MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Rabu, 16 Mei 2018 09:08
Membunuh Akibat Uang Jajan Kurang

Catatan Redaksi

PROKAL.CO, OLEH: RADEN RORO MIRA BUDIASIH

PRIA di hadapan penulis sesekali melirik ke depan, kemudian mengarahkan matanya ke bawah. Memandangi kedua tangan yang dipangku, saling tertaut. Ekspresi wajahnya susah dibaca, hanya sorot mata kosong. Al, itu nama yang mari kita sepakati bersama dalam tulisan ini.

Al kelahiran 1999, setahun lebih tua dari adik perempuan penulis. Tahun ini, baik Al maupun adik penulis, sama-sama bersiap memilih cerita hidup baru. Berakhir sudah masa putih abu-abu. Pilihannya antara kuliah atau kerja. Tapi cerita hidup Al beda.

“Punya tontonan favorit?” tanya penulis. “Saya suka menonton film perang,” jawabnya singkat.

Dari mulutnya, Black Hawk Down dan Battleship jadi contoh film yang disuka. Ada kesimpulan pribadi mencuat. “Apa ada adegan yang menginspirasi dari film itu?” lanjut penulis, Al menggeleng.

Al, tersangka atas pembunuhan ibu dan anak di Muara Badak, Kutai Kartanegara. Dia menusuk, menjerat leher, menenggelamkan, dan memukul. Hal itu dia lakukan karena ketahuan mencuri. Diakui Al, yang dia lakukan spontan. Tidak ada pedoman. Baik film, buku, maupun apapun.

Jika pria 19 tahun itu amanah membayarkan uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Andai penggemar Cristian Ronaldo tersebut berkomunikasi baik dengan orangtua. Mungkin, tak bakal Al berniat mencuri dan berakhir di bui.

Bisa jadi, pola komunikasi di rumah jadi salah satu faktor. Anak yang tidak terbuka pada orangtua, berusaha menyelesaikan masalah sendiri. Anak merasa bisa. Tidak berani mengaku jujur. Ekspektasinya sudah pasti dimarahi orangtua. Walhasil, memilih diam saja.

“Memang termasuk ekonomi sulit. Kakak juga kuliah soalnya,” kata Al. Mencuri jadi pilihan. Pembunuhan dilakukan. Hilang sudah masa depan.

Selama proses pengumpulan informasi dari kekasih, lingkungan sekolah, hingga pertemanan, Al dikenal baik dan tak memiliki catatan merah dari guru bimbingan konseling (BK). Dia supel.

Mirisnya, uang SPP hanya dipakai untuk urusan perut. Guru melabeli Al sebagai siswa cerdas. Kecerdasan itulah yang membuatnya tetap tenang selang empat jam melakukan pembunuhan dan bertemu kekasihnya.

Tidak ada yang mencurigakan. “Tidak ada beda, dia seperti biasa sewaktu jemput saya pagi-pagi,” ujar kekasih Al.

“Hanya malam saat kami chatting-an (tiga jam sebelum pembunuhan), dia jawabnya singkat-singkat, tidak seperti biasa,” lanjutnya. Itulah saat Al kalut. Mencuri atau tidak.

Penulis bertatapan langsung dengan Al. Dia luwes menceritakan kronologi kejadian. Gestur tubuh mendukung penuturan. Tenang. Suaranya stabil. “Iya saya menyesal,” pada pernyataan itulah suara Al tertahan. Kepalanya tunduk. (timkp)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:42

Janji Bawa Lagi ke Kasta Tertinggi

PERSIBA Balikpapan yang bakal kehilangan Syahril HM Taher masih menimbulkan spekulasi siapa pengelola…

Kamis, 11 Oktober 2018 08:46

Kaltim Juga Rawan Gempa

Kaltim memang tak karib dengan gempa, namun bukan berarti Bumi Mulawarman tak pernah mengalami guncangan.…

Senin, 08 Oktober 2018 12:34

Mengharamkan Nikah Siri

Menghalalkan hubungan cinta yang terjalin adalah mimpi bagi banyak pasangan. Namun, tak sedikit yang…

Senin, 08 Oktober 2018 12:32

Banyak Mudaratnya ketimbang Enaknya

RINI dan Joni, bukan nama sebenarnya, sudah saling kelewat sayang. Namun, restu orangtua sang pria tak…

Senin, 08 Oktober 2018 12:31

Penghulu Dadakan Tergoda Bayaran

SECARA hukum, negara melarang pernikahan siri terhadap setiap warganya. Namun, praktiknya masih cukup…

Senin, 08 Oktober 2018 12:29

Nikah Siri, Perempuan dan Anak Jadi Korban

OLEH: SUWARDI SAGAMA(Pakar Hukum Perlindungan Anak/Dosen Hukum Tata Negara IAIN Samarinda) NIKAH siri…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:26

Vegetarian= Jaga Tubuh, Jaga Bumi

Anda adalah apa yang Anda makan. Ungkapan itu menjadi tren seiring makin tingginya kepedulian gaya hidup…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:21

Pedang Bermata Dua

MESKI diklaim membuat tubuh fit, fresh dan awet muda, menjalani hidup sebagai vegetarian lebih tak selamanya…

Rabu, 03 Oktober 2018 09:10

Tren Menanjak Minat Menjadi Vegetarian

HASRAT menjadi vegetarian bahkan vegan trennya menanjak. Termasuk Kaltim. Berikut wawancara dengan Koordinator…

Kamis, 27 September 2018 09:19

Memangkas Emisi, Menjaga Bumi

Perubahan iklim yang kian buruk tak muncul begitu saja. Hujan yang tak tentu hingga kemarau yang terbilang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .