MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Rabu, 16 Mei 2018 09:13
Kejamnya Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Muara Badak
Diungkap dalam Tiga Jam
Eko Alamsyah

PROKAL.CO, HANYA perlu waktu tiga jam bagi tim gabungan Polsek Muara Badak dan Polres Bontang untuk mengungkap kasus pembunuhan Lusiana dan Naufal Aska Harinda. Sejumlah petunjuk di lokasi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) membuat polisi mudah menemukan pelaku.

Polisi pertama kali mendapat kabar penemuan jasad Lusiana dan Naufal Aska Harinda dari Hasan, petugas keamanan perusahaan sawit, tempat suami Lusiana tinggal. Hasan bersama tetangga Lusiana bernama Dedi Makmur menjadi orang yang pertama kali mendobrak pintu rumah tersebut.

Keduanya bersepakat mendobrak pintu rumah tersebut setelah mengetahui Lusiana sudah seharian tak ada kabar. Sementara suami Lusiana yang sedang menjalani tugas perusahaan di Sumatra terus menghubungi Dedi Makmur.

“Setelah kami dobrak, lalu kami mendapati banyak darah. Sedangkan jasad kedua korban di parit itu. Kami lalu menghubungi Polsek Muara Badak,” ujar Hasan sambil menunjuk parit semi-permanen di belakang rumah korban.

Polisi mendapat laporan tersebut sekitar pukul 18.00 Wita. Dipimpin Kapolsek Muara Badak Iptu Yusuf, polisi langsung mendatangi lokasi. Sebuah ponsel milik korban tampak ditemukan di kamar mandi. Sedangkan seluruh pintu rumah milik korban dalam kondisi terkunci dari dalam.

Jadi, muncul dugaan tersangka masuk melalui langit-langit rumah. Pada hari yang sama, polisi juga mendapat informasi peristiwa begal yang dialami Al. Kediaman Al hanya berselisih satu rumah dengan korban. Sedangkan rumah di sebelah korban tidak berpenghuni.

Wakapolres Bontang Kompol Eko Alamsyah didampingi Kanit Pidum Polres Kukar Ipda Ali Mustofa menjelaskan, kecurigaan semakin menjadi-jadi setelah petugas melakukan interogasi kepada tersangka Al. Tersangka diamankan sekitar pukul 21.00 Wita

“Petugas menjemput Al di rumah dan mendapati tangannya memang sedang terluka. Tapi juga ada bekas cakaran di leher tersangka. Itu yang menjadi salah satu petunjuk utama kami,” kata Wakapolres.

Meski sempat mengelak dari perbuatannya dan berusaha tenang dalam menjawab pertanyaan polisi, tersangka tampak tak sinkron menjelaskan kronologi pembegalan yang terjadi pada dirinya. Hingga akhirnya, polisi yakin, tersangka adalah pelaku yang membunuh korban. Yaitu, dengan motif ingin melakukan pencurian.

“Motifnya memang pencurian. Tapi petugas akan melakukan reka adegan untuk memastikan kembali perbuatan yang dilakukan oleh tersangka. Namun masih menunggu petunjuk pihak kejaksaan juga,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Dia terancam kurungan 15 tahun penjara.

Kaltim Post berupaya beberapa kali menghubungi ayah Lusiana yang berada di Boyolali. Awak media ini mendapatkan nomor ponsel ayah Lusiana dari kerabat korban. Namun sayang, sang ayah beberapa kali dihubungi tak memberikan respons. Sedangkan suami Lusiana kembali mengikuti tugas perusahaan di Sumatra. (timkp)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 08:54

Mewaspadai Sisi Gelap Uang Digital

Oleh: Suharyono Soemarwoto, MM MENGGEMPARKAN! Itulah kata tepat menggambarkan kemajuan mata uang berbasis                                            …

Jumat, 10 Agustus 2018 08:57

Rita Pergi, Siapa Ganti Edi?

Tensi politik Kota Raja memanas. Edi Damansyah makin mulus mengisi kursi bupati yang ditinggalkan Rita…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:54

Kasak-kusuk Golkar, Gerindra, dan PKS

TAK adanya larangan yang terang bagi kader partai politik untuk mengisi kekosongan jabatan wakil bupati…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:33

Kesultanan Berharap Putra Daerah Jabat Bupati

KUTAI Kartanegara (Kukar) mencari pemimpin baru. Setelah putusan hukum Rita Widyasari inkrah, Edi Damansyah…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:32

Parlemen Meminta Pendamping

JALUR perseorangan ternyata tak bebas dari aturan. Jika menang pilkada kemudian salah satunya (kepala…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:27

Kutim Dua Kali Tak Pilih Wakil

KEKOSONGAN jabatan kepala daerah yang terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar), sebenarnya sudah terjadi…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:24

“Saya Belum Memikirkan”

DALAM hitungan hari setelah Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari ditahan KPK dengan…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:00

Target Sejuta Anak Divaksin

DINAS Kesehatan (Diskes) Kaltim mengaku tidak ingin berbicara soal halal atau tidaknya vaksin measles…

Rabu, 08 Agustus 2018 09:14

Label Halal Bikin Galau

Vaksin measles dan rubella (MR) mental. Belum mampu menembus urat nadi jutaan siswa sekolah dasar. Musababnya…

Rabu, 08 Agustus 2018 09:10

Boleh Imunisasi MR, asal…

SELEPAS salat Jumat (3/8), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Kesehatan akhirnya bertatap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .