MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Rabu, 16 Mei 2018 09:13
Kejamnya Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Muara Badak
Diungkap dalam Tiga Jam
Eko Alamsyah

PROKAL.CO, HANYA perlu waktu tiga jam bagi tim gabungan Polsek Muara Badak dan Polres Bontang untuk mengungkap kasus pembunuhan Lusiana dan Naufal Aska Harinda. Sejumlah petunjuk di lokasi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) membuat polisi mudah menemukan pelaku.

Polisi pertama kali mendapat kabar penemuan jasad Lusiana dan Naufal Aska Harinda dari Hasan, petugas keamanan perusahaan sawit, tempat suami Lusiana tinggal. Hasan bersama tetangga Lusiana bernama Dedi Makmur menjadi orang yang pertama kali mendobrak pintu rumah tersebut.

Keduanya bersepakat mendobrak pintu rumah tersebut setelah mengetahui Lusiana sudah seharian tak ada kabar. Sementara suami Lusiana yang sedang menjalani tugas perusahaan di Sumatra terus menghubungi Dedi Makmur.

“Setelah kami dobrak, lalu kami mendapati banyak darah. Sedangkan jasad kedua korban di parit itu. Kami lalu menghubungi Polsek Muara Badak,” ujar Hasan sambil menunjuk parit semi-permanen di belakang rumah korban.

Polisi mendapat laporan tersebut sekitar pukul 18.00 Wita. Dipimpin Kapolsek Muara Badak Iptu Yusuf, polisi langsung mendatangi lokasi. Sebuah ponsel milik korban tampak ditemukan di kamar mandi. Sedangkan seluruh pintu rumah milik korban dalam kondisi terkunci dari dalam.

Jadi, muncul dugaan tersangka masuk melalui langit-langit rumah. Pada hari yang sama, polisi juga mendapat informasi peristiwa begal yang dialami Al. Kediaman Al hanya berselisih satu rumah dengan korban. Sedangkan rumah di sebelah korban tidak berpenghuni.

Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah didampingi Kanit Pidum Polres Kukar Ipda Ali Mustofa menjelaskan, kecurigaan semakin menjadi-jadi setelah petugas melakukan interogasi kepada tersangka Al. Tersangka diamankan sekitar pukul 21.00 Wita

“Petugas menjemput Al di rumah dan mendapati tangannya memang sedang terluka. Tapi juga ada bekas cakaran di leher tersangka. Itu yang menjadi salah satu petunjuk utama kami,” kata Wakapolres.

Meski sempat mengelak dari perbuatannya dan berusaha tenang dalam menjawab pertanyaan polisi, tersangka tampak tak sinkron menjelaskan kronologi pembegalan yang terjadi pada dirinya. Hingga akhirnya, polisi yakin, tersangka adalah pelaku yang membunuh korban. Yaitu, dengan motif ingin melakukan pencurian.

“Motifnya memang pencurian. Tapi petugas akan melakukan reka adegan untuk memastikan kembali perbuatan yang dilakukan oleh tersangka. Namun masih menunggu petunjuk pihak kejaksaan juga,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Dia terancam kurungan 15 tahun penjara.

Kaltim Post berupaya beberapa kali menghubungi ayah Lusiana yang berada di Boyolali. Awak media ini mendapatkan nomor ponsel ayah Lusiana dari kerabat korban. Namun sayang, sang ayah beberapa kali dihubungi tak memberikan respons. Sedangkan suami Lusiana kembali mengikuti tugas perusahaan di Sumatra. (timkp)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:42

Janji Bawa Lagi ke Kasta Tertinggi

PERSIBA Balikpapan yang bakal kehilangan Syahril HM Taher masih menimbulkan spekulasi siapa pengelola…

Kamis, 11 Oktober 2018 08:46

Kaltim Juga Rawan Gempa

Kaltim memang tak karib dengan gempa, namun bukan berarti Bumi Mulawarman tak pernah mengalami guncangan.…

Senin, 08 Oktober 2018 12:34

Mengharamkan Nikah Siri

Menghalalkan hubungan cinta yang terjalin adalah mimpi bagi banyak pasangan. Namun, tak sedikit yang…

Senin, 08 Oktober 2018 12:32

Banyak Mudaratnya ketimbang Enaknya

RINI dan Joni, bukan nama sebenarnya, sudah saling kelewat sayang. Namun, restu orangtua sang pria tak…

Senin, 08 Oktober 2018 12:31

Penghulu Dadakan Tergoda Bayaran

SECARA hukum, negara melarang pernikahan siri terhadap setiap warganya. Namun, praktiknya masih cukup…

Senin, 08 Oktober 2018 12:29

Nikah Siri, Perempuan dan Anak Jadi Korban

OLEH: SUWARDI SAGAMA(Pakar Hukum Perlindungan Anak/Dosen Hukum Tata Negara IAIN Samarinda) NIKAH siri…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:26

Vegetarian= Jaga Tubuh, Jaga Bumi

Anda adalah apa yang Anda makan. Ungkapan itu menjadi tren seiring makin tingginya kepedulian gaya hidup…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:21

Pedang Bermata Dua

MESKI diklaim membuat tubuh fit, fresh dan awet muda, menjalani hidup sebagai vegetarian lebih tak selamanya…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:10

Tren Menanjak Minat Menjadi Vegetarian

HASRAT menjadi vegetarian bahkan vegan trennya menanjak. Termasuk Kaltim. Berikut wawancara dengan Koordinator…

Kamis, 27 September 2018 09:19

Memangkas Emisi, Menjaga Bumi

Perubahan iklim yang kian buruk tak muncul begitu saja. Hujan yang tak tentu hingga kemarau yang terbilang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .