MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 16 Mei 2018 08:54
Armada Angkutan Online Membeludak

Driver Mobil Ada 7 Ribu, Ojek 4 Ribu yang Terdaftar

OJEK ONLINE: Pertumbuhan ojek online terus bertambah di Balikpapan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Upayapemerintah untuk melakukan pengaturan angkutan online di Balikpapan tak berjalan mulus. Sampai saat ini, jumlah armada angkutan online, motor (R2) maupun mobil (R4) terus mengalami peningkatan. Jumlahnya sudah jauh melebihi kuota.

Upaya pemkot untuk mengundang semua pihak, termasuk manajemen pusat dari Go-Jek dan Grab juga tak membuahkan hasil. Selasa (15/5), tak ada sama sekali perwakilan manajemen Go-Jek dan Grab dari Jakarta yang hadir dalam rapat di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota. Sehingga, dalam pertemuan yang melibatkan seluruh stakeholder perhubungan tersebut tak membuahkan keputusan.

Anggota Komisi I DPRD Balikpapan Abdul Jabbar mengatakan, sesuai hasil rapat, pihak Go-Jek dan Grab diberi waktu satu minggu untuk menghadirkan pimpinan pusat atau manajemen yang ada di Jakarta. “Kami beri waktu seminggu. Kapan bosnya bisa datang, kabari ke kami. Kami akan hadir untuk membahas pengaturan ini,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kelemahannya, dalam beberapa kali pertemuan, selalu aturan yang diminta oleh Dinas Perhubungan (Dishub) atau Pemkot Balikpapan tak dilakukan oleh Go-Jek. Misalnya, pemkot meminta data akurat jumlah R4 maupun R2 yang terdaftar. Tapi tidak diberikan sampai sekarang. “Itu yang kami minta. Makanya kami menghendaki mulai sekarang pendaftaran untuk driver baru dihentikan atau distop,” tambahnya.

Secara aturan, sebetulnya sudah ada edaran dari provinsi untuk stop penambahan driver. Namun, praktik di lapangan sistem tidak bisa stop. Artinya, penambahan driver dipastikan masih terus terjadi. Sementara, manajemen Go-Jek Balikpapan tak bisa memberikan data dengan alasan mereka juga harus memintakan data tersebut ke pusat.

Jabbar mengaku telah meminta bukti permintaan data ke pusat. Namun, Go-Jek Balikpapan belum bisa menunjukkan bukti permintaan data itu secara tulisan. “Jadi pada intinya pertemuan tadi, (Selasa, 15/5) tidak ada keputusan yang baik. Tapi kami beri waktu seminggu untuk balik mengundang kami,” imbuhnya.

Berdasarkan data terbaru, lanjutnya, jumlah R4 yang sudah terdaftar sebagai armada Go-Car sebanyak 7 ribu kendaraan. Jauh melebihi kuota yang diizinkan, yakni 150 unit saja. Sementara jumlah R2 yang terdata ada 4 ribu kendaraan. “Kami memang tak bisa menutup angkutan online karena itu, dibutuhkan masyarakat, apalagi yang konvensional yang sudah lama ada. Tapi Go-Jek juga harus memenuhi aturan. Termasuk soal kuota. Intinya sampai saat ini Go-Jek masih belum memenuhi aturan Perwali yang ada,” pungkasnya.

Diketahui, sudah ada Perwali Nomor 25 Tahun 2017 yang mengatur masalah angkutan online. Aturan tersebut mengatur empat hal utama, yaitu penyelenggaraan transportasi, syarat pengemudi transportasi, jenis kendaraan dan sanksi bagi yang tak mengikuti ketentuan-ketentuan dalam aturan tersebut.

Sementara itu, perwakilan Grab Balikpapan Hendrik Banga menyebut akan melaporkan hasil pertemuan kemarin ke manajemen pusat. Sementara menunggu, dia akan menjalankan kewenangan yang bisa dia jalankan sebagai koordinator Grab Balikpapan. "Kalau itu kewenangannya pusat akan kami serahkan kepada mereka (Grab pusat)," ungkapnya.

Terpisah, perwakilan GoJek Balikpapan Hendrik enggan berkomentar soal tindak lanjut pertemuan. "Maaf saya tidak bisa. Kami akan jawab melalui PR (Public Relations)," singkatnya. (*/rdh/rsh/one/k18)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Pengusaha Diberi Waktu 2 Bulan

BALIKPAPAN - Tiga poin pelanggaran ditemukan pada kasus limbah di…

Kamis, 13 Desember 2018 09:00
Latihan Skala Besar PHM Menghadapi Situasi Darurat

SUDAH SIAP..!! Jika Ada Kebocoran Pipa, Ini yang Dilakukan PHM

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah…

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .