MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 07:26
Sektor Hilirisasi Masih Sebatas Impian

Lebih Untung, Perusahaan Sawit Dipacu Bangun Pabrik CPO

-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sektor perkebunan, utamanya kelapa sawit bisa jadi andalan Kaltim dalam meningkatkan perekonomian daerah. Sebagai salah satu opsi melepaskan diri dari ketergantungan akan pertambangan dan galian.

Di Kaltim, saat ini sudah ada 351 perusahaan sawit yang memegang 297 izin usaha perkebunan (IUP). Dengan luas lahan mencapai 2,26 juta hektare (ha). Sementara pemegang izin hak guna usaha (HGU) ada 156 perusahaan, dengan luas lahan 1,02 juta ha.

Sayangnya, jumlah ini tidak didukung dengan ketersediaan pabrik pengolah crude palm oil (CPO). Sehingga, pemerintah masih sulit mewujudkan sektor hilirisasi sesuai keinginan para pengusaha. Supaya meraih pendapatan lebih besar melalui penjualan turunan CPO. Pemerintah beralasan, saat ini target produksi CPO masih belum sesuai harapan, lantaran minimnya pabrik pengolahan.

Kini, Bumi Etam baru memiliki 75 pabrik kelapa sawit (PKS). Padahal aturannya, perusahaan yang punya minimal 4.000 ha lahan sawit produktif, harus punya pabrik pengolahan CPO sendiri.

Hal itu diungkapkan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Kaltim Azmal Ridwan. Dia mengatakan, untuk tandan buah segar (TBS) 30 ton harusnya memiliki pabrik sendiri karena membutuhkan lahan 4.000-5.000 ha. Namun, ada juga yang hanya punya 2.000 ha tapi sudah punya pabrik. Berarti perusahaan tersebut punya pasokan TBS dari lahan lain.

“Kewajiban setiap perusahaan harus punya pabrik, sebenarnya tidak ada. Tapi secara bisnis, perusahaan harus punya pabrik,” tuturnya kepada Kaltim Post Selasa (15/5). Apalagi harga TBS dan CPO sangat jauh berbeda. Harga CPO mencapai Rp 7 ribu, sedangkan harga TBS paling tinggi hanya mencapai Rp 1.900 per kilogram.

Tentu, jika mau memiliki untung lebih banyak harus berbicara CPO. Bukan TBS. Di Kaltim memang masih kebanyakan tidak memiliki pabrik. Namun, ini lebih baik daripada tidak punya lahan tapi punya pabrik. “Itu yang sering menghancurkan harga TBS. Karena mereka berani beli di atas harga aturan TBS. Mereka beli di lahan orang untuk memenuhi kebutuhan pabriknya. Kasus ini kebanyakan terjadi di Sumatra. Di Kaltim belum ada,” tuturnya.

Dia menjelaskan, idealnya Kaltim sudah memiliki lebih banyak pabrik. Jika ditinjau dari segi ekonomis, seperti luasan lahan produktif dan kapasitas produksi TBS kelapa sawit, mestinya sudah banyak perusahaan yang punya pabrik.

“Pembangunan pabrik baru, alangkah lebih baik jika sudah punya pasokan TBS sendiri. Jika masih berharap pada perusahaan lain maka tidak ekonomis. Bukannya tidak mau membangun, namun lebih menunda. Karena ke depan kita sudah tidak bisa hanya berpatok pada CPO, namun harus industri hilirnya,” ungkapnya.

Gapki menilai, upaya hilirisasi kelapa sawit harus menjadi fokus utama pada masa mendatang. Kaltim memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy. Itu akan menjadi pusat hilirisasi. Pemerintah diharap dapat membuka ruang dan peluang lebih besar untuk investor membuka bisnis atau pabrik turunan CPO.  Sejauh ini, Gapki mencatat belum satu pun pabrik turunan CPO berdiri di Kaltim. “Idealnya, tak cuma CPO yang diekspor tapi produk turunan," pungkasnya. (*/ctr/ndu2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…

Jumat, 21 September 2018 07:10

CGV Balikpapan Hadirkan Studio Velvet

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Balikpapan terus berinovasi untuk memenangi persaingan bisnis layar lebar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .