selasa, 25 September 2018 08:11

Jalan Meranti dan Anggi Bakal Ditutup

SAMARINDA – Hari ini (25/9), belasan ribu masyarakat bakal ramai-ramai memadati Masjid Baitul…

Selasa, 25 September 2018 08:07

Senat “Dicekal” ke Luar Daerah

SAMARINDA – Hasil penelusuran rekam jejak tiga calon rektor Universitas Mulawarman (Unmul) oleh…

Selasa, 25 September 2018 07:48

Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Elektro

SAMARINDA - Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), menggelar penyuluhan mengenai…

Senin, 24 September 2018 08:42

BK Siapkan Agenda Konfrontasi

SAMARINDA – Satu persatu penanganan kasus dugaan persekusi yang melibatkan tiga oknum anggota…

Senin, 24 September 2018 08:40
Masih Soal Persekusi 3 Anggota DPRD Samarinda dari PDIP

“Wakil Rakyat Harus Memberi Contoh”

PERSEKUSI atau pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang kemudian disakiti,…

Senin, 24 September 2018 08:39

Ada Lokasi Terbatas hingga Terlarang

SAMARINDA – Kepekaan Pemkot Samarinda terhadap seni dan keindahan tata kota diuji. Berdasarkan…

Senin, 24 September 2018 07:12

Belanja Daerah Naik Rp 1,5 Triliun

SAMARINDA – Nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran…

Senin, 24 September 2018 07:11

Segera Urus KTP Elektronik sebelum Disanksi

SAMARINDA­ – Ketua Komisi I DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman mengimbau seluruh masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .