MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 16 Mei 2018 08:54
Armada Angkutan Online Membeludak

Driver Mobil Ada 7 Ribu, Ojek 4 Ribu yang Terdaftar

OJEK ONLINE: Pertumbuhan ojek online terus bertambah di Balikpapan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Upayapemerintah untuk melakukan pengaturan angkutan online di Balikpapan tak berjalan mulus. Sampai saat ini, jumlah armada angkutan online, motor (R2) maupun mobil (R4) terus mengalami peningkatan. Jumlahnya sudah jauh melebihi kuota.

Upaya pemkot untuk mengundang semua pihak, termasuk manajemen pusat dari Go-Jek dan Grab juga tak membuahkan hasil. Selasa (15/5), tak ada sama sekali perwakilan manajemen Go-Jek dan Grab dari Jakarta yang hadir dalam rapat di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota. Sehingga, dalam pertemuan yang melibatkan seluruh stakeholder perhubungan tersebut tak membuahkan keputusan.

Anggota Komisi I DPRD Balikpapan Abdul Jabbar mengatakan, sesuai hasil rapat, pihak Go-Jek dan Grab diberi waktu satu minggu untuk menghadirkan pimpinan pusat atau manajemen yang ada di Jakarta. “Kami beri waktu seminggu. Kapan bosnya bisa datang, kabari ke kami. Kami akan hadir untuk membahas pengaturan ini,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kelemahannya, dalam beberapa kali pertemuan, selalu aturan yang diminta oleh Dinas Perhubungan (Dishub) atau Pemkot Balikpapan tak dilakukan oleh Go-Jek. Misalnya, pemkot meminta data akurat jumlah R4 maupun R2 yang terdaftar. Tapi tidak diberikan sampai sekarang. “Itu yang kami minta. Makanya kami menghendaki mulai sekarang pendaftaran untuk driver baru dihentikan atau distop,” tambahnya.

Secara aturan, sebetulnya sudah ada edaran dari provinsi untuk stop penambahan driver. Namun, praktik di lapangan sistem tidak bisa stop. Artinya, penambahan driver dipastikan masih terus terjadi. Sementara, manajemen Go-Jek Balikpapan tak bisa memberikan data dengan alasan mereka juga harus memintakan data tersebut ke pusat.

Jabbar mengaku telah meminta bukti permintaan data ke pusat. Namun, Go-Jek Balikpapan belum bisa menunjukkan bukti permintaan data itu secara tulisan. “Jadi pada intinya pertemuan tadi, (Selasa, 15/5) tidak ada keputusan yang baik. Tapi kami beri waktu seminggu untuk balik mengundang kami,” imbuhnya.

Berdasarkan data terbaru, lanjutnya, jumlah R4 yang sudah terdaftar sebagai armada Go-Car sebanyak 7 ribu kendaraan. Jauh melebihi kuota yang diizinkan, yakni 150 unit saja. Sementara jumlah R2 yang terdata ada 4 ribu kendaraan. “Kami memang tak bisa menutup angkutan online karena itu, dibutuhkan masyarakat, apalagi yang konvensional yang sudah lama ada. Tapi Go-Jek juga harus memenuhi aturan. Termasuk soal kuota. Intinya sampai saat ini Go-Jek masih belum memenuhi aturan Perwali yang ada,” pungkasnya.

Diketahui, sudah ada Perwali Nomor 25 Tahun 2017 yang mengatur masalah angkutan online. Aturan tersebut mengatur empat hal utama, yaitu penyelenggaraan transportasi, syarat pengemudi transportasi, jenis kendaraan dan sanksi bagi yang tak mengikuti ketentuan-ketentuan dalam aturan tersebut.

Sementara itu, perwakilan Grab Balikpapan Hendrik Banga menyebut akan melaporkan hasil pertemuan kemarin ke manajemen pusat. Sementara menunggu, dia akan menjalankan kewenangan yang bisa dia jalankan sebagai koordinator Grab Balikpapan. "Kalau itu kewenangannya pusat akan kami serahkan kepada mereka (Grab pusat)," ungkapnya.

Terpisah, perwakilan GoJek Balikpapan Hendrik enggan berkomentar soal tindak lanjut pertemuan. "Maaf saya tidak bisa. Kami akan jawab melalui PR (Public Relations)," singkatnya. (*/rdh/rsh/one/k18)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

Terlalu Panjang, Pangkas Rantai Distribusi

BALIKPAPAN - Bulan Ramadan dan Lebaran permintaan konsumsi masyarakat meningkat dan harga meroket. Para…

Selasa, 22 Mei 2018 08:54

Mei, Inflasi akan Didorong Permintaan Ayam dan Sayuran

LAJU inflasi pada Mei ini diprediksikan di angka 0,40–0,60 persen. Sejauh ini, memang harga bahan…

Senin, 21 Mei 2018 08:18

Pertama Terapkan Konsep WBK dan WBBM

BALIKPAPAN – Setelah melewati satu tahun masa pembangunan, renovasi Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan…

Senin, 21 Mei 2018 08:14

Rutan Balikpapan Berharap Tambahan X-Ray

BALIKPAPAN — Jumlah tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Balikpapan hingga saat ini masih…

Senin, 21 Mei 2018 08:07

Undang Ratusan Warga, Khusus Siapkan LCT, Tugboat dan Speedboat

Ajang buka puasa bersama Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Minggu (20/5), bisa jadi yang…

Minggu, 20 Mei 2018 07:32

Pemkot Belum Sepakat soal Jembatan Tol Laut

BALIKPAPAN – Rencana pembangunan jembatan tol laut Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) memang…

Minggu, 20 Mei 2018 07:27

Sekwan Dikabarkan Mundur, NAH KENAPA?

BALIKPAPAN – Beban menjabat sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Balikpapan jelas tidak ringan. Tahun…

Minggu, 20 Mei 2018 07:23

Polisi Antisipasi Macet dan Rawan Copet

BALIKPAPAN - Kejahatan diantisipasi saat Ramadan, khususnya di lokasi tempat berkumpulnya masyarakat.…

Minggu, 20 Mei 2018 07:23

Potensi Wisata Terkoneksi dengan 10 Desa

Selama 9-13 April, Agus Bei mengunjungi Kabupaten Berau. Bukan untuk liburan, melainkan melihat pengelolaan…

Sabtu, 19 Mei 2018 01:26
Kejahatan yang Mengintai Selama Ramadan

Waspadai Pencurian Rumah Kosong

BALIKPAPAN –   Ramadan tiba. Meski setan dibelenggu, namun tidak dengan kejahatan yang dibuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .